Kiat Menghilangkan Pikiran Kotor

Rabu, 15 Juni 2011

Kiat Menghilangkan Pikiran Kotor

Muslim Muda….pikiran kotor alias piktor sering kali berkecamuk dalam pikiran kita. Tak bisa dipungkiri soalnya tayangan-tayangan di media begitu bebasnya mengekspresikan dirinya dengan dalil “ini bagian dari seni”

Muslim Muda…lupa yah untuk tundukin pandangan?  Gimana mau tundukin pandangan, melihat kebawah ada juga, kesamping ada lagi, kedepan lebih-lebih. So…apa solusinya??

Berikut beberapa cara untuk menghilangkan pikiran kotor dapat dilakukan dengan beberapa hal
berikut:

Pertama,
Menjauhi segala sebab yang dapat menimbulkan hal tersebut seperti menonton film, membaca cerita porno atau berita tentang terjadinya pemerkosaan, begitu juga melihat gambar porno, serta menjaga pandangan dari melihat wanita (apa lagi di negeri kita porno aksi sebagai santapan yang biasa dinikmati), semoga Allah melindungi kita dari fitnah wanita dan fitnah dunia.

Kedua,
Mengambil pelajaran dari kisah para nabi atau orang sholeh yang mampu menjaga diri ketika dihadapkan kepada fitnah wanita, seperti kisah nabi Yusuf ‘alaihissalam, betapa beliau saat digoda oleh wanita yang bangsawan lagi cantik, tapi hal itu tidak mampu menebus tembok keimanan beliau, bahkan beliau memilih untuk ditahan dari pada terjerumus ke dalam maksiat.

Ketiga,
Ingat akan besarnya pahala diri di sisi Allah yang dijanjikan bagi orang yang mampu menjaga kehormatan diri sebagaimana yang disebutkan dalam hadits tujuh golongan yang akan mendapat naungan dari Allah pada hari yang tiada naungan kecuali naungan Allah disebutkan di antaranya adalah seorang pemuda yang diajak untuk melakukan zina oleh seorang wanita cantik lagi bangsawan, anak muda itu menjawab: “Aku takut pada Allah”. Di samping mengingat tentang balasan yang akan diterimanya dalam surga yaitu bidadari yang senyumnya berkilau bagaikan cahaya, silakan baca bagaimana kecantikan bidadari yang diceritakan Allah dalam Al Quran.

Keempat,
Ingat betapa besarnya azab yang akan diterima bagi orang yang melakukan zina silakan baca ayat-ayat dan hadits-hadits yang mengharamkan zina, seperti yang disebutkan dalam hadits bawa para pezina akan diazab dalam gerbong yang berbentuk kerucut, yang arah kuncupnya ke atas di bawahnya dinyalakan api bergelora dan membara, mereka melayang-layang dalam gerbong yang berbentuk kerucut tersebut karena disembur api dari bawah, tapi tidak bisa keluar karena lobang atas gerbong itu sangat kecil. Mereka berteriak dan memekik sekuat-kuatnya, sehingga pekik satu sama lainnya pun menyiksa. Semoga Allah menjauhkan kita dari api neraka.

Kelima,
Menyibukkan diri dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat, jangan banyak menyendiri dan berkhayal. Di samping selalu berdoa kepada Allah supaya dihindarkan dari berbagai maksiat.

Keenam,
Bila memiliki kemampuan untuk berkeluarga ini adalah jalan yang paling terbaik yang dianjurkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, bila tidak mampu maka usahakan berpuasa Senin Kamis,

wallahu a’lam.
Artikel http://www.konsultasisyariah.com

DAFTAR ARTIKEL MENARIK DARI WWW.RUMAHROHIS.COM, silahkan klik judul artikel untuk membacanya:

Competition (MSC)

 

 

7 thoughts on “Kiat Menghilangkan Pikiran Kotor

  1. Keberadaan penuntut ilmu di Facebook adalah untuk memberikan inspirasi, ide, ilmu, dan hal-hal ilmiah lainnya yang ia peroleh dalam proses belajar baik dalam bidang ilmu keduniaan maupun disiplin ilmu syar’i.

    Hanya saja cara pandang yang mesti disegarkan kembali adalah keberadaan penuntut ilmu di Facebook bukan untuk meluangkan dominan waktunya di dunia maya. Dominan waktunya harus tetap berada d…i dunia nyata karena dunia nyata lebih nyata dan riil, lebih leluasa untuk melakukan sesuatu yang sifatnya multifungsi.

    Tak hanya itu, artikel-artikel yang bertebaran di dunia maya dan membahas permasalahan agama hanya bersifat pelengkap dari kegiatan menuntut ilmu di majelis-majelis yang diadakan di masjid-masjid. Kegiatan menuntut ilmu di dunia nyata tetaplah menjadi prioritas utama, dan sekali lagi membaca artikel-artikel yang ada di dunia maya adalah sebagai pelengkap saja. Tentu saja terdapat banyak perbedaan yang begitu mencolok antara duduk di majelis ilmu dengan membaca artikel di dunia maya.

    Menshare kembali artikel-artikel bermanfaat itu bagus namun jika itu dilakukan setiap sekian menit, setiap jam, setiap saat dalam satu hari maka ini tidak efektif untuk pemilik akun maupun pembaca. Bisa jadi ini akan meyebabkan tumpulnya raga untuk melakukan hal-hal lain yang lebih bermanfaat dalam dunia nyata.

    Ingatlah bahwa salah satu keterampilan yang harus dimiliki penuntut ilmu adalah kemampuan jiwa dan badan untuk melakukan hal-hal yang bermanfaat, dan menolak diri untuk tidak melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat dalam rentang waktu yang ada.

    Hal ini tidak menafikan candaan di status/note karena candaan adalah salah satu hal yang menceriakan hati. Namun tentu saja candaan bukanlah menu aktivitas yang mendominasi rentang waktu selama membuka Facebook. Kami melihat sendiri komentar candaan dalam sebuah status mencapai puluhan bahkan ratusan komentar.

    Jika munculnya status pribadi atau status pihak lain hanya sekedar diisi dengan candaan yang tak bersahaja dan keluar dari koridor maka sulit rasanya keberkahan waktu bisa diraih.

    http://www.facebook.com/pages/Taman-Ilmu-Intelektual-Remaja-Muslim/108321892524938

  2. Semua wanita mengidamkan nahkoda tangguh yang mampu membimbing biduk rumah tangga mereka agar tak karam di tengah lautan kehidupan.Mereka menginginkan sosok pendamping yang mampu menciptakan indahnya surga dalam mahligai rumah tangga. Karena itu, sebagai seorang pria muslim, hendaknya kita berlomba-lomba menghiasi diri dengan kriteria suami idaman yang telah digariskan oleh syariat yang mulia ini.

    http://www.kristalilmu.com/kriteria-suami-idaman/

  3. Manusia berlomba-lomba mengumpulkan harta, meskipun akhirnya mengorbankan kesehatannya. Namun, semua harta itu rela dikorbankannya demi mendapatkan kesehatan itu kembali. Begitulah sedikit gambaran yang menerangkan betapa berharganya kesehatan dan kesembuhan dari berbagai penyakit itu. Maka tidaklah mengherankan jika di era globalisasi ini, kesehatan menjadi prioritas utama dan harga mati dalam kehidupan manusia. Rumah sakit seolah tidak pernah sepi dari pengunjung. Para dokter selalu bermunculan seakan tidak pernah ada habisnya. Obat-obatan dan berbagai imunisasi semakin beranekaragam.

    http://www.kristalilmu.com/resensi-buku-imunisasi-syariat/

  4. Tiada kata Gagal Sebelum datang Ajal

    Setiap orang mungkin pernah merasakan pahitnya kegagalan. Target yang tidak tercapai, perjuangan yang tak membuahkan hasil sesuai keinginan, atau bahkan permohonan yang tak kunjung terkabulkan.

    Manusiapun beragam dalam menyikapi kenyataan seperti ini. Ada yang sedih ketika tak naik kelas, ada yang depresi lantaran gagal ujian sekolah, stress lantaran usahanya gulung tikar, dan bahkan ada yang bunuh diri karena gagal menikah dengan orang yang dicintainya. Intinya adalah putus asa dan berat menerima kenyataan yang tidak sesuai harapan.

    Tak Ada Istilah Gagal, Kecuali dalam Satu Hal

    Sebenarnya, tak ada istilah gagal dalam berusaha, selain kegagalan dalam menyikapi hasil. Inipun, masih ada peluang untuk perbaikan. Hanya ada satu kegagalan yang fatal, yang benar-benar dikatakan gagal, yakni gagal dalam mengisi hidup hingga datangnya ajal.

    Kalaupun ada tujuan yang belum mampu didapatkan, secara hakikat bisa jadi bukan bermakna kegagalan. Bisa jadi, penangguhan keberhasilan itu merupakan anugerah. Agar kita mau bermuhasabah (instropeksi diri), lalu ada kesempatan untuk memperbaiki diri. Seandainya keberhasilan langsung wujud, mungkin tak ada waktu lagi untuk berbenah. Seyogyanya, seorang muslim langsung bermuhasabah begitu tujuan yang hendak diraih itu meleset.

    Pertama-tama apakah tujuan tersebut benar-benar sesuatu yang disyariatkan, atau bahkan bertentangan dengan syariat. Jika ternyata bertentangan dengan syariat, maka bersyukurlah ketika gagal, karena berarti Allah masih sayang kepadanya. Dia hendak menghindarkannya dari sesuatu yang bertentangan dengan syariat. Maka ia bukan orang yang gagal, tapi sukses dalam menghindari suatu keburukan.

    Namun jika ternyata yang belum berhasil diraihnya adalah suatu tujuan yang mulia, hendaknya ia kembali introspeksi terhadap cara yang dia tempuh. Apakah menggunakan cara yang haram, ataukah yang diijinkan oleh syariat. Jika caranya haram, maka cobalah kembali dengan cara yang sesuai syar’i, karena Allah tidak menghendaki sesuatu yang mulia diraih dengan cara yang hina.

    Jika ternyata caranya juga sudah sesuai syar’i, namun belum juga berhasil, ada baiknya melihat makasib (usaha) secara kauni. Dengan bahasa kekinian, apakah usaha tersebut telah termenej dengan baik, baik dari sisi perencanaan, pengelolaan, maupun kontrolnya? Karena bisa jadi kegagalan (sementara) itu disebabkan kurangnya pengetahuan, kesungguhan atau kedisiplinan dalam berusaha. Dengan kegagalan tersebut, Allah memberi kesempatan kepada kita untuk memperluas pengetahuan dan meningkatkan kesungguhan kita dalam berusaha. Bukankah ini berarti keberhasilan dalam memperbaiki diri? Bahkan keberhasilan seperti yang diinginkan segera mengikuti insya Allah. Perhatikanlah seekor semut yang membawa beban berat menuju sarangnya di ketinggian pohon. Berapa kali ia terjatuh, sebanyak itu pula ia bangkit dan berusaha, hingga akhirnya ia berhasil mencapai tujuan yang diinginkan.

    Penulis Ust. Abu Umar Abdillah dengan sedikit penambahan kata dari redaksi

    http://www.rumahrohis.com/2011/12/tiada-kata-gagal-sebelum-datang-ajal.html

  5. Merokok Bikin Kamu Tambah Keren

    Muslim Muda…kalian biasa liat iklan rokok di TV kan? Disetiap iklan rokok tersebut pasti menonjolkan kehebatan dan ketangguhan, mengapa? Agar stigma penonton menyebutkan, dengan merokok kita bakalan bisa hebat dan tangguh seperti di iklan.
    Muslim Muda…keren bukan? Disepanjang sudut-sudut jalan kota, reklame terbesar adalah iklan rokok. Hebat yah? Foto modelnyapun tampak keren dan gagah, macho banget.
    Apakah orang yang merokok itu keren? Dan apakah merokok bikin kamu tambah keren?

    Rokok tidaklah sekeren iklan atau saat Anda memegangnya dengan dua buah jari. Bahaya rokok bahkan bisa merusak penampilan dan membuat Anda menjadi tidak keren.
    Berikut beberapa alasan mengapa perokok itu tidak keren, seperti dilansir Health24, Kamis (12/5/2011):

    1. Rokok bikin napas bau
    Orang yang baru saja merokok baunya bisa ketahuan. Jangankan si perokok, berdiri atau berada di dekat orang yang merokok pun bisa membuat badan bau asap. Dan perokok umumnya memiliki bau napas yang tidak enak.
    Bau yang susah hilang ini karena asap rokok terbuat dari rantai molekul yang panjang, sehingga butuh waktu yang lama atau sulit untuk dihilangkan terutama pada kain. Selain itu asap rokok yang dihasilkan umumnya mengandung banyak zat atau residu.

    2. Rokok bikin cepat botak
    Rokok tak hanya menyebabkan penyakit serius seperti jantung, paru-paru atau kanker, tetapi juga membuat rambut rontok yang berpotensi mempercepat kebotakan. Merokok telah ditemukan dapat meningkatkan kadar hormon yang bertanggung jawab untuk kerontokan rambut pada pria.

    3. Rokok bikin gigi kuning
    Nikotin dalam rokok bisa menodai gigi dan membuat warnanya terlihat tidak bersih. Bisa saja si perokok mempunyai gigi putih dengan pergi ke dokter gigi tapi tentu saja harus mengeluarkan biaya rutin yang tidak murah.

    4. Rokok bikin cepat keriput
    Merokok bisa mempercepat proses penuaan. Perokok terlihat 1,4 tahun lebih tua daripada yang bukan perokok.

    5. Rokok bikin gigi gampang copot
    Merokok membuat masalah besar terhadap gigi termasuk risiko kanker mulut dan penyakit gusi. Studi di Inggris tahun 2005 yang dimuat dalam Journal of Clinical Periodonti menyebutkan, perokok enam kali lebih besar mengalami penyakit gusi yang dapat menyebabkan hilangnya gigi.

    6. Perokok dapat tempat duduk yang buruk di beberapa tempat
    Ruangan merokok biasanya kecil, bau, mengerikan dan sering terselip di belakang meja dan di dekat toilet.

    7. Rokok bikin impotensi
    Merokok mengurangi aliran pembuluh darah perifer dan aliran darah yang diperlukan untuk mencapai ereksi, sehingga alirah darah bisa menjadi tersumbat dan membuat perokok mengalami impotensi atau disfungsi ereksi. Hal ini tampaknya menjadi harga yang sangat tinggi untuk membayar sebungkus rokok

    http://www.rumahrohis.com/2011/05/merokok-bikin-kamu-tambah-keren.html

  6. Terimalah Taubat Kami Ya Allah

    Muslim Muda, manusia adalah tempatnya salah dan lupa. Semua orang pasti pernah berbuat dosa dan sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah yang rajin bertaubat kepada-Nya. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Katakanlah kepada hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap dirinya sendiri, janganlah kalian berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni semua dosa. Sesungguhnya Dia Maha pengampun lagi Maha penyayang.” (QS. Az-Zumar [39] : 53).
    Muslim Muda, kezaliman apa pun yang pernah kau lakukan, maka ketahuilah bahwa pintu ampunan Allah sangatlah lebar. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya Rabbmu adalah pemilik ampunan bagi umat manusia atas kezaliman mereka, dan sesungguhnya Rabbmu benar-benar keras siksanya.” (QS. Ar-Ra’d [13] : 6).

    Muslim Muda, kemanakah hendak kau cari ampunan itu kalau bukan kepada-Nya yang berada di atas langit sana. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya Rabbmu adalah pemilik ampunan sekaligus pemilik siksaan yang amat pedih.” (QS. Fushshilat [41] : 43).

    Muslim Muda, tidakkah engkau ingin termasuk orang-orang yang dicintai-Nya, tidakkah engkau ingin menjadi orang yang diampuni kesalahan dan dosa-dosanya? Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang rajin bertaubat dan (Allah) mencintai orang-orang yang suka membersihkan diri.” (QS. Al-Baqarah [2] : 222).

    Muslim Muda, apakah kamu enggan untuk bertaubat dan menerima ampunan dari-Nya? Sesungguhnya Allah Maha pengampun lagi Maha penyayang. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Apakah mereka tidak mau bertaubat kepada Allah dan meminta ampunan-Nya. Allah Maha pengampun lagi Maha penyayang.” (QS. Al-Maa’idah [5] : 74).

    Muslim Muda, apakah kita tidak ingin terbebas dari azab yang sangat pedih? Apakah kita tidak ingin mendapatkan kebaikan? Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Apabila kalian bertaubat maka itulah yang lebih baik bagi kalian. Apabila kalian justru berpaling, ketahuilah bahwa kalian tidak akan bisa melemahkan Allah, dan berikanlah kabar gembira untuk orang-orang kafir bahwa mereka akan mendapatkan siksa yang amat pedih.” (QS. At-Taubah [9] : 3).

    Muslim Muda, kembalilah kepada Dzat Yang Maha pengasih lagi Maha penyayang, sungguh Dia tidak akan menyia-nyiakan doa dan amal-amal kalian. Nabi Syu’aib ‘alaihis salam memerintahkan kepada kaumnya, sebagaimana tercantum dalam ayat (yang artinya), “Mintalah ampunan kepada Rabb kalian kemudian bertaubatlah kepada-Nya, sesungguhnya Rabbku Maha pengasih lagi Maha penyayang.” (QS. Hud [11] : 90).

    Muslim Muda, marilah kita sambut kebahagiaan dan kesuksesan hidup dengan senantiasa bertaubat kepada-Nya. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Bertaubatlah kalian semua kepada Allah wahai orang-orang yang beriman, agar kalian berbahagia.” (QS. An-Nur [24] : 31).

    Muslim Muda, tidak inginkah kita amal-amal buruk dan kemaksiatan kita terhapus dan dimaafkan oleh Allah kemudian Allah gantikan dengan kebaikan dan ketaatan kepada-Nya? Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman, dan melakukan amal salih, maka mereka itulah orang-orang yang akan diganti kejelekan mereka dengan kebaikan. Allah Maha pengampun lagi Maha penyayang.” (QS. Al-Furqan [25] : 70).

    Muslim Muda, marilah kita gapai ampunan Allah dan keberuntungan dari-Nya dengan taubat yang murni, iman yang tulus dan lurus, serta amal yang ikhlas dan mengikuti tuntunan. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Adapun orang yang bertaubat, beriman, dan beramal salih, maka semoga saja dia termasuk golongan orang-orang yang beruntung.” (QS. Al-Qashash : 67).

    Muslim Muda, Allah Maha mengetahui isi hati kita dan keinginan-keinginan yang terbetik di dalamnya. Tidakkah kita tergerak untuk segera menyambut ampunan-Nya dan bersimpuh di hadapan-Nya untuk memperbaharui taubat kita. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dialah (Allah) yang menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan memaafkan kesalahan-kesalahan. Allah Maha mengetahui apa yang kalian lakukan.” (QS. Asy-Syura [42] : 25).

    Ya Allah, terimalah taubat hamba-hamba-Mu ini… Sesungguhnya Engkau Maha penerima taubat lagi Maha penyayang.

    Sumber : Abumuslih.com

    http://www.rumahrohis.com/2011/06/terimalah-taubat-kami-ya-allah.html

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s