Tentang Cinta…

Nasihat Agar Lebih Bersabar

  tentang cinta oleh Ustadz Felix Xiau.

mohon dibaca sampai selesai agar tidak salah paham:
01. #apakah telapak tngn anda keringetan, hati deg2-an, suara nyangkut tenggorokan anda? >> itu bukanlah cinta, tapi keselek.. :D

02. #apakah tangan anda tidak dapat berhenti memegang dan menyentuhnya? >> itu bukanlah cinta, tapi napsu birahi (-_-); swt dah..

03. #apakah anda bangga dan selalu ingin memamerkannya kepada semua orang? >> itu bukanlah cinta, tapi kolektor barang antik :D

04. #apakah anda menginginkannya karena tau dia akan selalu di samping anda ? >> itu bukanlah cinta, tapi kesepian -_-

05. #apakah anda bersamanya karena anda tidak mau menyakiti hatinya? >> itu bukanlah cinta, tapi rasa kesian :)

06. #apakah anda mengatakan padanya bahwa dia adalah satu satunya hal yang anda pikirkan ? >> itu mah gombal! :D

07. #apakah anda bergetar pas denger namanya? bahkan liat pensilnya doang gemeter? >> itu bukanlah cinta, itu indikasi sakit jantung :P

08. #apakah anda sering2 curi2 pandang padanya? >> itu juga bukan cinta, itu namanya kleptomania (suka mencuri) hehe..

09. #apakah anda sering senyum2 sendiri pas memikirkannya? >> itu mah bukan cinta juga, itu tanda anda perlu psikiater atau dokter RSJ :D

10. #apakah anda merasa benci pada orang lain yang mendekatinya, dan ingin membunuhnya? >> itu bukan cinta, tapi psikopat :))

11. bila anda tertarik padanya karena surga yg dapat ia tunjukkan, atau neraka yg dapat dia halangi >> #itulah namanya cinta :D *so sweet..

12. bila anda menyukainya karena merasa dia adalah calon ibu/ayah yang tepat bagi calon2 pasukan Allah >> #itulah yang namanya cinta :D

13. bila anda cenderung padanya, walau tak pernah jumpa, hanya lewat ide, pemikiran dan perjuangan yang sama semata >> #itulah cinta :D

14. bila anda sanggup memarahinya saat dia menyimpang dari jalan Allah, dan menyayangi karena taubatnya >> #itulah cinta :D

15. bila kita siap berpisah darinya karena Allah semata >> #itulah cinta :) >> makanya udah, putusin aja.. :D

16. bila anda sanggup mutusin dia karena nggak mau maksiat berkepanjangan yang akan membawa azab neraka Allah >> #itulah cinta :)

17. atau bila elu brani mendatangi ayah ibunya, lalu sungkem minta agar ayahnya menikahi dirinya dengan elu >> #itulah cinta hehe.. :D

18. sori agak kontroversial, tapi cinta sejati hanya dirasa kl dah nikah :) percaya deh >> kelak engkau akan tau n membenarkan itu dear.. :Dfolow @felixsiauw for more..

http://www.facebook.com/pageislamituindah

About these ads

7 thoughts on “Tentang Cinta…

  1. Alkisah seorang ibu yang selalu membangunkan anaknya pada sepertiga akhir malam untuk shalat Tahajjud.

    Si Anak berkata, “Oh ibu, saya ingin ketenangan”

    Si Ibu menjawab, “Duhai anakku, aku tidak membangunkanmu kecuali agar engkau bisa tenang. Jika engkau telah masuk surga, maka akan tenanglah (engkau di sana).”

    http://www.facebook.com/pageislamituindah

    =========================

    Saudaraku! bila anda terlanjur terbelenggu cinta kepada seseorang, padahal ia bukan suami atau istri anda, ada baiknya bila anda menguji kadar cinta anda. Kenalilah sejauh mana kesucian dan ketulusan cinta anda kepadanya. Coba anda duduk sejenak, membayangkan kekasih anda dalam keadaan ompong peyot, pakaiannya compang-camping sedang duduk di rumah gubuk yang reot. Akankah rasa cinta anda masih menggemuruh sedahsyat yang anda rasakan saat ini?

    [Ustadz Dr. Muhammad Arifin Badri, M.A.]

    =========================

    Wahai saudaraku kaum muslimin, ingatlah terhadap empat hal : Aku tahu bahwa rezekiku tidak akan dimakan orang lain, maka tenteramlah jiwaku. Aku tahu bahwa amalku tidak akan dilakukan orang lain, maka akupun disibukkannya. Aku tahu bahwa kematian akan datang tiba-tiba, maka segera aku menyiapkannya. Dan aku tahu bahwa diriku tidak akan lepas dari pantauan Allah, maka aku akan merasa malu kepadaNya. [Lihat Manaqib Al Iman Ahmad, Ibnu Jauzi, Maktabah Al Hany, Bab As Siaru, Vol. 11, hlm. 485 dan Wafayat Al A’yan, Op.Cit, Vol. 2, hlm. 27].

    =========================

    “Salah seorang pakar penyakit hati pernah ditanya, “Mengapa do’a kami tidak dikabulkan?” Dia menjawab, “Karena hati kalian telah mati.” “Apa yang membuatnya mati?” tanya mereka. Dia menjawab, “Ada sepuluh hal, yaitu (1) Kalian mengenal Allah tapi tidak menunaikan hak-Nya; (2) Kalian membaca kitab-Nya, namun tidak mengamalkan; (3) Kalian mengaku cinta rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, namun meninggalkan tuntunannya; (4) Kalian mengaku sebagai musuh syaithan, namun tindakan kalian selaras dengannya; (5) Kalian mengatakan cinta surga, tapi tidak beramal untuk mengejarnya; (6) Kalian berkata takut neraka, namun jiwa kalian digadaikan untuknya; (7) Kalian mengatakan kematian sesuatu yang niscaya, tapi kalian tidak mempersiapkan diri untuknya; (8) Kalian sibuk mengurus aib saudara kalian, tapi cuek dengan aib diri sendiri; (9) Kalian memakan nikmat dari Allah tapi tidak menunaikan haknya; dan (10) Kalian mengubur jenazah saudara kalian, tapi tidak mampu mengambil ibrah dari hal itu.” [ Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid, pengasuh web http://islamqa.com/ ]

    =========================

    Sesekali nasihatin yg muda soal “Duka-duka pacaran sebelum nikah”

    rindu = galau hati
    ketemu = lupa diri
    gak sreg = sakit hati
    putus = patah hati

    kapan benernya?

    *jangan nuduh ini pengalaman pribadi lho! tp pengamatan pribadi ^_^*

    -Ustadz Abu Umar Abdillaah-

    =========================

    banyak manusia yang ingin masuk surga tapi mereka malah berbondong-bondong antri mengikuti audisi jadi penyanyi. dan banyak manusia yang benci neraka namun pengajian dan masjid mereka berbondong-bondong menjauhinya

    =========================

    setan meniupkan was-was kepada para pemuda dan orang tua sehingga yang ada dipikiran mereka tentang nikah muda hanyalah suatu hal yang membuka banyak pintu masalah. disisi lain makhluk terlaknat itu berusaha membuat manusia lupa akan ayat Allah yang maknanya: Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. JIKA MEREKA MISKIN ALLAH AKAN MENGKAYAKAN MEREKA DENGAN KARUNIANYA. Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui.” (QS. An Nuur (24) : 32) dan hadits Rasulullah yang artinya: “Tiga golongan yang berhak ditolong oleh Allah: a.Orang yang berjihad / berperang di jalan Allah. b.Budak yang menebus dirinya dari tuannya. c.Pemuda / i yang menikah karena mau menjauhkan dirinya dari yang haram.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Hibban dan Hakim)

    =========================

    Sebagian salaf berkata, carilah olehmu 70 alasan kalau saudaramu keliru, kalo tidak kau temukan maka katakan pada dirimu sendiri, “mungkin dia punya alasan yg saya tdk tahu”. Penyair mengatakan, “Pelan-pelan, jangan buru-buru mencela teman – bisa jadi kau yang tercela karena dia punya alasan” RT @ marzoogAlazme

    http://www.facebook.com/pageislamituindah

    =========================

    Mata air di dalam bumi, adalah kehidupan bagi tanaman, sedangkan air mata yang jatuh di pipi (karena penyesalan atas dosa. -pent) adalah kehidupan bagi hati” (Ibnul Jauzi) @Dr_almosleh

    =========================

    Al-Imam Fudhail bin ‘Iyyadh rahimahullah berkata:”Menangis itu bukanlah dengan tangisan mata (saja). Akan tetapi dengan menangisnya hati.Sungguh, ada seseorang yang terkadang kedua matanya menangis sementara hatinya mengeras.Karena tangisan seorang munafik adalah dengan kepalanya bukan dengan hatinya.” (Mawa’izh lilImam Al-Fudhail bin ‘Iyyadh, hal. 54)

    =========================

    Cinta tidak dapat diraih dengan mengemis cinta, akan tetapi diperoleh dengan berusaha (yaitu usaha yang ikhlas dan syar’i -pent)
    _____
    @Dr_almosleh (Dr. Khalid Al Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al Qashim, Saudi Arabia) http://twitulama.tumblr.com/

    =========================

    Seorang melihat kawannya tengah berjalan bersama istri, dalam kondisi wajahnya terlihat (tanpa cadar). Ia pun mendekati kawannya dan berkata, “Andai kamu punya uang 100.000 dolar, kira-kira kamu simpan dalam koper atau kamu bawa saja dan ditunjukkan kepada manusia?”. Ia menjawab, “Tentu aku simpan dalam koper”. Maka ia membalas, “Sesungguhnya istrimu jauh lebih mahal dari itu”.
    _____
    @q8azm -Dr. Abdul Muhsin Al Muthiri, Doktor dalam bidang tafsir, Fakultas Syari’ah Universitas Kuwait- http://twitulama.tumblr.com/

    =======================

    Wahai para wanita…tahukah anda bahwa:

    (1) Semakin banyak pandangan lelaki yang tergiur denganmu semakin bertumpuk pula dosa-dosamu

    (2) Semakin sang lelaki menghayalkanmu…semakin berhasrat denganmu maka semakin bertumpuk pula dosa-dosamu

    (3) Janganlah anda menyangka senyumanmu yang kau tebarkan secara sembarangan tidak akan ada pertanggungjawabannya kelak..!!!. Bisa jadi senyumanmu sekejap menjadi bahan lamunan seorang lelaki yang tidak halal bagimu selama berhari-hari.., apalagi keelokan tubuhmu….

    (4) Bayangkanlah… betapa bertumpuk dosa-dosa para artis dan penyanyi yang aurotnya diumbar di hadapan ribuan…bahkan jutaan para lelaki??

    (5) Jika anda menjaga kecantikanmu dan kemolekan tubuhmu hanya untuk suamimu…maka anda kelak akan semakin cantik dan semakin molek di surga Allah…,

    (6) Akan tetapi jika anda umbar kecantikanmu dan kemolekanmu maka ingatlah itu semua akan sirna dan akan lebur di dalam liang lahad menjadi santapan cacing dan ulat…dan di akhirat kelak…bisa jadi berubah menjadi bahan bakar neraka jahannam!!

    http://www.firanda.com/index.php/artikel/36-status-facebook/245-wahai-para-wanitatahukah-anda

  2. Jemarinya blm berhak untuk kau genggam.. Suara lemah lembutnya blm berhak engkau nikmati.. Wajahnya blm berhak terlalu lama engkau pandangi… Lalu kapankah tiba saatnya dia yg engkau cinta menjadi hakmu sepenuhnya? Saat itu ialah ketika engkau telah berjanji atas nama Allah menjadi sepasang suami istri, disaksikan kerabat serta malaikat. Saat itulah saat dimana yg sbelumnya diharamkan menjadi terhalalkan.

    Wahai para wanita, jika cintamu kepada seorang pria tak membuatmu menjadi pribadi yg lebih baik, kamu mungkin mencintai orang yg salah.

    Menikah bukan semata-mata hanya untuk membina rumah tangga yg bahagia, tetapi juga membangun cinta kepada Allah, saling mengingatkan dlm kebenaran dan kesabaran, serta melahirkan generasi islam yang tangguh. Berjuang bersama mengayuh perahu kehidupan dalam ketaqwaan. Hingga Allah ridha menyatukan cinta kita sampai ke Surga.
    Subhanallah…

    *“” Ameera Afya “”*

    http://www.facebook.com/pages/Izinkan-Aku-Menikah-Tanpa-Pacaran/124803064261837

    http://www.facebook.com/pages/Rumah-Rohis-Konsultasi-Remaja/189636341071382

  3. Wahai para suami…istrimu adalah mahkotamu…titipan dari Allah khusus untukmu yang harus kamu jaga….jangan sampai lelaki lain memakai mahkotamu…atau ikut menikmati indahnya mahkotamu…
    Sungguh pilu hati ini tatkala melihat seorang suami membiarkan istrinya menjadi santapan pandangan mata-mata nakal para lelaki…., ikut menikmati keindahan tubuhnya….ikut tergiur memandang paras cantiknya…dimanakah kecemburuanmu ?? Ataukah engkau bangga jika kecantikan mahkotamu diketahui banyak lelaki…?, bangga jika mahkotamu ikut menggairahkan para lelaki??
    Ingatlah…Allah akan meminta pertanggung jawabanmu kelak..!!! (Ustadz Firanda Andirja , copas status istri) http://www.firanda.com

  4. “Tidaklah keliru jika hamba mendekati Rabb-nya ketika berbagai ujian menimpa. Tapi yang keliru, adalah jika dia lalai dari Rabb-nya dan lalai dari beribadah kepada-Nya ketika ujian telah selesai.” (Syaikh Muhammad Shalih Al Munajjid – twitulama.tumblr.com)

    “Saat pakaian kita kotor, kita pasti akan segera mencucinya. Namun apakah demikian juga yang kita lakukan dengan hati kita? Cara mencuci hati adalah dengan tangisan air mata penyesalan dan ucapan istighfar serta senantiasa berdzikir mengingat Allah Ta’ala” (Dr. Khalid Al Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al Qashim, Saudi Arabia –

    “Jika anda tidak mampu menatap ke depan karena masa depan yang kelam, tidak pula mampu memandang ke belakang karena masa lalu yang menyakitkan, maka lihatlah ke atas, niscaya akan anda temukan Allah di hadapanmu, dan tersenyumlah !” (Dr. Yusuf Al Syubaily –

    “Perasaan seorang laki-laki dan perempuan, jika tidak diikat (dalam bingkai pernikahan), ia akan menjadi angin topan yang engkau tidak akan mengetahui kemana arah angin tersebut menemuimu (yaitu dosa dan madharat yang timbul dari hubungan di luar ikatan pernikahan).” (Dr. Khalid Al Mushlih – twitulama.tumblr.com)

    http://www.facebook.com/Taman.Hidayah

    http://www.facebook.com/pages/Rumah-Rohis-Konsultasi-Remaja/189636341071382

  5. Merokok pernah dilarang oleh Khalifah Dinasti Turki Utsmani pada abad ke-12 Hijriyah dan orang yang merokok dikenakan sanksi, serta rokok yang beredar disita pemerintah, lalu dimusnahkan. Para ulama mengharamkan merokok berdasarkan kesepakatan para dokter di masa itu yang menyatakan bahwa rokok sangat berbahaya terhadap kesehatan tubuh. Ia dapat merusak jantung, penyebab batuk kronis, mempersempit aliran darah yang menyebabkan tidak lancarnya darah dan berakhir dengan kematian mendadak.

    Siapa yang meniliti dengan baik ucapan para ulama, pasti akan menemukan bahwa hukum rokok itu haram, demikian menurut pendapat para ulama madzhab. Hanya pendapat sebagian kyai saja (-maaf- yang barangkali doyan rokok) yang tidak berani mengharamkan sehingga ujung-ujungnya mengatakan makruh atau ada yang mengatakan mubah. Padahal jika kita meneliti lebih jauh, ulama madzhab tidak pernah mengatakan demikian, termasuk ulama madzhab panutan di negeri kita yaitu ulama Syafi’iyah.

    Ulama Syafi’iyah seperti Ibnu ‘Alaan dalam kitab Syarh Riyadhis Sholihin dan Al Adzkar serta buku beliau lainnya menjelaskan akan haramnya rokok. Begitu pula ulama Syafi’iyah yang mengharamkan adalah Asy Syaikh ‘Abdur Rahim Al Ghozi, Ibrahim bin Jam’an serta ulama Syafi’iyah lainnya mengharamkan rokok.

    Qalyubi (Ulama mazhab Syafi’I wafat: 1069 H) ia berkata dalam kitab Hasyiyah Qalyubi ala Syarh Al Mahalli, jilid I, hal. 69, “Ganja dan segala obat bius yang menghilangkan akal, zatnya suci sekalipun haram untuk dikonsumsi. Oleh karena itu para Syaikh kami berpendapat bahwa rokok hukumnya juga haram, karena rokok dapat membuka jalan agar tubuh terjangkit berbagai penyakit berbahaya”.

    Ulama madzhab lainnya dari Malikiyah, Hanafiyah dan Hambali pun mengharamkannya. Artinya para ulama madzhab menyatakan rokok itu haram. Silakan lihat bahasan dalam kitab ‘Hukmu Ad Diin fil Lihyah wa Tadkhin’ (Hukum Islam dalam masalah jenggot dan rokok) yang disusun oleh Syaikh ‘Ali Hasan ‘Ali ‘Abdul Hamid Al Halabi hafizhohullah terbitan Al Maktabah Al Islamiyah hal. 42-44.

    silahkan baca artikel selengkapnya di:

    http://rumaysho.com/hukum-islam/muamalah/3549-jika-rokok-haram-siapa-yang-akan-hidupi-petani.html

    http://www.facebook.com/pages/Rumah-Rohis-Konsultasi-Remaja/189636341071382

  6. Bagi yg ingin bertanya, curhat, konsultasi, segala permasalahan (cinta, agama, keluarga, kehidupan, cara mengatasi sihir/santet/gangguan jin, dll) silahkan kirim pertanyaan ke: http://www.facebook.com/pages/Rumah-Rohis-Konsultasi-Remaja/189636341071382

    ===============
    Syaikhul Islam Ibnu Tamiyah pernah berkata, “Tidaklah seseorang berharap dan bersandar kepada sesuatu makhluk pun, melainkan makhluk itu akan mengecewakan dan memupuskan harapannya. Namun barangsiapa menyerahkan segenap urusannya kepada Allah niscaya ia akan mendapat apa yang ia cita-citakan.”

    Ibnul Qayyim berkata, “Empat hal yang menghambat datangnya rizki adalah [1] tidur di waktu pagi, [2] sedikit sholat, [3] malas-malasan dan [4] berkhianat.”

    Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Maukah kalian kuberitahukan dosa besar yang terbesar?” Para Sahabat menjawab, “Tentu mau, wahai Rasulullah ” Beliau bersabda, “Berbuat syirik kepada Allah, dan durhaka terhadap orang tua.” ….. (Al-Bukhari dan Muslim)

    Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- bersabda“Sesungguhnya para malaikat, serta semua penduduk langit-langit dan bumi, sampai semut-semut di sarangnya, mereka semua bershalawat atas orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia.” (HR. At-Tirmizi)

    Allah berfirman “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”. (QS. Al Baqarah:153)

    http://www.facebook.com/pages/Rumah-Rohis-Konsultasi-Remaja/189636341071382

  7. Hari Gini Masih Pacaran? Ngga Banget Deh…! (Oleh Abdul Al-Hafizh)

    “Hari gini ngga punya pacar? payah banget sih lo…!” itulah kata yang diucapkan salah satu teman ana ketika tahu ana ngga punya pacar. Dalam hati ana cuma bilang, ”Yang payah itu siapa? yang payah itu elo, masa ngelanggar aturan tuhan ko bangga! Sungguh aneh…!” akan tetapi berhubung itu teman udah lama temenan ama ana jadinya perkataan itu cuma ana pendam dalam hati.

    Bagi sebagian orang seperti teman ana itu mungkin pacaran adalah suatu hal yang biasa, bahkan ada yang lebih ekstrim yang menganggap bahwa pacaran itu adalah suatu keharusan, dan hidup tanpa pacaran bagaikan sayur tanpa garam (kaya lagu aja ya…). Padahal kalau saja mereka tahu (mungkin ada juga yang sudah tahu, tapi pura-pura ngga tahu) bahwa pacaran itu ngga punya untung sama sekali bahkan membuat hidup menjadi bergelimang dosa, mungkin mereka akan berpikir ulang untuk berpacaran.

    “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al Isra’ [17] : 32)

    Itulah bunyi salah satu ayat dalam surat cintaNya untuk kita. Begitu sayangnya Allah Subhanahu Wata’ala terhadap kita, sehingga Allah memperingatkan kita untuk tidak mendekati zina. Begitu besarnya kerusakan dan kehancuran yang bisa dihasilkan oleh suatu perzinahan, sehingga mendekatinya pun kita dilarang oleh Allah.

    Lantas apa hubunganya dengan pacaran?

    Ya jelas ada hubungannya dong, gimana sih lo ini. Kan elo tahu gimana pacaran itu, yang pasti ngga lepas deh dari yang namanya dua-duaan, deket-deketan, pegangan tangan, mesra-mesraan, dan akhirnya kebablasan.

    Elo Muslim-kan? pastinya elo percaya dong dengan yang namanya hadits Rasulullah Shallahu ‘alaihi wassalam,

    “Telah ditulis bagi setiap bani Adam bagiannya dari zina, pasti dia akan melakukannya, kedua mata zinanya adalah memandang, kedua telinga zinanya adalah mendengar, lidah (lisan) zinanya adalah berbicara, tangan zinanya adalah memegang, kaki zinanya adalah melangkah, sementara qalbu berkeinginan dan berangan-angan, maka kemaluanlah yang membenarkan (merealisasikan) hal itu atau mendustakannya”. (HR. Al-Bukhori [5889] dari Ibnu Abbas, dan Muslim [2657] dari Abu Hurairah)

    Nah coba deh elo resapi itu hadits, pasti deh elo bakalan tahu bahwa pacaran itu udah amat sangat dekat dengan yang namanya zina. Kalo elo masih nganggap kalo pacaran ama zina itu jauh, lo coba deh untuk pacaran tapi ngga saling ngeliat, ngga pernah saling ngerayu (apalagi ngegombal ya…), terus ngga pernah pegangan, and ngga pernah dua-duaan…

    Bisa ngga elo ngelakuin yg kayak gitu, kalo bisa gue akui elo emang hebat….

    Terus kalo ngga pacaran gimana gue dapat jodohnya? apa lo ngga mikir tentang itu?

    Buset dah, elo ngga percaya dengan Allah ya, coba deh lo baca Al-Qur’an…

    “Dan segala sesuatu kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah.” (QS. Adz Dzariyat [41] : 49)

    “Maha Suci Tuhan yang Telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.” (QS. Yaasiin [81] : 36)

    Kalo elo Muslim, elo harus percaya kalo masalah jodoh itu udah ditentuin oleh Allah Subhanahu Wata’ala, jadinya ngga usah takut kalo ngga dapat jodoh, toh kalo emang ngga dapat jodoh di dunia, masih ada ko kesempatan tuk nemuin jodoh di akhirat, tapi dengan catatan elo harus menjadi orang yang baik biar dapat tiket untuk ke surga ya.

    Terus nih kalo gue ngga pacaran, gimana gue bisa mengenal sifat ato kelakuan jodoh gue? Ntar yg ada ngga sesuai harapan lagi…!

    Sekarang gue mau nanya ama elo, emangnya kalo elo pacaran elo bisa mengenal lebih dekat dengan orang pilihan elo? Kalo menurut gue sih ngga ngaruh sama sekali, soalnya sepengetahuan gue yang namanya pacaran itu lebih banyak jaga imej nya daripada jujurnya. Orang pacaran itu lebih memilih menjadi some body perect daripada jadi dirinya sendiri, jadi kalo elo ingin menjadikan pacaran sebagai ajang tuk saling mengenal, lo 100% salah besar bro…!

    And kalo elo yakin ama janji Allah, seharusnya elo ngga perlu merisaukan tentang masalah itu. Coba deh elo baca ayat berikut…

    “Wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).” (QS. An-Nur [24] : 26)

    Nah sekarang elo tahu kan, kalo elo berharap mendapatkan yang baik maka perbaiki dulu deh diri lo…

    Udah dulu ya pembahasannya, gue udah cape banget nih, insya Allah kapan-kapan kita sambung lagi ya…

    To Ikhwan

    Kalo elo emang ngaku sebagai laki-laki and lo suka ama cewe, langsung aja deh elo lamar tu orang ke ortunya, jangan elo jadikan cinta itu sebagai alasan untuk berpacaran, cowo yang lebih memilih berpacaran daripada menikah adalah cowo yang bermental kerupuk bin pecundang and pengecut, ingat itu…!

    To Akhwat

    Kalo elo emang akhwat sejati, janganlah elo suka mengumbar aurat ataupun juga mengundang kaum the gombalers untuk menggoda. Jangan lupa juga untuk menjaga diri baik itu di dunia nyata maupun di dunia maya, karena biasanya para cowo punya beribu macam muslihat untuk menggoda.

    http://www.facebook.com/pages/Rumah-Rohis-Konsultasi-Remaja/189636341071382

    http://www.eramuslim.com/oase-iman/abdul-al-hafizh-hari-gini-masih-pacaran-ngga-banget-deh.htm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s