mengenal organ mata dan penyakit mata

Mata merupakan organ yang mendeteksi cahaya, meneruskan sinyal tersebut ke retina, dan membuat efek visual yang dikirim ke otak.

Alat penglihatan ini memerlukan perawatan yang memadai.

Pergilah ke dokter secepatnya jika terjadi salah satu di antara tanda-tanda bahaya berikut:

1. Setiap luka yang mengiris atau merobek (menembus) bola mata
2. Bercak kelabu yang sakit pada kornea, dengan warna merah di sekelilingnya
3. Sakita yang hebat di dalam mata, mungkin peradangan selaput pelangi atau glaucoma
4. Perbedaan ukuran kedua teleng mata dengan rasa sakit di dalam mata atau kepala.
5. Perbedaan ukuran kedua teleng mata terjadi karena kerusakan otak, stroke, luka pada mata, glaucoma atau peradangan selaput pelangi (iris)
6. Jika penglihatan mulai terganggu pada satu atau kedua mata
7. Setiap peradangan atau infeksi mata yang tidak sembuh setelah 5 atau 6 hari pengobatan dengan salep mata antibiotika.

A. Fakta-fakta tentang Mata

1. Ketebalan mata sekitar 2,3 sentimeter
2. Lensa mata berukuran lebih tipis dari selembar amplop surat.
3. Air mata merupakan pelindung mata dan berfungsi layaknya antibiotik. Ia menjaga agar mata tetap basah, mengandung lemak yang bertugas untuk mengurangi penguapan air mata
4. Retina terdiri dari 120 juta rod untuk melihat pada malam hari, dan 80 juta cone untuk melihat pada siang hari
5. Cahaya disebabkan oleh aktivitas elektrik pada mata.
6. Pengobatan katarak pada mata menjadi berkah setelah Perang Dunia II. Sir Harold Ridley, seorang ahli bedah Kota London, menemukan semacam material yang masuk ke dalam pasiennya, seorang pilot. Benda itu kemudian menjadi bahan utama untuk melakukan operasi katarak.
7. Sekitar setengah aktivitas otak digunakan untuk memroses penghilatan, karena manusia termasuk makhluk yang melihat.

B. Perawatan Mata

Untuk mencegah kerusakan pada mata, sangatlah penting menjaga mata tidak mengalami luka, kemasukan benda asing atau infeksi. Penyuluhan bagi ibu dan anak di keluarga sejak kecil akan membantu usaha pemeliharaan kesehatan mata.

Misalnya seorang ibu harus selalu menyediakan kain bersih untuk membersihkan mulut dan mata bayinya secara terpisah. Hal ini dikarenakan mata bayi mudah terinfeksi dengan usapan kain yang kotor.

Kepada anak kecil kukunya harus selalu dipotong. Anak perlu dididik tidak boleh mengusap mata sebelum tangan dicuci dengan sabun terlebih dahulu. Tidak boleh bermain dengan alat tajam seperti pisau, kayu, dan lemparan batu.

Tidak boleh menonton TV terlalu dekat (kurang dari 3 meter jaraknya) dan lama (lebih dari satu jam) atau kamarnya gelap. Jika membaca buku seharusnya berada dalam jarak 30 – 40 cm.

C. Macam-macam Masalah pada Mata:

1. Mata yang merah dan sakit
2. Conjunctivitis (Peradangan Selaput Mata/Conjunctiva)
3. Trachoma
4. Infeksi Mata pada Bayi yang Baru Lahir (Conjunctivitis Neonaorum)
5. Iritis (Peradangan Selaput Pelangi/Iris)
6. Glaucoma
7. Infeksi pada Kantung Air Mata (Dacryocystitis)
8. Gangguan pada Penglihatan (Rabun)
9. Mata Juling dan Menyimpang
10. Bintitan, Timbilan (Hordeolum)
11. Pterygium
12. Goresan, Ulcus (Borok) atau Jaringan Parut (Cicatrix) pada Kornea
13. Perdarahan pada Bagian Putih Mata
14. Perdarahan di Belakang Kornea (Hyphemia)
15. Kekeruhan Lensa (Katarak)
16. Buta Senja dan Kekeringan Mata (Kekurangan Vitamin)
17. Penglihatan Ganda (Diplopia)

http://www.anneahira.com/pencegahan-penyakit/mata.htm

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s