Cara Agar Khusyu’ dalam Sholat

 

Apa itu Khusyu?

Khusyu’ selama sholat sering disalahartikan oleh sebagian besar orang dengan cara menangis dan meratap. Lebih dari itu, merupakan persiapan hati selama menjalankan ibadah. Ketika hati seseorang dipenuhi dengan apa yang dikatakan dan didengarnya, maka dia akan berada dalam keadaan khusyu’.

Konsep khusyu dalam sholat adalah sangat penting:

1. Merupakan faktor penting di dalam membuat seseorang sukses di dalam hidupnya saat ini dan kemudian.
Bagaimanapun, orang-orang yang beriman, yang dapat khusyu’ dalam sholatnya, adalah pemenang.
2. Merupakan suatu faktor kontribusi dalam menerima sholat.
3. Merupakan cara-cara untuk mendapatkan pahala lebih dari Allah S.W.T, semakin seseorang khusyu’ dalam sholat, semakin besar pahala yang akan didapat.
4. Tanpa khusyu, hati kita tidak dapat dengan mudah dibersihkan.

Cara-cara agar dapat Khusyu':

A. Sebelum Sholat

1. Seorang muslim harus mengetahui Tuhan-nya dengan sangat. Mengetahui kepada siapa dia menyembah akan membuatnya menjadi penyembah yang lebih baik. Memiliki pengetahuan yang jelas dan otentik tentang Allah akan meningkatkan Cinta-Nya di hati kita. Sebagai konsekuensi, keimanan kita akan bertambah.
2. Hindari melakukan dosa-dosa besar dan kecil akan sangat membantu agar khusyu, karena hati akan menjadi lebih mendalami firman-firman Allah selama dan setelah Sholat.
3. Membaca Al-Qur’an lebih sering dan konsisten akan melembutkan hati dan mempersiapkan agar khusyu’. Hati yang keras tidak akan dapat khusyu’.
4. Perkecil keterkaitan akan masalah-masalah dunia. Mengingat Hari Kemudian akan membantu melawan keterkaitan dengan hidup.
5. Hindari tertawa berlebihan dan argumentasi yang tidak berguna karena hal-hal tersebut akan memperkeras hati dan menjadikan kurang keinginan belajar.
6. Berhentilah bekerja begitu kamu mendengar azan. Ketika kamu mendengar panggilan untuk sholat, ulangi perkataan Mu’azin dan kemudian berdo’alah. Hal ini akan mempersiapkan diri anda untuk transisi dari bisnis (urusan) dunia dengan urusan sholat.
7. Berwudhulah seketika mendengar azan, yang akan membuat anda tidak menunda sholat. Wudhu juga dapat menjadikan kita berada di zona penyangga sebelum melaksanakan sholat.
8. Pergi ke masjid lebih cepat untuk melakukan sholat dan dilanjutkan dengan menyebut Allah akan menjadikan setan pergi dan membantu kita agar konsentrasi.
9. Waktu tunggu untuk sholat akan membantu kita berada di zona penyangga antara pikiran sebelum dan selama menjalankan sholat.

B. Selama Sholat

1. Iqomah itu sendiri merupakan tanda bagi kita untuk mempersiapkan agar lebih baik dalam melaksanakan sholat. Ingatlah saat Rasulullah berkata pada Bilal (r.a.), “Mari kita nikmati akan kenyamanan dalam sholat.”
2. Ketika anda berdiri menghadap Kiblat ingatlah hal-hal berikut:
a. Mungkin itu merupakan sholat terakhir anda dalam hidup. Tidak ada garansi untuk hidup lebih lama untuk melaksanakan sholat berikutnya.
b. Anda berdiri diantara tangan Allah, Tuhan dunia. Bagaimana anda masih disibukkan dengan hal lainnya?
c. Malaikat kematian sedang mengejar anda.

3. Jangan lupa melakukan Isti’azah. Hal tersebut akan menghindarkan anda dari bisikan-bisikan setan.
4. Fokuskan mata anda pada tempat sujud. Hal ini akan membantu anda untuk lebih berkonsentrasi.
5. Ketika membaca Al-Fatihah, cobalah untuk mendengar respon dari Allah kepada anda setelah membaca setiap ayatnya. (ketika anda mengucapkan, “Alhamdulillahi Rabbil ‘alamin) Allah akan merespon: “Hamba-Ku memuji-Ku.” dan lain-sebagainya. Perasaan berbicara kepada Allah ini akan meletakkanmu pada mood (suasana hati) yang baik akan khusyu’.
6. Memperindah bacaan Al-Qur’an akan berdampak positif pada hati anda.
7. Bacalah Al-Qur’an dengan perlahan dan usahakan untuk memahami artinya secara mendalam.
8. Direkomendasikan untuk mengganti Surah-surah yang anda baca dari waktu ke waktu untuk mengindari seperti mesin dalam membacanya.
9. Alternatif antara sunah otentik yang beragam seperti membaca do’a-do’a pembuka yang berbeda di setiap sholat.
10. Tidak diragukan lagi, memahami Bahasa Arab akan membantu anda fokus dalam memahami artinya.

11. Berinteraksilah dengan setiap ayat yang dibaca:
a. Jika anda mendengar ayat tentang Allah, besarkanlah nama-Nya dengan perkataan “Subhana Allah”
b. Jika anda mendengar ayat tentang neraka, katakanlah “A’uuthu billahi mina-n-naar”.
c. Jika anda mendengar perintah untuk beristigfar, maka beristighfarlah.
d. Jika anda mendengar ayat yang memerintahkan untuk bertasbih, maka bertasbihlah.
12. Interaksi-interaksi ini akan sangat membantu anda untuk tetap fokus.
13. Saat anda bersujud, ingatlah bahwa posisi ini akan membawa anda lebih dekat kepada Allah. Gunakan kesempatan tersebut untuk berdo’a. Investasikan saat-saat tersebut untuk membaca do’a.

C. Setelah Sholat

e. Saat melakukan tasliim, beristighfarlah kepada Allah seperti saat anda melakukannya selama sholat.
f. Saat anda memuji Allah, berterimakasihlah pada-Nya dari lubuk hati anda bahwa anda mengalami pengalaman akan sholat yang indah di dalam hati anda.
Membiasakan hal ini akan membuat anda lebih siap dalam melakukan sholat berikutnya, karena anda akan selalu ingin fokus dalam sholat.
g. Satu kesempurnaan akan membawa pada kesempurnaan yang lain. Jika sekali seseorang melaksanakan sholat dengan sempurna, maka kemudian dia akan menjadikan dirinya termotivasi untuk melanjutkannya dalam level yang sama.

Semoga Allah mengisi hati kita dengan Khusyu’. Amin.

Beranilah
Bersiaplah untuk berjuang
Bertahanlah
Yakinlah bahwa Islam akan memperoleh Kemenangan.

Takutlah pada Allah dimanapun anda berada di segala waktu dan segala tempat.
Berdirilah untuk Islam bagaimanapun orang suka atau tidak suka.
Dedikasikan diri anda untuk mengubah dunia. Pergilah untuk melawan butiran-butiran (kesewenang-wenangan)
Dunia membutuhkan anda. Anda adalah komunitas terbaik bagi pertumbuhan umat manusia.

Oleh Dr. Mamdouh N Mohamed
Associate Professor pada American Open University

 

http://indonesian.iloveallaah.com/agar-khusyu-dalam-sholat/

About these ads

16 thoughts on “Cara Agar Khusyu’ dalam Sholat

  1. Khusyu’ Dalam Shalat, Ikhlas dan Mengikuti Sunnah [Obat Hati]..

    Hati yg Sehat jika telah masuk waktu shalat lenyaplah darinya segala yg berhubungan dengan duniawi dan materi, ia mendapat kelapangan, kedamaian, kenikmatan, penyejuk mata dan jiwanya di dalam shalat itu. Ia berusaha untuk selalu ikhlas dan ittiba’ (mengikuti sunnah) dalam segala aspek kehidupannya.

    Sholat tanpa kekhusyuan bagaikan jasad tanpa ruh. Besarnya pahala sholat tergantung tingkat kekhusyuannya. Agar bisa sholat dengan khusyu maka silahkan dengarkan rekaman ceramah Ustadz Abdullah Shaleh Hadrami mengenai 33 Sebab Khusyu’ dalam Sholat .

    http://us.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdullah%20Shaleh%20Hadrami/33%20Sebab%20Khusyu%27%20dalam%20Sholat

  2. Wahai para wanita, jika cintamu kepada seorang pria tak membuatmu menjadi pribadi yg lebih baik, kamu mungkin mencintai orang yg salah.

    http://www.pacaranituharam.wordpress.com

    Masih Haruskah Berpacaran?

    Mengenal lawan jenis dengan dalih untuk mengenal pribadi masing-masing. Padahal kenyataannya, hanya sedikit kejujuran yang ditampakkan pada saat pacaran. Rasa takut yang besar untuk ditinggal pasangannya atau hendak mengambil hati pasangannya membuat mereka menyembunyikan keburukan yang terdapat dalam dirinya.

    Sudah menjadi rahasia umum, jika usia pacaran yang lama tak menjamin bahwa itu menjadi suatu jalan untuk memuluskan hubungan menuju jenjang pernikahan. Sudah tak menjamin adanya pernikahan setelah sekian lama menjalin masa pacaran, juga banyak dibumbui pelanggaran terhadap rambu-rambu Allah. Maksiat yang terasa nikmat.

    Zaman sekarang, berpacaran sudah selayaknya menjadi pasangan Suami Istri. Si Pria seolah menjadi hak milik wanita dan Si Wanita kepunyaan pribadi Si Pria. Merekapun bebas melakukan apapun sesuai keinginan mereka.

    Yang terparah adalah sudah hilangnya rasa malu ketika melakukan hubungan Suami Istri dengan Sang Pacar yang notabene bukan mahram.Padahal pengesahan hubungan berpacaran hanya berupa ucapan yang biasa disebut “nembak”, misalnya “I Love You, maukah kau menjadi pacarku?” dan diterima dengan ucapan “I Love You too, aku mau jadi pacarmu”. Atau sejenisnya. Hanya itu. Tanpa adanya perjanjian yang kuat (mitsaqan ghaliza) antara seorang hamba dengan Sang Pencipta. Tanpa adanya akad yang menghalalkan hubungan tersebut.

    Hubungan pacaran tak ada pertanggungjawaban kecuali pelanggaran terhadap aturan Allah. Karena tak ada yang namanya pacaran islami, pacaran sehat atau apalah namanya untuk melegalkan hubungan tersebut.

    Kita berlelah melakukan hubungan pacaran. Melakukan apapun guna menyenangkan hati Sang Kekasih (yang belum halal) meskipun hati kita menolak. Jungkir balik kita mempermainkan hati. Hingga suka dan sedih karena cinta, cinta terlarang. Hati dan otak dipenuhi hanya dengan masalah cinta. Kita menangis karena cinta, kita tertawa karena cinta, kita meraung-meraung ditinggal cinta, kita pun mengemis cinta. Hingga tak ada tempat untuk otak memikirkan hal positif lainnya.

    Tapi sayang, itu hanya cinta semu. Sesuatu yang semu adalah kesia-siaan. Kita berkorban mengatasnamakan cinta semu. Seorang pacar, hebatnya bisa menggantikan prioritas seorang anak untuk menghormati orangtua. Tak sedikit yang lebih senang berdua-duaan dengan Sang Pacar dibanding menemani orangtua.

    Pacar bisa jadi lebih tau sedang dimana seorang anak dibanding orangtuanya sendiri. Seseorang akan rela menyenangkan hati pacarnya untuk dibelikan sesuatu yang disuka dibandingkan memberikan kejutan untuk seorang Ibu yang melahirkannya. Seseorang akan lebih menurut pada perintah Sang Pacar dibanding orangtuanya. Hubungan yang baru terjalin bisa menggantikan hubungan lahiriyah dan bathiniyah seorang anak dengan orangtua.

    Jikapun akhirnya menikah, maka tak ada lagi sesuatu yang spesial untuk dipersembahkan pada pasangannya. Sebuah rasa yang seharusnya diperuntukkan untuk pasangannya karena telah diumbar sebelumnya, maka akan menjadi hal yang biasa. Tak ada lagi rasa “greget”, karena masing-masing telah mendapatkan apa yang diinginkan pada masa berpacaran. Bisa jadi, akibat mendapatkan sesuatu belum pada waktunya maka ikrar suci pernikahan bukan menjadi sesuatu yang sakral dan mudah dipermainkan. Na’udzubillah.

    Parahnya jika tiba-tiba hubungan pacaran itu kandas, hanya dengan sebuah kata “PUTUS” maka kebanyakan akan menjadi sebuah permusuhan. Apalagi jika disebabkan hal yang kurang baik misalnya perselingkuhan. Kembali hati yang menanggung akibatnya. Kesedihan yang berlebihan hingga beberapa lama. Hati yang terlanjur memendam benci. Tak sedikit yang teramat merasakan patah hati dikarenakan cinta berlebihan menyebabkannya sakit secara fisik dan psikis. Juga ada beberapa kasus bunuh diri karena tak kuat menahan kesedihan akibat patah hati.

    Terdengar berlebihan. Tapi itulah kenyataannya, hati adalah suatu organ yang sensitif. Bisa naik secara drastis, tak jarang bisa jatuh langsung menghantam ke bumi. Apa yang dirasakan hati akan terlihat pada sikap dan prilaku. Hati yang terpenuhi nafsu akan enggan menerima hal baik.

    Ada orang bilang, jangan pernah bermain dengan hati. Karena dari mata turun ke hati, kemudian tak akan turun kembali. Akan ada sebuah rasa akan mengendap di dalam hati. Jika rasa itu baik dan ditujukan pada seseorang yang halal (Suami atau Istri) maka kebaikan akan terpancar secara lahiriyah. Bukan sebuah melankolisme yang kini merajalela.

    Banyak pelajaran dari sekitar. Kenapa masih harus berpacaran?

    Karena ingin ada teman yang selalu setia mendengar tiap keluh kesah? Tak selamanya manusia bisa dengan rela mendengarkan keluhan manusia lainnya. Hanya Allah yang tak pernah berpaling untuk hambaNya. Bisa jadi secara fisik Sang Pacar rela mendengar dengan seksama, tapi dia juga manusia yang akan merasa bosan jika selalu dicecoki dengan berbagai keluhan.

    Malu dibilang jomblo?

    Jika dengan jomblo kita bisa terbebas dari rasa yang terlarang, kenapa harus malu? Justru kita akan merasa nyaman bercengkerama dengan Allah karena sadar hati kita hanya patut ditujukan kepadaNya bukan yang lain. Justru kita harus bangga, di saat yang lain berlomba untuk melakukan hal terlarang tapi kita menjauhinya. Kemudian tak akan ada perasaan was-was karena telah melanggar aturan Allah. Kita bebas berkumpul dengan kawan-kawan tanpa ada kekangan dari orang yang sesungguhnya tak memiliki kewenangan terhadap diri kita.

    Mungkin masih banyak lagi kesia-siaan dalam berpacaran. Dan sesungguhnya belum tentu Sang Pacar akan menjadi pasangan kita kelak.

    Pacaran ibarat minuman beralkohol, banyak yang mengelak bahwa dengan berpacaran mereka memiliki semangat baru dan sederet hal positif yang mereka kumandangkan. Tapi sama halnya dengan alkohol, maka manfaat yang didapat jauh lebih kecil dibanding kemudharatan yang dihasilkan. Karena segala sesuatu yang dilarang Allah, pasti ada sebab dan manfaatnya.

    Kemudian ada yang berdalih, toh pacaran itu tidak merugikan orang lain. Tidak merugikan orang lain, namun hukum Allah jauh lebih baik untuk diikuti ketimbang menurutkan hawa nafsu yang berakhir pada jurang kebinasaan.

    Kembali ke pernikahan, suatu kebaikan maka tak pantas jika diawali dengan keburukan. Allah tak akan ingkar janji, karena jodoh telah Allah tetapkan di Lauh Mahfuzh. Tinggal kita melakukan usaha yang baik, yang Allah ridhoi. Supaya tiap langkah kita, hanya berisi keridhoan Allah dan mendapat keberkahanNya. Aamiin.

    (hanya sebuah catatan hati guna pengingat diri dan saudara seimanku)

    Allahua’lam

    rainkelana@yahoo.com

    http://m.eramuslim.com/oase-iman/kiptiah-masih-haruskah-berpacaran.htm

  3. Lelaki yang gentleman bukanlah yang membukakan pintu mobil untukmu ketika kalian hendak masuk
    Lelaki yang Romantis bukanlah yang menyanyikan untukmu lagu cinta yang membuatkanmu hanyut, luluh bersama maruah dan kehormatanmu..
    Tapi, lelaki yg Gentleman & Romantik, adalah lelaki yang tidak akan menyentuhmu, jiwa dan raga, dengan perbuatan maupun kata-kata, sebelum dia mampu bersumpah di depan Allah Azza wa Jalla dan manusia di pelaminan, untuk menjagamu dan keturunanmu sampai ke syurga
    Subhanallah iia..? :”)
    (Annisa Mutiara Hati)

    http://www.facebook.com/pages/Izinkan-Aku-Menikah-Tanpa-Pacaran/124803064261837

    Katakan dengan keyakinan (bagi para ikhwan) :
    Tak akan kubiarkan wanita yang kucintai bergelimang dalam dosa, bahkan tak akan kubiarkan sedikitpun mahkota kemuliaannya retak hanya karena secuil nafsuku. biarlah kesabaran terasa pahit, ketika akan buah itu masak aku akan segera memetiknya agar ia tidak terjatuh dan menjadi busukஜ¸.•’´ ¯)
    (Annisa Mutiara Hati)

    Mengapa tidak Pacaran?? Semoga pernikahan kita diberkahi.. Ridha Allah selalu menyertai, Cinta Allah menjadi yang tertinggi… Murka Allah dapat kita hindari, Semoga Dosa bs kita kurangi, Surgapun dapat kita huni.. Aamiin.

    Cinta itu adalah fitrah. Jagalah ia jangan sampah jadi FITNAH. Jangan mentang-mentang cinta itu fitrah, kita jadikan alasan untuk bebas mencintai dan mengemas hubungan dgn pacaran. Bukan dengan alasan itu kemudian berdalih apa yang kita lakukan dalam pacaran adalah sebagai wujud dari sifat fitrah yang kita milikiஜ¸
    (Annisa Mutiara Hati)

    Banyak perbuatan yang akan mendatangkan dosa bila d’lakukan dalam pacaran, namun manakala perbuataan d’lakukan dalam pernikahan justru malah akan mendatangkan pahala.
    Dan Islam telah menjawabnya dengan sebutan solusi, Islam mempermudah jalan pernikahan dan menutup rapat-rapat jalan perzinahan. Maka, bersegeralah menikah dan TINGGALKAN DUNIA PACARAN, karna selain tidak menjanjikan kenikmatan, PACARAN menjanjikan dosa yang berujung pada siksaan d’akhirat-Nya
    (Annisa Mutiara Hati)

    Jika lelaki yg mencintaimu datang mengajakmu PACARAN, itu artinya lelaki itu belum bisa bertanggung jawab dgn mu karena dia masih kecil

    jika lelaki yg mencintaimu datang mengajakmu MENIKAH, itu artinya dia bersedia menjagamu selama hidupnya dan inilah yg disebut lelaki dewasa dan bertanggung jawab :”)
    (Annisa Mutiara Hati)

    Sebelum Ijab kabul terucap terucap dr lisan, cinta yg kau rasakan adalah sebuah cobaan…
    Berlindunglah pada Allah dr CINTA yg MENYESATKAN
    (Kartika Cahya Pertiwi)

    http://www.facebook.com/pages/Izinkan-Aku-Menikah-Tanpa-Pacaran/124803064261837

    – Berkumpul dengan orang-orang sholeh adalah
    salah satu cara untuk mngobati hati yang sakit
    dan berteman dengan orang yang sholeh adalah
    salah satu cara untuk mencapai surga-Nya

    – Ikhlaskanlah kepada Allah atas segala amalan kita,
    niscaya hati kita kan kembali suci

    http://www.facebook.com/pages/SMS-Dakwah-Al-Hijaz/170884229609580

    Yusuf bin Husain berkata, Aku bertanya kepada Dzun Nun ketika ingin berpisah dengan beliau, “Dengan siapa aku mesti bermajlis/bergaul?” , beliau menjawab, “Hendaknya kamu bermajlis dengan orang yang hanya dengan melihatnya saja sudah mengingatkanmu kepada Allah Azza wa Jalla, kewibawaannya membekas di dalam hatimu, ucapannya menambah motivasimu dalam beramal, amalnya membuatmu zuhud di dunia, dan kamu tidak bermaksiat kepada Allah selama kamu berada di dekatnya. Dia menasehatimu dengan perbuatan, tidak (hanya) dengan perkataan.”

    http://www.facebook.com/pages/Al-Ukhuwah-Wal-Ishlah/118924971457368

  4. “TANDA-TANDA HATI yang MATI: 1. Berani meninggalkan sholat, 2. Tenang tanpa merasa berdosa padahal sedang melakukan dosa besar, 3. Tidak tersentuh hatinya bahkan menjauhi dengan ayat – ayat Alqur’an, 4. Terus menerus maksiat, 5. Sibuknya hanya mempergunjing dan buruk sangka, 6. Sangat benci dengan nasehat baik dan ulama, 6. Tidak ada rasa takut akan peringatan kematian, kuburan dan akhirat, 7. Gilanya pada dunia tanpa peduli dosa, 9. Senang melihat orang susah dan menderita.”

    K. H. Muhammad Arifin Ilham—

    ==============

    Al-Qur’an adalah wahyu dari Allah dan merupakan Kalamullah atau firman Allah.
    Hati kita sangat membutuhkan wahyu dari langit agar merasa sejuk dan damai.
    Hati yang jauh dari wahyu langit akan merasakan kekeringan dan kekosongan serta kebingungan dan kesumpekan yang tiada tara.
    Al-Qur’an adalah pedoman hidup sejati.
    Mari kita temukan jati diri kita kembali melalui wahyu Allah dengan membaca, mempelajari, merenungkan dan mengamalkannya..

    ================

    Kiat Membaca Al-Qur’an Dengan Sebenarnya..

    1. Mengimaninya.
    2. Mengerjakan perintahnya.
    3. Meninggalkan larangannya.
    4. Tidak menyelewengkannya.
    5. Mengikutinya secara mutlak.
    6. Berdoa memohon surga ketika membaca ayat-ayat tentang surga dan berlindung dari neraka ketika membaca ayat-ayat tentang neraka.
    7. Bertanya kepada orang yang mengerti dan memahaminya jika ada yang tidak dipahami.. Dll..

    “Orang-orang yang telah Kami berikan Al Kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu beriman kepadanya. Dan barangsiapa yang ingkar kepadanya, maka mereka itulah orang-orang yang rugi”.
    [QS 2 Al-Baqarah: 121]

    http://amininoorm.wordpress.com/2011/12/27/cara-bertaubat/

  5. Dimanakah Bahagia Itu?..

    Orang sakit menyangka, bahagia terletak pada kesehatan!
    Orang miskin menyangka, bahagia terletak pada harta kekayaan!
    Rakyat jelata menyangka kebahagiaan terletak pada kekuasaan!
    Orang biasa menyangka bahagia terletak pada kepopuleran!
    Dan sangkaan-sangkaan lain..

    Ada yang mengejar kebahagiaan pada tahta, pada kekuasaan.
    Beragam cara dia lakukan untuk merebut kekuasaan.
    Sebab, kekuasaan memang sebuah kenikmatan dalam kehidupan.
    Dengan kekuasaan seseorang dapat berbuat banyak.
    Tapi, betapa banyak manusia yang justru hidup merana dalam kegemilangan kekuasaan.
    Dia sama sekali tidak merasakan kebahagiaan, setelah kuasa di tangan.
    Sebelum memegang kuasa, senyuman sering menghiasai bibirnya.
    Namun, setelah kuasa di dalam genggaman, kesulitan dan keresahan justru menerpanya, tanpa henti..

    Sebagian orang mengejar kebahagiaan pada diri wanita cantik atau pria gagah nan tampan.
    Dia menyangka setelah menikah dengan seorang wanita cantik atau pria gagah nan tampan, maka dia akan bahagia.
    Tapi, tak lama kemudian, bahtera rumah tangganya kandas.
    Di depan sorot kamera, tampak mempelai begitu bahagia, bersanding wanita cantik atau pria gagah nan tampan.
    Namun, kecantikan dan ketampanan sering menjadi fitnah dan kemudian membawa bencana.
    Pujian yang bertabur dari umat manusia tak membuatnya bahagia.

    Sebagian orang mengejar kebahagiaan dengan bekerja keras untuk menghimpun harta.
    Dia menyangka, bahwa pada harta yang berlimpah itu terdapat kebahagaiaan.
    Maka, setelah dia dapat, dia menjadi pecinta harta.
    Toh, setelah harta melimpah ruah, kebahagiaan itu pun tak kunjung menyinggahinya.
    Harta yang disangkanya membawa bahagia, justru membuatnya resah.
    Hidupnya penuh porblema.
    Masalah demi masalah membelitnya.
    Tak jarang, harta justru membawa bencana.
    Kadang, harta yang ditumpuk-tumpuk, menjadi ajang konflik antar saudara dan keluarga…

    Dimana Bahagia Itu?..

    -Ustadz Abdullah Shaleh Hadrami

    Untuk mendapatkan pencerahan silahkan dengarkan rekaman ceramah Al Ustadz Abdullah Shaleh Hadrami (murid dari Syaikh Ibnu Utsaimin) mengenai cara agar hidup bahagia dunia akherat di:

    http://us.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdullah%20Shaleh%20Hadrami/23%20Kiat%20Hidup%20Bahagia

  6. Syarat pokok bagi orang yang bertaubat: Pertama, benar-benar menyesali perbuatan maksiatnya. Kedua, meninggalkan kemaksiatan yang telah dikerjakannya. Ketiga, bertekad kuat untuk tidak mengulanginya jika kesempatan serupa datang kepadanya. Keempat, memperbanyak istighfar (meminta ampunan) kepada Allah Ta’ala. Kelima, mengikutinya dengan amal-amal shalih dengan harapan supaya amal kebaikan itu menghapuskan keburukan-keburukannya.

    http://www.voa-islam.com/islamia/tsaqofah/2010/07/29/8715/bagaimana-cara-bertaubat-dari-zina/

  7. SEPULUH KIAT MENGGAPAI CINTA ALLAH

    1. Membaca Al Qur’an..

    Membaca Al-Qur’an dengan benar, tadabbur [panghayatan] dan memahami serta mengamalkannya dengan baik.

    2. Mengerjakan Amalan Sunnah..

    Mendekatkan diri kepada Allah dengan mengerjakan amalan-amalan sunnah setelah menyempurnakan amalan-amalan wajib.

    3. Banyak Berdzikir Kepada Allah..

    Selalu dzikirullah [mengingat dan menyebut nama Allah] dalam segala situasi dan kondisi dengan hati, lisan dan perbuatan.

    4. Memenangkan Yang Dicintai Allah..

    Mengutamakan kehendak dan apa yang dicintai Allah di saat berbenturan dengan kehendak dan apa yang disukai hawa nafsu.

    5. Memahami Nama-Nama Dan Sifat-Sifat Allah..

    Menanamkan dalam hati nama-nama dan sifat-sifat Allah dengan memahami maknanya.
    Siapa saja yang mengenal Allah melalui nama-nama dan sifat-sifatNya pasti mencintaiNya.

    6. Merenungkan Nikmat Allah..

    Memperhatikan, merenungkan dan selalu menghitung-hitung karunia, kebaikan dan nikmat Allah kepada kita yang tampak dan yang tidak tampak, lahir dan batin.

    7. Menundukkan Hati Secara Total..

    Menundukkan hati dan menghinakan diri secara total di hadapan Allah.
    Allah bersama orang-orang yang hati dan dirinya hanya tertuju kepadaNya.

    8. Shalat Tahajjud..

    Menyendiri untuk beribadah kepada Allah di waktu malam saat orang lelap tidur, bermunajat dan membaca kitab suciNya kemudian ditutup dengan memperbanyak istighfar.

    9. Bergaul Dengan Orang Sholeh..

    Bergaul dan berkumpul bersama orang-orang sholeh yang mencintai Allah dengan sejujurnya, mengambil hikmah dan ilmu dari mereka seperti memetik buah-buahan yang baik.

    10. Menjauhi Segala Penghalang..

    Menjauhi semua sebab yang dapat menjauhkan dan menghalangi hati dari Allah.

    Selamat Menikmati Cinta Allah!

    http://www.hatibening.com

  8. Nasehat Guru Bijak..

    Guru Bijak yang wajahnya teduh itu menasehatiku;
    “Berbuatbaiklah selalu kapan dan dimanapun kamu berada dan jangan pernah peduli dengan balasan apapun yang kamu dapat (dari manusia, hanya mengharapkan balasan dari Allah, red).”

    Terima Kasih Tuan Guru Bijak, Barokalloh Fiikum..

    30 April jam 7:16

    ===========================

    Dunia Ini Indah..

    Dunia ini adalah tergantung bagaimana kita menyikapinya. Jika kita menyikapinya dengan benar dan baik maka dunia ini adalah indah dan surga. Menyikapi dunia ini adalah dengan selalu berdzikir kepada Allah, bersyukur, beribadah dengan sebaik-baiknya dan selalu berbuat baik kapanpun dan dimanapun.
    Sungguh betapa indahnya dunia ini yang akan mengantarkan kita menuju Ridha dan Jannah Allah.

    01 Mei jam 5:38

    ===========================

    Mengalir Seperti Air..

    Biarkanlah semuanya berjalan mengalir seperti air. Jangan ragu, bimbang, gundah, cemas, takut, khawatir dan bersedih. Pasrahlah kepada ALLAH, Dzat Yang Maha Mengatur. Berusahalah, berdoa dan tenangkan hati serta pikiranmu. Perubahan pasti terjadi hari demi hari dan keadaan pasti berubah menjadi lebih baik. PERCAYALAH!!!

    @ All: Pesan moral status tersebut adalah dalam kehidupan ini kita harus selalu pasrah terhadap semua keputusan Allah karena keputusan Allah pasti mengalahkan segalanya. Tugas kita hanyalah berusaha, berdoa dan istiqomah di jalan yang lurus. Semua keadaan pasti ada perubahan dari hari ke hari dan kita berharap ke depan keadaan itu menjadi lebih baik. Dengan cara seperti ini kita bisa mendapatkan ketenangan, kedamaian dan kebahagiaan dalam kehidupan ini.

    02 Mei jam 5:21

    ===========================

    Apa Yang Anda Cari Dalam Hidup Ini?..

    Seorang yang beriman selalu berpikir dan berusaha untuk memberikan manfaat kepada siapapun, kapanpun, dimanapun dan dalam bentuk apapun yang Ia mampu.
    Ia selalu berusaha untuk tidak mengganggu siapapun, kapanpun, dimanapun dan dalam bentuk apapun.
    Harapannya hanyalah Ridha dan Cinta Allah dalam semua aktifitasnya.

    HIDUP INI HARUS BERMANFAAT!!!

    03 Mei jam 7:37

    =============================================

    kata mutiara hati bening: http://www.hatibening.com

    Kumpulan Status FB Hati Bening 12 s/d 23 April 2011
    April 27, 2011 — Abdullah Hadrami (Views: 455)

    “Tiga (jenis manusia) yang tidak akan diajak bicara oleh Allah pada Hari Kiamat, juga Allah tidak akan menyucikan mereka dan tidak pula memandang kepada mereka, sedang bagi mereka siksa yang pedih, yaitu: Laki-laki tua yang suka berzina, seorang raja pendusta dan orang miskin yang sombong.” (HR Muslim)

    12 April jam 5:02

    ===========================

    Paling enak dan selamat dalam hidup ini adalah mengikuti Allah dan RasulNya, beramal shaleh dan berusaha untuk selalu memberikan manfaat kapanpun dan dimanapun kita berada. Hindari berprasangka buruk terhadap orang lain terlebih lagi apabila tanpa indikasi apapun karena dalam lautan bisa di duga dan dalam hati siapa tahu..

    13 April jam 7:27

    ===========================

    Pasrah Kepada Allah..

    Satu hal yang dibenci kadang mendatangkan kesenangan, satu hal yang disukai kadang mendatangkan kesusahan. “Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”
    (QS 2 Al-Baqarah: 216)

    14 April jam 6:13

    ===========================

    Meniru Pohon..

    Manusia melemparinya dengan batu, ia memberi mereka buah-buahan. Seakan-akan pohon itu berkata: ” Walau mereka melempari aku dengan batu, aku tetap memberi mereka buah-buahan.”

    Hikmah: Kita tetap istiqomah berbuat baik dan menebar kebaikan serta manfaat walau orang lain tidak menghargai dan bahkan mereka membalasnya dengan keburukan.

    15 April jam 5:18

    ===========================

    Ilmu, Amal, Dakwah dan Sabar..

    1. Demi masa.
    2. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian,
    3. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.
    [QS 103 Al-’Ashr]

    17 April jam 6:16

    ===========================

    Nikmat Di Mana-Mana..

    Depan Nikmat, Belakang Nikmat, Kanan Nikmat, Kiri Nikmat, Atas Nikmat, Bawah Nikmat, Luar Nikmat, Dalam Nikmat.. Kapanpun dn Dimanapun Penuh NikmatNya.. Semua Adalah NikmatNya, Kalau Kita Menyadarinya..
    Allah Mencintai Hamba-HambaNya Yang Selalu Bersyukur KepadaNya.. “Maka Nikmat Tuhanmu Manakah Yang Kamu Dustakan?”
    (QS. Ar Rahman)

    18 April jam 4:43

    ===========================

    Menjadi Manusia Bijak..

    Manusia bijak adalah orang yang selalu berusaha menyibukkan dirinya dengan mencari-cari kejelekannya sendiri kemudian berusaha untuk memperbaikinya..
    Mari Menjadi Manusia Bijak..

    19 April jam 10:33

    ===========================

    Semoga Kelak Dikatakan Kepada Kita Seperti Ini.. Duh Senangnya.. Sukses Sebenarnya..

    “Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhaiNya. Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hambaKu, masuklah ke dalam syurgaKu.”
    (QS 89 Al-Fajr [Waktu Fajar] Ayat 27-30)

    20 April jam 7:00

    ===========================

    Cinta yang Salah..

    Cinta bisa berakibat fatal apabila kita salah dalam mempraktikkannya dengan mengedepankan syahwat dan hawa nafsu, karena nafsu tidak akan pernah ada puasnya sampai kapanpun. Seseorang yang terperangkap dalam cinta syahwat dan hawa nafsu akan selalu tersiksa dan bahkan menjadi budak setan dan hawa nafsunya sendiri yang semestinya dia menjadi hamba Allah Ta’ala.

    21 April jam 5:20

    ===========================

    Terima Kasih Guru..

    Betapa besar jasamu wahai guru-guruku, wahai pendidik ruhku, wahai penuntunku menuju jalan keselamatan.
    Muridmu tidak mampu membalas jasa-jasamu, hanya doa dan istiqomah meneruskan ilmumu.
    Semoga Allah selalu menyayangimu dan memberikan yang terbaik untukmu.
    Berbahagialah wahai pahlawan yang sebenarnya..

    22 April jam 6:24

    ===========================

    Pikirkan Sebelum Berbuat Aniaya..

    Apabila kita merasa berkuasa dan mampu berbuat dzalim terhadap orang lain, ingatlah bahwa Allah lebih berkuasa atas kita..

    23 April jam 6:41

    http://www.facebook.com/hatibening

    ===========================

    kata mutiara ustadz abdullah hadrami (www.hatibening.com)

    Orang yang beriman selalu berupaya berbuat baik dan menebar kebaikan tanpa mengenal lelah, payah dan putus asa apapun yang terjadi pada dirinya karena ia meyakini bahwa tempat peristirahatan sebenarnya itu adalah setelah kematian..

    24 April jam 6:50

    ===========================

    Agar Kita Tidak Salah Memilih Idola.. Pentingnya Mengkaji Sirah Nabi..

    Bagaimana mungkin kita mencintai, mengikuti dan bahkan mengidolakan Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam kalau kita tidak mengenal Beliau.
    Mempelajari sirah [sejarah hidup] Nabi adalah sagat menarik, indah dan penuh dengan pelajaran penting.

    Mari kita galakkan kajian sirah Nabi di rumah-rumah kita dan di majelis-majelis lainnya agar supaya kita dan keluarga semakin mengenal Beliau dan mencintai, mengidolakan serta mengikuti ajaran Beliau..

    25 April jam 8:08

    ===========================

    Empat Racun Hati..

    1. Banyak bicara yang tidak berfaedah dan bahkan bermadharat.
    2. Banyak makan.
    3. Memandang yang haram.
    4. Salah pergaulan.

    26 April jam 7:18

    ===========================

    Empat Obat Hati..

    1. Belajar agama Islam dg benar.
    2. Mengamalkannya.
    3. Mendakwahkannya.
    4. Bersabar atas semuanya.

    27 April jam 9:39

    ===========================

    Ilmu Wahyu.. Ilmu Agama Islam yang Benar..

    Kebutuhan manusia akan ilmu wahyu melebihi kebutuhan mereka terhadap makan dan minum.
    Ilmu wahyu adalah ilmu yang bersumber dari wahyu Allah, yaitu Al Qur’an dan As Sunnah.

    28 April jam 5:12

    ===========================

    Masuk Surga dg Hati Bening..

    Ahli surga masuk surga bkn hany krn amal perbuatan mrk, akan ttp lbh disebabkn faktor amalan hati mereka, yaitu hati yang selamat dari semua yang mengotori dan merusaknya, kemudian mereka mendapat Rahmat Allah.
    “Adalah hari (kiamat) yang mana harta dan anak-anak tidak bermanfaat, kecuali orang yang datang kepada Allah dengan hati yang selamat [Qolbun Salim]. “
    (QS 26: 88-89).

    29 April jam 6:14

    ===========================

    Pemimpin Rumah Tangga..

    Menyia-nyiakan dan lalai dalam mendidik anak merupakan sebab terhalangnya Bapak Ibu dari masuk surga.
    Rasulullah -Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam bersabda:
    “Tidaklah seorang hamba diberi tanggung jawab kepemimpinan oleh Allah Ta’ala kemudian pada saat ia meninggal, ia curang terhadap yang dipimpinnya, melainkan Allah Ta’ala mengharamkan baginya surga.”
    (HR. Bukhari dan Muslim).

    20 Februari jam 6:36

    ===========================

    Suami Isteri Ahli Surga..

    Seorang laki-laki buruk rupa dan berbadan pendek menikah dengan seorang wanita cantik jelita.
    Pada saat itu isterinya telah berdandan sehingga menjadi semakin cantik dan menawan di mata suaminya.
    Sang suami tidak kuasa kecuali terus menerus memandangi istrinya dengan menikmati keelokan isterinya.
    Istrinya bertanya, “Ada apa denganmu?”
    Suaminya menjawab, “Demi Allah kamu sangat cantik rupawan.”
    Istrinya berkata, “Bergembiralah, aku dan kamu akan masuk Surga.”
    Ia bertanya, “Dari mana kamu tahu itu?”
    Isterinya menjawab, “Karena kamu dianugerahi istri cantik seperti aku lalu kamu bersyukur, sementara aku diuji dengan suami seperti kamu lalu aku bersabar. Orang yang sabar dan orang yang bersyukur akan sama-sama masuk Surga.”
    “Tuhfatul ‘Arus” karya Mahmud Mahdi Al Istambuli hlm 278-279..

    21 Februari jam 7:23

    ===========================

    Isteri Shalihah Menurut Al-Qur’an..

    “Sebab itu maka wanita yang shalihah, ialah yang taat (kepada Allah dan kepada suaminya), lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)..”
    (Surat 4 An-Nisaa’ (Wanita) Ayat 34)

    22 Februari jam 7:18

    ===========================

    Wahai Para Isteri!.. Mau Masuk Surga Dari Pintu Mana?..

    Isteri yang shalat lima waktu dengan benar, puasa Ramadhan dengan baik, menjaga kehormatannya dan taat kepada suaminya, ia dipersilahkan untuk masuk surga dari pintu mana saja yang ia inginkan.
    [Hadis Sahih beserta Penjelasannya].

    23 Februari jam 4:11

    ===========================

    Cuma Tiga Resep Untuk Menjadi Isteri Shalihah Calon Penghuni Jannah Firdaus..

    [1]. Kalau dipandang suami menyenangkan.
    [2]. Kalau diperintah suami taat, selama bukan maksiat, mampu dan tidak membahayakan.
    [3]. Kalau ditinggal keluar suami, pandai menjaga dirinya dan harta suami.

    24 Februari jam 5:19

    ===========================

    Kriteria Suami Shalih..

    [1] Menyelamatkan dirinya dan keluarganya dari api neraka.
    [2] Memberi nafkah selayaknya dan semampunya.
    [3] Tidak menyakiti hati dan fisik isterinya.
    [4] Menyelesaikan masalah dengan cepat dan tepat.
    [5] Menjadi suri tauladan.

    25 Februari jam 5:58

    ===========================

    Buang Sikap Egois..

    Diantara resep menggapai rumah tangga bahagia, sakinah, mawaddah wa rahmah adalah membuang jauh-jauh sikap egois.
    Tidak ada lagi istilah “Aku” dan “Kamu”, karena telah diganti dengan istilah “Kita”. Rumah tangga “Kita” dan masa depan rumah tangga “Kita”. Anak-anak “Kita” dan masa depan anak-anak “Kita”. Kepentingan “Kita” bersama..
    Selamat Berjuang Melawan Sikap Egois!

    26 Februari jam 4:59

    ===========================

    Suami Isteri Saling Memperbaiki..

    Adakalanya setelah menikah ternyata baru terungkap sifat-sifat kurang baik dari pasangannya. Suami atau isteri yang baik akan menyikapinya dengan berdoa dan bersabar untuk selalu berusaha membantu pasangannya memperbaiki dirinya. Sehingga pasangan yang semula tidak baik berubah menjadi sholeh atau sholihah.
    Selamat Berjuang!

    27 Februari jam 6:22

    ===========================

    Problematika Rumah Tangga..

    Selalu saja ada kesalahpahaman dan problem dalam rumah tangga terutama lima tahun pertama pernikahan.
    Bagi yang bersalah jangan merasa berat dan malu untuk bertaubat dan meminta maaf.
    Kalau ada yang meminta maaf jangan berat untuk memaafkan.
    Allah Maha Pemaaf, Suka Memaafkan Dan Memberi Maaf Orang-Orang Yang Pemaaf.
    Inilah Indahnya Rumah Tangga.
    Seni Dalam Berumahtangga.
    Dan Sisi Ibadah Dalam Rumah Tangga.

    28 Februari jam 7:08

    ===========================

    Api dan Air dalam Rumah Tangga..

    Adakalanya suami atau isteri menjadi api yang menyala-nyala dengan ego, amarah dan emosionalnya. Pasangannya harus siap menjadi air yang meredam dan memadamkannya. Kalau keduanya sama-sama menjadi api, maka semakin dahsyat gejolaknya dan menghanguskan sekelilingnya. Akhirnya tamatlah riwayat rumah tangga tersebut.

    01 Maret jam 7:01

    http://www.hatibening.com

    Kumpulan Status FB Hati Bening 08 s/d 29 Maret 2011

    Berjabat Tangan Dengan Lawan Jenis Bukan Mahrom..

    “Sungguh ditusuknya kepala salah seorang dari kalian dengan jarum dari besi lebih baik baginya daripada ia menyentuh wanita yang tidak halal baginya.”

    (Hadits riwayat Ath-Thabrani dalam Shahihul Jami’ hadits no. 4921)

    08 Maret jam 6:05

    ===========================

    Alangkah indahnya seandainya pesawat tempur itu tidak melesatkan hujan roket dan bombardir akan tetapi menebar hujan bunga nan semerbak wangi..

    Oh betapa indah dunia ini..

    08 Maret jam 17:24

    ===========================

    Pandai Memberikan Solusi Dan Alternatif..

    Janganlah Anda menghancurkan (merusak) sesuatu apabila Anda belum siap untuk membangun sesuatu yang lebih baik (afdhal) darinya..

    Maksudnya, Kita jangan hanya menjadi orang yang pandai mengkritik, mencela, menjatuhkan dan merusak saja, tapi hendaklah kita mampu memberikan alternatif dan solusi yang lebih baik.

    Contohnya. Islam melarang perzinaan dan mencelanya, akan tetapi Islam memberikan alternatif dan solusi yang lebih baik, yaitu pernikahan yang syar’i.

    09 Maret jam 5:37

    ===========================

    Sayang Seribu Sayang..

    Sungguh amat sangat disayangkan, banyak sekali muslimah yang baik dan penuh kepedulian, ibadahnya kepada Allah baik, muamalahnya kepada manusia juga baik serta akhlaknya sangat mulia. Namun, masih belum berjilbab. Alangkah sempurnanya kalau mereka mau berjilbab sesuai syari’at.
    Ya Allah, Bukalah pintu hati mereka agar menjadi sempurna dengan berjilbab..

    10 Maret jam 4:23

    ===========================

    Empat Resep Masuk Jannah (Surga)..

    1. Bertauhid, tidak syirik.
    2. Mengikuti sunnah, tidak menyimpang.
    3. Tidak dhalim.
    4. Meninggalkan maksiat.

    Selamat Mengamalkan, Semoga Sukses!

    24 Maret jam 23:47

    ===========================

    Pilihan; Besar, Kecil, Positif atau Negatif?..

    Manusia cenderung tidak bisa diam. Pikiran, lisan dan anggota tubuhnya selalu beraktivitas. Sibukkan dirimu dengan perkara besar dan positif sebelum dirimu menyibukkanmu dengan perkara kecil dan negatif.

    26 Maret jam 6:03

    ===========================

    Antara Sunnah Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam Dan Perahu Nabi Nuh ‘Alaihis Salam..

    Sunnah Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam adalah ibarat perahu Nabi Nuh ‘Alaihis Salam..

    Siapa saja yang berada didalamnya pasti selamat, dan siapa saja yang berada diluarnya pasti tenggelam dan binasa..

    (Maksud Sunnah disini adalah berpegang kepada ajaran dan peninggalan Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wa ‘Ala Alihi Wa Sallam yang murni tanpa ditambahi ataupun dikurangi)

    27 Maret jam 6:29

    ===========================

    Buat apa susah, susah itu tak ada gunanya..

    Hadapilah hidup ini apa adanya.
    Laksanakan perintah Allah, tinggalkan laranganNya dan berusahalah.
    Hadapi takdir Allah dengan ikhlas dan ridha, bukan dengan bersedih dan gelisah apalagi marah karena takdir Allah pasti terjadi.
    Berprasangka baik kepada Allah terutama dalam takdirNya.
    Allah selalu memilihkan yang terbaik untuk hambaNya.
    Kita harus pandai menyingkap hikmah dibalik semua keputusan Allah.

    28 Maret jam 7:54

    ===========================

    Introspeksi Diri..

    Melalui introspeksi kita akan mampu menemukan makna dari setiap tujuan yang kita miliki dan akan semakin memastikan, apakah tujuan yang telah kita tetapkan sebelumnya sudah terarah atau belum.

    29 Maret jam 7:04

    http://www.facebook.com/hatibening

    Kumpulan Status FB Hati Bening

    Kebajikan itu sebajik namanya.
    Keramahan seramah wujudnya.
    Kebaikan sebaik rasanya.
    Orang yang pertama kali merasakan manfaat dari semua itu adalah mereka yang melakukannya.
    Merekalah yang akan menuai hasil dan buahnya seketika itu juga dalam diri mereka, akhlak dan nurani mereka.
    Sehingga, mereka selalu lapang dada, tenang, tenteram dan damai.

    30 Maret jam 5:48

    ===========================

    Suci Dengan Suci..

    Jika Anda menginginkan sesuatu yang suci, maka Anda harus menempuhnya dengan jalan yang suci pula..

    31 Maret jam 5:15

    ===========================

    Ketika diri diliputi kesedihan dn kegundahan, berbuat baiklah trhdp sesama manusia, pasti Anda mendapatkn ketenteramn dn kedamaian hati!
    Bersedekahlah kpd org papa.
    Tolonglah org2 yg teraniaya.
    Ringankan beban org yg menderita.
    Berilah makan org yg kelaparan.
    Jenguklah org yg sakit.
    Bantulah org yg terkena musibah.
    Pasti Anda akan merasakan kebahagiaan yg menyelimuti dlm semua sisi kehidupan Anda.

    01 April jam 7:34

    ===========================

    Kebajikan laksana wewangian yang tidak hanya mendatangkan manfaat bagi pemakainya, tetapi juga orang-orang yang berada di sekitarnya.
    Efek moral dan manfaat psikologis dari kebajikan itu terasa seperti obat-obat manjur hasil resep sebuah apotik milik orang yang hatinya sarat dengan budi dan kebaikan.

    02 April jam 6:01

    ===========================

    Pelajaran dari Nelayan..

    Aku perhatikan nelayan itu, dengan perahunya yang amat kecil dan sangat sederhana. Semalam suntuk berada di tengah laut lepas seorang diri hanya untuk mencari ikan, mencari sesuap nasi. Ombak menerjangnya, angin menerpanya dan hujan mengenainya, tapi ia terus bertahan tanpa mengenal mengeluh dan putus asa. Hal ini ia lakukan hampir setiap malam. Aku perhatikan terus, aku renungkan dan akupun mengambil pelajaran. Pelajaran dari nelayan. Pelajaran kehidupan. Kita harus tegar dalam kehidupan ini apapun yang terjadi. Hati harus tegar setegar batu karang dan dada harus lapang seluas samudera. Maju terus pantang mundur dan tidak mengenal kata menyerah. Yang paling penting adalah fokus kepada tujuan kita, yaitu tujuan yang baik, mulia dan mendapat ridha Allah.

    Abdullah Shaleh Hadrami
    Anjungan Minyak Chevron
    West Seno Lepas Pantai Makassar
    1-4 April 2011

    03 April jam 6:35

    ===========================

    Apabila Anda merasa terancam oleh himpitan kesengsaraan, kecemasan, kegundahan hidup, dihantui rasa takut yang berkepanjangan dan diliputi kekhawatiran yang berlebihan,
    Berbuat baiklah…!!!
    Kunjungilah taman-taman kebajikan.
    Sibukkanlah diri dengan memberi, mengunjungi, membantu, menolong dan meringankan beban sesama!
    Dengan semua itu, pasti Anda akan mendapatkan kebahagiaan dalam semua sisinya, rasa, warna, corak ragam dan juga hakekatnya…

    04 April jam 5:06

    ===========================

    Diantara Kenikmatan Dunia..

    Dunia akan terasa lebih indah apabila kita mempunyai teman yang berhati mulia, bening laksana mutiara..

    Teman yang selalu memberikan motivasi, ikhlas memberikan nasehat, mengajak berbuat baik, melarang berbuat maksiat, suka berbagi ilmu, menjaga rahasia, menutupi aib, menginginkan kebaikan untuk kita seperti menginginkan kebaikan untuk dirinya sendiri..

    Sungguh, menemukan mereka ibarat menemukan mutiara yang tak ternilai harganya..

    Sungguh, mereka adalah surga dunia..

    Kalau Anda belum mendapatkannya, carilah..
    Kalau Anda telah mendapatkannya, peliharalah dan jangan sia-siakan..

    Ya Allah, pertemukanlah kami dengan mereka di dunia ini sampai di JannahMu kelak..

    05 April jam 12:14

    ===========================

    Indahnya MencintaiMu..

    Nama-namaMu Maha Indah dan sifat-sifatMu Maha Tinggi.
    Semakin aku mengenal Nama-nama dan sifat-sifatMu, semakin besar pula kecintaanku kepadaMu.
    Engkau Maha Sempurna dan tanpa batas keagungan serta kemuliaanMu..
    Oh Allah..

    CintaMu telah memenuhi semua ruang dalam hatiku sehingga tidak menyisakan lagi celah untuk cinta yang lain selain cintaMu..
    Duhai betapa beruntung org yg telah menggapai cintaMu..
    Duhai betapa rugi org yg kehilangan cintaMu..

    06 April jam 10:58

    ===========================

    Dunia ini panggung sandiwara, permainan dan senda gurau.. Semuanya pasti berakhir.. Kehidupan yang sebenarnya itu dimulai setelah kematian..

    07 April jam 15:54

    ===========================

    Enam Perkara Dijamin Surga..

    1. Jujur dalam berkata.
    2. Menepati janji.
    3. Menunaikan amanat.
    4. Menjaga kemaluan.
    5. Menjaga mata.
    6. Menjaga tangan [tidak mengganggu].

    ( Silsilah hadis sahih nomer 1470)

    08 April jam 12:58

    ===========================

    Bersabarlah temanku.. Ingat selalu!! Satu kesulitan akan berbalas minimal dua kemudahan.. Ini adalah janji Allah dan Allah tidak mungkin mengingkari janjiNya.. Sabar, usaha, doa, tawakkal dan nantikan jalan keluar itu..

    09 April jam 6:59

    ===========================

    Setiap ucapan baik, doa yang tulus, rintihan yang jujur, air mata bening yang menetes dan semua keluh kesah yang tiada henti yang menggundahgulanakan hati adalah hanya pantas ditujukan ke hadiratNya…

    Setiap dini hari menjelang, tengadahkan kedua telapak tangan, julurkan lengan penuh harap dan arahkan terus kepadaNya untuk memohon pertolonganNya…

    10 April jam 6:17

    ===========================

    SABAR, NGALAH, NRIMAN, LOMAN..

    Alangkah indahnya dunia ini apabila kita termasuk orang yang selalu sabar menghadapi semua yang tidak menyenangkan, selalu mengalah demi kebaikan, menerima apa adanya dan dermawan terhadap yang kita miliki.

    11 April jam 4:58

    http://www.facebook.com/hatibening

    ===========================

    Disini Ada Bahagia..

    Kondisi senantiasa bahagia dalam situasi apa pun, inilah, yang senantiasa dikejar oleh manusia.
    Manusia ingin hidup bahagia. Hidup tenang, tenteram, damai, dan sejahtera.
    Tapi, apakah yang dimaksud bahagia?
    Semua kenikmatan duniawi bisa menjadi tangga yang mengantar kepada kebahagiaan. Semuanya adalah sarana. Bukan bahagia itu sendiri.
    Kebahagiaan adalah kondisi hati, yang dipenuhi dengan keimanan, dan berperilaku sesuai dengan keimanannya itu.
    Hidup dengan keyakinan dan menjalankan keyakinan.
    Manusia-manusia yang berilmu seperti inilah yang hidupnya bahagia dalam keimanan dan keyakinan; yang hidupnya tidak terombang-ambing oleh setiap keadaan.
    Dalam kondisi apa pun, hidupnya bahagia, karena dia sudah mengenal Allah, ridha dengan keputusan Allah, dan berusaha menyelaraskan hidupnya dengan segala macam peraturan Allah yang diturunkan melalui utusanNya.
    Dia benar-benar menjadi hamba Allah.
    Dalam kondisi apa pun, dalam posisi apa pun, manusia semacam ini akan hidup dalam kebahagiaan.
    Hidupnya hanya mengacu kepada Allah, dan tidak terlalu peduli dengan reaksi manusia terhadapnya.
    Alangkah indah dan bahagianya hidup semacam itu; bahagia lahir dan batin, dunia dan akhirat…

    07 Maret jam 7:05

    http://www.kajianislam.net/modules/wordpress/2011/03/10/kumpulan-status-fb-hati-bening-02-sd-07-maret-2011/

    ==========================

    Menyikapi Semua Keadaan..

    Kalau kita ingin hidup tenang, tenteram, damai dan bahagia, maka kita harus pandai menyikapi semua keadaan dan memahami hakekat kehidupan dunia.
    Tidak mungkin seseorang itu senang terus dan tidak mungkin pula susah terus.
    Mendapat sesuatu yang menyenangkan disikapi dengan syukur.
    Mendapat sesuatu yang tidak menyenangkan disikapi dengan sabar.

    ===========

    Diantara bukti cinta Rasul adalah:
    1. Meneruskan Perjuangan Beliau.
    2. Menghidupkan Sunnah Beliau.
    3. Membela Syari’at Beliau.
    4. Bershalawat Kpd Beliau (dgn cara yg diajarkan beliau).
    5. Menjadikan Beliau Sebagai Uswah/teladan dn Qudwah/panutan.
    6. Menjaga Kemurnian Ajaran Beliau.
    7. Ingin Berjumpa Dan Menemani Beliau.

    Semoga kita istiqomah dalam mencintai Beliau dengan sebenarnya..

    ==============

    Seseorang akan kehilangan jati dirinya dan bahkan lupa diri apabila jauh dari Penciptanya..
    Tidak ada sesuatu yang lebih menyakitkan daripada kehilangan jati diri..
    Temukan dirimu kembali melalui mujahadah (bersungguh-sungguh) dalam beribadah dan berdzikir terutama membaca dan mentadabburi Al-Qur’an dan shalat malam..
    Hidup terasa damai dan bahagia apabila kita telah menemukan diri kita kembali.. Carilah dirimu yang telah hilang..

    ====================

    Renungan Umur..

    Wahai yang berumur dua puluh tahun, berapa banyak teman-temanmu yang telah mendahuluimu.
    Wahai yang berusia tiga puluh tahun, masa mudamu sudah hampir hilang dan kamu tidak pernah menyadari.
    Wahai yang berusia empat puluh tahun, masa mudamu telah lewat padahal selama itu kamu banyak bermain-main saja.
    Wahai yang berusia lima puluh tahun, usiamu telah setengah abad dan kamu belum sadar juga.
    Wahai yang berusia enam puluh tahun, kamu sudah mendekati kematian tapi masih bersendagurau dan bersandiwara.

    http://www.facebook.com/hatibening

  9. Jika Engkau ditanya “Dimana Allah?” Maka jawablah “Allah berada di atas langit, di atas ‘Arasy, di atas seluruh makhluk-Nya, dan ilmu-Nya menjangkau semua tempat ”, karena itulah jawaban yang tepat dan sesuai dengan manhaj Ahlussunnah wal Jama’ah.

    http://abisyakir.wordpress.com/2011/12/19/dimana-allah-tinggal-sebelum-bersemayam-di-atas-arasy/

    Hendaklah kalian banyak mengingat Allah karena itu adalah obat penyakit hati. Janganlah menggunjing orang lain karena itu hanyalah penyakit. (Umar bin Khattab) –

    Menyia-nyiakan waktu itu lebih jelek daripada kematian. Menyia-nyiakan waktu akan memutuskanmu dari Allah dan akhirat, sedangkan kematian hanyalah memutuskanmu dari dunia dan penghuninya. (Ibnul Qayyim, kitab Al Fawa’id)

    Jalan keselamatan adalah dengan mengikuti Rasulullah dan para sahabatnya. Allah ta’ala telah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah. Adapun jalan-jalan selain mereka adalah jalan-jalan yang menyimpang dari kebenaran.

    http://abisyakir.wordpress.com/2012/01/02/kalau-syiah-sesat-mengapa-boleh-masuk-tanah-suci/

    Berkembangnya perzinaan, perselingkuhan bahkan kekerasan, dekadensi moral, kriminal, perkosaan dan lain-lain, antara lain disebabkan oleh percampuran, pergaulan bebas antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahromnya yang kemudian dikenal dengan istilah Ikhtilath. Ikhtilath adalah dosa, bahkan ikhtilath adalah media zina.

    http://ustadzrofii.wordpress.com/2012/01/01/ikhtilaath/

    http://www.facebook.com/deda.dn

    MUI telah menetapkan kriteria sesat tidaknya satu kelompok atau pemahaman sebagai berikut :

    1. Mengingkari rukun iman dan rukun Islam.
    2. Meyakini dan atau mengikuti akidah yang tidak sesuai dalil syar`iy (Alquran dan as-sunah).
    3. Meyakini turunnya wahyu setelah Alquran.
    4. Mengingkari otentisitas dan atau kebenaran isi Al-Qur’an.
    5. Melakukan penafsiran Al-Quran yang tidak berdasarkan kaidah tafsir.
    6. Mengingkari kedudukan hadis Nabi sebagai sumber ajaran Islam.
    7. Melecehkan dan atau merendahkan para nabi dan rasul.
    8. Mengingkari Nabi Muhammad shallallaahu ‘alaihi wa sallam sebagai nabi dan rasul terakhir.
    9. Mengubah pokok-pokok ibadah yang telah ditetapkan syariah.
    10. Mengkafirkan sesama Muslim tanpa dalil syar’i.

    http://m.voa-islam.com/news/indonesiana/2012/01/04/17289/melongok-video-dokumentasifakta-dan-data-kesesatan-syi%27ah/

    http://maramissetiawan.wordpress.com/2012/01/03/syiah-itu-sesat-juragan-sebuah-masukan-untuk-bapak-profesor-umar-syihab-dan-bapak-profesor-din-syamsuddin/

    Siapa yang menjaga shalat, berarti amalan lainnya pun ikut baik.
    Siapa yang meremehkan shalat, maka lihat saja jeleknya amalan yang lain pada dirinya.

    Amirul Mukminin, Umar bin Al Khoththob –radhiyallahu ‘anhu- mengatakan, “Sesungguhnya di antara perkara terpenting bagi kalian adalah shalat. Barangsiapa menjaga shalat, berarti dia telah menjaga agama. Barangsiapa yang menyia-nyiakannya, maka untuk amalan lainnya akan lebih disia-siakan lagi. Tidak ada bagian dalam Islam, bagi orang yang meninggalkan shalat.“

    Imam Ahmad –rahimahullah- juga mengatakan perkataan yang serupa, “Setiap orang yang meremehkan perkara shalat, berarti telah meremehkan agama. Seseorang memiliki bagian dalam Islam sebanding dengan penjagaannya terhadap shalat lima waktu. Seseorang yang dikatakan semangat dalam Islam adalah orang yang betul-betul memperhatikan shalat lima waktu. Kenalilah dirimu, wahai hamba Allah. Waspadalah! Janganlah engkau menemui Allah, sedangkan engkau tidak memiliki bagian dalam Islam. Kadar Islam dalam hatimu, sesuai dengan kadar shalat dalam hatimu.“ (Lihat Ash Sholah, hal. 12)

    Jaga shalat Anda, baca selengkapnya di sini:

    http://rumaysho.com/hukum-islam/shalat/2721-dosa-meninggalkan-shalat-lima-waktu-lebih-besar-dari-dosa-berzina-.html

  10. http://hizred.wordpress.com/2011/02/26/33-kiat-sholat-khusyu/

    33 Kiat Sholat Khusyu’

    Keharusan Khusyu’ dalam sholat adalah hal utama yang harus ditekankan, sebagaimana firman Allooh ‘Azza wa Jalla:

    حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلاةِ الْوُسْطَى وَقُومُوا لِلَّهِ قَانِتِينَ
    “Peliharalah segala salat (mu), dan (peliharalah) shalat wusthaa. Berdirilah karena Allah (dalam salatmu) dengan khusyuk” (Q.S Al-Baqoroh: 238)

    الَّذِينَ هُمْ فِي صَلَاتِهِمْ خَاشِعُونَ
    ”(yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sholatnya.” (Q.S. Al-Mukminun: 2)

    وَاسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلاَّ عَلَى الْخَاشِعِينَ
    ”Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. dan Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’.” (Q.S. Al-Baqoroh: 45)

    Dari ayat-ayat di atas, maka kita diwajibkan berusaha untuk melakukan sholat dengan khusyu’. Adapun kiat dan cara agar sholat kita khusyu’ adalah sebagai berikut:

    1. Persiapan Diri Untuk Shalat
    Hal ini dapat dilakukan dengan memperhatikan beberapa hal. Diantaranya:
    • Menjawab seruan adzan dan dilanjutkan dengan berdoa sesudah adzan.
    • Menyempurnakan wudhu
    • Menyiapkan diri untuk shalat dengan memilih pakaian yang bagus dan harum.
    • Bersegera pergi menujumasjid dengan ketenangan
    • Menunggu shalat berjamaah dimulai dan segera melurus-rapatkan shaf (barisan) karena setan selalu mencari celah-celah untuk dilaluinya.

    2. Thuma’ninah dalam Shalat

    Orang yang tidak melakukan thuma’ninah dalam shalatnya, tidak mungkin dapat mencapai kekhusyu’an, karena shalat yang dikerjakan dengan cepat-cepat dapat menghilangkan kekhusyu’an dan dapat menghilangkan pahala.
    “Sejahat-jahat manusia adalah pencuri, yaitu orang yang mencuri dari shalatnya.”Qatadahbertanya,”Ya Rasulullah, bagaimana ia bisa mencuri shalatnya?”Beliau menjawab.”Ia tidak menyempurnakan ruku dan sujudnya .” (Ahmad)

    3. Mengingat mati dalam shalat

    “Ingatlah kematian dalam shalatmu, karena apabila seseorang mengingat kematian dalamshalatnya, sudah pasti ia akan berusaha keras untuk menyempurnakan shalatnya. Dan,shalatlah kamu seperti shalatnya seseorang yang tidak membayangkan bahwa dirinya bias mengerjakan shalat sesudah itu. ” (As-silsilah Ash-Shahihah oleh Albani)

    4. Menghayati ayat-ayat dan zikir yang dibaca serta berinteraksi dengannya

    Diantara hal-hal yang dapat membantu kita menghayati al-Quran adalah membaca ayat-ayatal-Quran secara berulang-ulang sambil membiasakan diri mengamati artinya. Selain itu, hal lainyang dapat mebantu kita agar dapat menghayati ayat-ayat al-quran adalah denganmengadakan interaksi dengan ayat-ayat tersebut. Juga diantara hal-hal yang dapat membantupenghayatan (terhadap ayat-ayat yang dibacanya) adalah membaca al-quran dan berbagaimacam dzikir yang terdapat pada rukum-rukun shalat dengan segala variasinya.Setelah dihafalmaka dibaca, direnungkan dan difikirkannya.Diantara bukti interaksi kita terhadap ayat-ayatal-quran ialah ketika kita mengucapkan amin setelah membaca al-Fatihah. Atau seperti apayang diriwayatkan Hudzaifah,
    ” Pada suatu malam saya shalat bersama Rasulullah. Beliaumembaca al-Quran dengan perlahan-lahan. Apabila melewati ayat yang mengandung tasbih,beliau pasti mebaca tasbih. Apabila melewati ayat yang berisikan permohonan (kepada Allah),beliau memohon.Dan, apabila melewati ayat yang berisikan permohonan perlindungan beliaupasti memohon perlindungan (kepada Allah).”(Muslim)

    5. Mentartil bacaan ayat per ayat

    Metode memotong bacaan ayat per ayat dilakukan untuk lebih mempercepat memahamisekaligus menghayati ayat-ayat tersebut. Bahkan hal yang demikian itu merupakan SunnahNabi sebagaimana yang dituturkan oleh Ummu Salamah mengenai bacaan Rasulullah,
    “Bismillahirrahmaanirrahiim.”Dalam satu riwayat disebutkan,” Kemudian beliau berhenti sejenak, lalumembaca alhamdu lillahi rabbil ‘alamiin, kemudian berhenti.Setelah itu membaca ar-rahmaanirrahiim.” Dalam riwayat yang lain disebutkan,”Kemudian beliau berhenti, lalu membaca maalikiyaumid diin, sambil memutus-mutuskan ayat demi ayat.”

    6. Membaca dengan tartil dan memperbagus suara bacaannya

    Membaca al-Quran dengan tartil dan perlahan-lahan itu lebih mendorong si pembacanyauntuk menghayati dan bersikap khusyu.Keadaan yang demikian itu berbeda dengan membacasecara cepat den tergesa-gesa.Yang juga dapat membantu kekhusyuan dalam shalat adalahmemperbagus suara bacaan. Hal ini bukan berrati melenggak-lenggokkan suara dan membacaberdasarkan bacaan orang lain yang tidak benar. Akan tetapi suara itu dikatakan indah biladisertai dengan bacaan yang mengandung kesedihan, seperti disabdakan Nabi,
    ” Sesungguhnya di antara manusia yang suaranya bagus ketika membaca al-Quran adalah apabila kamumendengar al-quran itu dibacanya, kamu mengira bahwa dia benar-benar takut kepada Allah.” (Ibnu majah)

    7. Menyadari bahwa Allah pasti Mengabulkan doa dalam shalatnya

    “Apabila salah seseorang diantaramu berdiri shalat, sesungguhnya ia sedang bermunajahkepada Rabb-nya, maka hendaklah ia memperhatikan bagaimana cara bermunajah kepada-Nya (yang baik). “(Mustadrak al-Haakim)

    8. Shalat dengan Menghadap dan dekat kepada Tabir

    “Apabila salah seorang dari kalian shalat, hendaklah ia menghadap ke arah tabir dan dekat kepadanya. ” (Abu Daud)

    “Apabila salah seorang kamu shalat ke arah tabir hendaklah mendekatinya, maka setan tidak dapat memutus kan shalatnya. “(Abu Daud)

    9. Meletakkan Tangan Kanan di atas Tangan Kiri di atas dada

    Ibnu Hajar Rahimahullah berkata bahwa para ulama berkata,”Hikmah dari posisi tanganseperti itu ketika shalat adalah membuktikan sikap seseorang yang meminta dengan penuhkehinadinaan dan ketundukan. Keadaan seperti itu akan lebih mencegah dari sikap main-main (yang tidak ada kaitannya dengan shalat) dan justru akan lebih mendekatkan kepada kekhusyu’an. “

    10. Memandang ke tempat sujud

    “Apabila shalat, Rasulullah biasa menundukkan kepalanya dan mengarahkan pandangannyake tanah (ke tempat sujud). “(Hakim)

    Adapun dalam duduk Tasyahhud dianjurkan memandang ke arah jari telunjuk tangannya yangdipergunakan untuk isyarat sambil digerak-gerakkan.

    11. Menggerak-gerakkan jari telunjuk

    Banyak sekali orang yang shalat mengabaikan masalah ini.Apalagi mereka tidak mengertitentang manfaatnya yang begitu besar dan dampak positif yang ditimbulkan dalam rangkamembantu tercapainya kekhusyuan. Rasulullah bersabda:
    “Sesungguhnya menggerak-gerakkan jari telunjuk itu lebih dahsyat untuk mengalahkan syetandaripada besi. “(Ahmad)

    12. membaca beragam surat, ayat, zikir, dan doa dalam shalat

    Hal ini sangat membantu untuk selalu memiliki perasaan baru dalam menerima kandunganayat, zikir, dan doa yang dibacanya. Hal ini juga merupakan Sunnah Nabi bahkan lebihsempurna dalam mencapai kekhusyuan. Misalnya dalam doa iftitah, terkadang kita membaca:

    Allahamumma baa’id baini wa baina khathaayaaaya kama baa’adta bainal masyriqi wal
    maghribi ………….

    Di lain kesempatan kita membaca:

    Subhaanaka Allahumma wa bi hamdika wa tabaaraka ismuka wa taala jadduka wa laa ilaahaghaairuka

    atau disaat yang lain membaca:

    Wajjahtu wajhiya lilladzi fatharas samaawaati wal ardha haniifan ………………

    13. Membaca Sujud Tilawah bila membaca ayat sajdah

    Melakukan Sujud tilawah ketika shalat itu besar sekali gunanya karena dapat menambahkekhusyuan dalam shalat.

    14. Berlindung kepa Allah dari godaan syetan

    Untuk menghadapi tipu daya setan, sekaligus untuk menghilangkan waswas yang dibisikkanoleh setan, nabi telah menunjukkan kepada kita terapi berikut ini:

    “Abul Aash berkata,”Ya Rasulullah, sesungguhnya setan telah menghalang-halangi antaraaku dan shalatku serta bacaanku dan mengacaukannya terhadapku.” Lalu Rasulullahbersabda,”Itulah setan yang dinamakan Khanzab. Jika kamu merasakan keberadaannya makaberlindunglah kepada Allah darinya dan meludahlah ke sebelah kirimu tiga kali.”Kata AbulAash,” Lalu aku mengerjakan hal demikian itu, maka Allah menghilangkan hal itu dari diriku.”(Muslim)

    “Sesungguhnya apabila salah seorang kamu berdiri shalat maka datanglah setan untuk mengacaukan shalatnya dan membuatnya ragu sehingga tidak mengerti berapa rakaat dia telah mengerjakan shalat. Apabila salah seorang dari kamu merasakan demikian, hendaklah sujud dua kali dalam keadaan duduk. “(Bukhari)

    “Apabila salah seorang dari kamu mengerjakan shalat, lalu merasakan gerakan pada duburnya, apakah berhadats atau tidak, sehingga ia ragu-ragu maka sekali-kali janganlah keluar dari shalat (membatalkannya) sebelum mendengar (kentut) atau mencium baunya. ” (Thabrani)

    15. Merenungi ihwal orang-orang salaf dalam mengerjakan shalat

    Hal ini dapat menambah kekhusyaun dalam shalat sekaligus dapat terdorong untuk mengikuti jejak mereka. Misalnya seperti ibnu Zubair Radhiyallahu ‘anhu berdiri dalam melaksanakan shalat, dia bagaikan sebatang kayu karena khusyuknya. Ketika dia sujud, manjanik ‘peluru’ musuh mengenai bagian dari pakaiannya, namun dia tidak mengangkat kepalanya. Sebagian mereka ada pula yang mukanya berubah menjadi kuning apabila ia berwudhu untuk menunaikan shalat. Ketika ditanyakan kenapa seperti itu, dia menjawab,”Aku mengerti bahwa
    aku akan berdiri di hadapan zat Yang Maha tinggi.”

    16. Mengetahui keistimewaan khusyu’ dalam shalat

    “Sesungguhnya seseorang yang mengerjakan shalat, tidaklah dicatat baginya dari shalat kecuali sepersepuluhnya, sepersembilannya, seperdelapannya, sepertujuhnya, seperenamnya, seperlimanya, seperempatnya, sepertiganya, setengahnya. ” (Ahmad)

    “Siapa orang muslim yang waktu shalat wajib tiba lalu berusaha menyempurnakan wudhu, khusyu, dan rukunya, maka shalatnya itu menjadi penghapus dosa-dosa selama setahun selama dia tidak mengerjakan dosa besar. ” (Muslim)

    17. Bersungguh-sungguh dalam berdoa ditempat-tempat tertentu terutama dalam sujud

    “Seseorang yang paling dekat kepada Allah ialah ketiak ia dalam keadaan sujud. Maka perbanyaklah berdoa (didalamnya). ” (Muslim)

    18. Membaca dzikir-dzikir sesudah shalat

    Jika kita mau mengamati dzikir-dzikir yang dibaca setelah shalat, akan kita dapatkan dzikir-dzikir tersebut mulai dengan istighfar sebanyak tiga kali. Bacaan istighfar itu menggambarkan seolah-olah orang yang shalat itu memohon ampunan kepada Allah atas segala kekurangan yang dilakukannya selama shalat, atas usahanya yang belum optimal dalam mencapai kekhusyuan dalam shalat.

    19. Berusaha menghilangkan sesuatu yang dapat mengganggu orang shalat

    Termasuk kategori semacam ini adalah berhati-hati melakukan shalat di tempat-tempat yang sangat gaduh an bising karena disampingnya banyak orang yang ngobrol ke sana ke mari. Hendaknya menghindarkan diri dari melakukan shalat ditempat-tempat hiburan dan segala sesuatu yang dapat mengganggu pandangannya. Di samping itu, hendaknya juga menghindarkan diri dari melaksanakan shalat ditempat-tempat yang amat panas.

    20. Hendaknya tidak melakukan shalat dengan memakai pakaian yang ada hiasan, tulisan, warna-warni atau gambar-gambar yang mengganggu orang shalat

    21. Jangan shalat sementara hidangan telah tersedia
    “Tidak (boleh) shalat sementara makanan telah tersedia di hadapannya.” (Muslim)

    22. Jangan mengerjakan shalat shalat sambil menahan buang air
    “Apabila salah seorang kamu hendak pergi ke jamban sementara shalat telah dimulai, maka hendaklah didahulukan pergi ke jamban. ” (Abu Daud)

    23. hendaklah tidak mengerjakan shalat dalam keadaan mengantuk
    “Apabila salah seorang dari kalian mengantuk, sedangkan ia mengerjakan shalat, maka hendaklah tidur hingga hilanglah kantuknya, karena apabila mengantuk maka ia tidak mengerti yang seharusnya ia beristighfar, namun nyatanya ia mencaci maki dirinya sendiri. ” (Bukhari)

    24. Hendaknya tidak shalat di belakang orang yang berbicara atau tidur
    “Janganlah kamu melaksanakan shalat dibelakang orang yang sedang tidur dan jangan pula dibelakang orang yang sedang berbicara. ” (Abu Daud)

    25. Tidak Menyibukkan diri dengan meratakan kerikil/pasir/tanah (Tempat Sujud)
    “Janganlah kamu menyapu (pasir) padahal kamu sedang shalat. Tetapi jika kamu perlu maka (boleh) menyapu sekali saja. ” (Abu Daud)

    26. Tidak mengganggu orang lain dengan bacaan (keras)
    “Ketahuilah, sesungguhnya kalian sedang bermunajah kepada Allah, maka sekali-kali janganlah sebagian kamu mengganggu sebagian yang lain dalam shalatnya, dan janganlah sebagian kamu mengeraskan bacaan terhadap sebagian yang lain.” Atau beliau bersabda,”Janganlah sebagian dari kalian mengeraskan suara dengan bacaan al-Quran. ” (Ahmad)

    27. Tidak Menoleh dalam Shalat
    “Allah Azza wa Jalla senantiasa menghadap kepada seseorang yang tengah shalat selama ia tidak berpaling muka. Apabila ia berpaling muka maka Allah pun berpaling darinya. ” (Abu Daud)

    28. Tidak menengadahkan Pandangan
    “Apabila salah seorang dari kalian sedang melaksanakan shalat maka sekali-kali jangan menengadahkan pandangannya agar penglihatannya tidak berkilau. ” (Ahmad)

    29. Tidak meludah ke arah depan ketika shalat

    “Apabila seseorang dari kamu sedang shalat maka janganlah meludah ke depan karena Allah berada dihadapannya ketika ia sedang shalat. ” (Bukhari)
    “Apabila salah seorang dari kalian berdiri shalat maka sebenarnya ia sedang bermunajah kepada Rabb-nya. Allah berada diantara dia dan kiblatnya. Janganlah meludah ke arah kiblatnya, tetapi hendaklah di sebelah kiri atau dibawah tumitnya. ” (Bukhari)

    Apabila lantai masjid itu dilapisi sajadah dan sejenisnya sebagaimana yang kita saksikan pada zaman sekarang, maka bila dianggap perlu kita mengeluarkan sapu tangan atau sejenisnya lalu meludah ke dalamnya kemudian menyimpan sapu tangan tersebut.

    30. Berusaha secara maksimal untuk tidak menguap ketika shalat
    “Apabila salah seorang dari kalian sedang menguap dalam shalat maka tahanlah semampu mungkin karena setan masuk (mengganggunya). ” (Muslim)

    31. Tidak Berkacak Pinggang
    “Nabi melarang orang shalat dengan berkacak pinggang.” (Abu Daud)

    32. Tidak mengulurkan kain sampai ke tanah dalam shalat
    “Rasulullah melarang mengulurkan kain sampai ke tanah ketika shalat dan juga melarang seseorang menutup mulutnya. ” (Abu Daud)

    33. Tidak boleh meniru-niru Binatang
    Larangan meniru-niru binatang mencakup beberapa sifat shalat dan gerakannya. Ada riwayat bahwa Rasulullah melarang tiga perkara dalam shalat: mematuk seperti burung gagak (rukuk dan sujudnya cepat), membentangkan tangan bagaikan binatang buas, dan menguasai tempat tertentu (di dalam masjid untuk shalat) seperti unta menderum. (Ahmad)

    REferensi:
    33 sabab li al-khusyu’ fii al-shalat atau 33 Kiat Shalat khusyu’ Karya Muhammad al-Munajjid

    Wallahu A’lam

    http://hizred.wordpress.com/2011/02/26/33-kiat-sholat-khusyu/

  11. Judul : 33 Kiat Khusyu Dalam Shalat
    Penulis : Muhammad Shaleh Al-Munajjid
    No ISBN : 979-592-075-8
    Kategori : Refernasi Fikih & Ibadah
    Cover : Soft Cover
    Isi : 160
    Ukuran : 12 x 17 cm
    Berat : 1000 gr
    Harga : Rp 20.000,00
    Diskon : 15 %
    Harga Netto : Rp 17.000,00

    33 Kiat Khusyu Dalam Shalat

    Sesuatu yang pertama-tama kalian hilangkan dari agama kalian adalah kekhusyuan. Dan sesuatu yang paling akhir kalian hilangkan dari agama kalian adalah shalat.” (Hadist Nabi)
    Mengingat khusyu merupakan hal yang amat mudah lepas , maka kita harus berupaya agar shalat yang kita tegakkan dapat terjaga kekhusyuannya. Apa saja resep menjaga kekhusyuan? Buku ini adalah jawabannya.

    http://www.kautsar.co.id/read/book/22/11/2011/105/33-/

  12. astaghfirllah hal’adziim,,, mngkin mksiat-mksiat kcil msih sring Q lkuin, shingga Q lom bsa dpetin shlat dgn khusyu’,,,
    smga dngan izin Allah, bcaan d ats bsa brguna…. Aminn!!!
    NB: Mkasih buat admin!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s