Alasan kenapa saya kapok ke rumah temen yg konglomerat (joke……….)

sebuah kisah fiksi…

Suatu ketika saya pergi ke rumah temen yang sangat kaya. Setelah dipersilahkan masuk, seorang pembantunya menghampiri saya.

Pembantu (P) : Selamat siang Tuan. Mau minum apa??? Jus buah, soda, teh, coklat, cappuccino, frapuccino, kopi atau yang lain?

Saya (S) : Teh saja, makasih.

P : Tehnya teh ceylon, teh india, teh herbal, teh alang-alang, teh hijau atau teh apa?

S : Teh ceylon

P : Teh ceylonnya pake es, hangat atau panas?

S : Pakai es saja

P : Esnya mau es batu, diserut kasar, diserut salju atau dihancurkan acak?

S : Oh, gak usah repot-repot. Es batu saja.

P : Es batunya mau yang bentuk kubus, pipih, bulat, tabung atau hati-hatian?

S : Yang hati-hatian juga gapapa.

P : Baik. Anda mau tehnya hitam atau putih?

S : Putih.

P : Dengan susu atau krim segar?

S : Dengan susu.

P : Susu kambing, susu domba atau susu sapi?

S : Susu sapi dong!!!

P : Sapi selandia baru, sapi australia atau sapi lokal?

S : Eh, ga jadi putih. Yang hitam aja tehnya.

P : Pemanisnya mau pakai gula atau madu?

S : Dengan gula.

P : Gula tebu atau gula rendah kalori atau gula bit?

S : Gula tebu.

P : Gula tebunya yang putih, coklat atau kuning?

S : Lupakan tehnya. Saya minta air putih saja.

P : Air mineral, air rebus atau air suling?

S : Air mineral.

P : Dingin atau biasa?

S : Dingin.

P : Dinginnya pakai es atau dingin tanpa es?

S : Dingin tanpa es.

P : Dinginnya minus berapa derajat? -5, -10, -15?

S : Weleh-weleh…… Makin haus aku. Dah saya pamit pulang.

 

 

http://www.ketawa.com

9 thoughts on “Alasan kenapa saya kapok ke rumah temen yg konglomerat (joke……….)

  1. Muslim : bagaimana natalmu ?
    Situmorang : baik, kau tidak mengucapkan selamat natal padaku ?
    Muslim : Maaf tidak, agama kami memang menghargai toleransi antar agama, termasuk agamamu, tapi masalah ini, agama saya melarangnya..
    Situmorang : tapi kenapa, bukankah hanya sekedar kata2 ? Teman muslimku yg lain, mengucapkannya padaku ?
    Muslim : mungkin mereka belum mengetahuinya… Situmorang, kau bisa mengucapkan dua kalimat syahadat ?
    Situmorang : oh tidak, saya tidak bisa mengucapkannya… Itu akan mengganggu kepercayaan saya…
    Muslim : kenapa ? Bukankah hanya kata2 ? Ayo, ucapkanlah ๐Ÿ™‚
    Situmorang : sekarang, saya mengerti ๐Ÿ™‚

    from: http://www.facebook.com/dwiazmara

  2. MENGAPA WANITA HARUS BERHIJAB? (menutup aurat)

    Pertama : Sebagai bentuk ketaatan kepada Allah dan RasulNya.
    Ketaatan merupakan sumber kebahagian dan kesuksesan besar di dunia dan akherat. Seseorang tidak akan merasakan manisnya iman manakala ia enggan merealisasikan,mengaplikasikan serta melaksanakan segenap perintah Allah dan RasulNya.

    Kedua : Pamer aurat dan keindahan tubuh merupakan bentuk maksiat yang mendatangkan murka Allah dan RasulNya.

    Ketiga : Sesungguhnya Allah memerintahkan hijab untuk meredam berbagai macam fitnah (kerusakan)

    Jika berbagai macam fitnah redup dan lenyap, maka masyarakat yang dihuni oleh kaum wanita berhijab akan lebih aman dan selamat dari fitnah. Sebaliknya, masyarakat yang dihuni oleh wanita yang gemar bertabarruj (berdandan seronok), pamer aurat dan keindahan tubuh, sangatlah rentan terhadap ancaman berbagai fitnah dan pelecehan seksual serta gejolak syahwat yang membawa malapetaka dan kehancuran yang sangat besar. Jasad yang bugil jelas akan memancing perhatian dan pandangan berbisa. Itulah tahapan pertama bagi penghancuran dan pengrusakan moral dan peradaban sebuah masyarakat.

    Keempat : Tidak berhijab dan pamer perhiasan akan mengundang fitnah bagi laki-laki.

    Seorang wanita apabila memamerkan bentuk tubuh dan perhiasannya di hadapan laki-laki non mahram, jelas akan mengundang perhatian kaum laki-laki hidung belang dan serigala berbulu domba. Jika ada kesempatan mereka pasti akan memangsa dengan ganas laksana singa sedang kelaparan.

    Kelima : Seorang wanita muslimah yang menjaga hijab, secara tidak langsung ia berkata kepada semua kaum laki-laki,โ€œTundukkanlah pandanganmu, aku bukan milikmu dan kamu juga bukan milikku. Aku hanya milik orang yang dihalalkan Allah bagiku. Aku orang merdeka yang tidak terikat dengan siapapun dan aku tidak tertarik dengan siapapun karena aku lebih tinggi dan jauh lebih terhormat dibanding mereka.โ€

    Adapun wanita yang bertabarruj atau pamer aurat dan menampakkan keindahan tubuh di depan kaum laki-laki hidung belang, secara tidak langsung ia berkata, โ€œSilahkan anda menikmati keindahan tubuhku dan kecantikan wajahku. Adakah orang yang mau mendekatiku? Adakah orang yang mau memandangku? Adakah orang yang mau memberi senyuman kepadaku? Ataukah ada orang yang berseloroh,โ€œAduhai betapa cantiknya dia?โ€. Mereka berebut menikmati keindahan tubuhnya dan kecantikan wajahnya hingga mereka pun terfitnah.

    Manakah di antara dua wanita di atas yang lebih merdeka? Jelas, wanita yang berhijab secara sempurna akan memaksa setiap lelaki untuk menundukkan pandangan mereka dan bersikap hormat ketika melihatnya, hingga mereka menyimpulkan bahwa dia adalah wanita merdeka, bebas dan sejati.

    Wanita yang menampakkan aurat dan keindahan tubuh serta kecantikan parasnya, laksana pengemis yang merengek-rengek untuk dikasihani. Tanpa sadar mereka rela menjadi mangsa kaum laki-laki bejat dan rusak. Dia menjadi wanita terhina, terbuang, murahan dan kehilangan harga diri dan kesucian. Dan dia telah menjerumuskan dirinya dalam kehancuran dan malapetaka hidup.

    Dinukil dari: http://almanhaj.or.id/content/2916/slash/0

  3. Dicela, Dihina, Dicaci, Dilecehkan, Dijadikan Bahan Olok-Olokan, Ditertawakan dan Difitnah Adalah Hal Biasa Bagi Para Nabi dan Para Rasul Alaihimus Salam Serta Para Pengikut Mereka..

    ูˆูŽุนูŽุฌูุจููˆุง ุฃูŽู† ุฌูŽุงุกูŽู‡ูู… ู…ู‘ูู†ุฐูุฑูŒ ู…ู‘ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู’ูƒูŽุงููุฑููˆู†ูŽ ู‡ูŽูฐุฐูŽุง ุณูŽุงุญูุฑูŒ ูƒูŽุฐู‘ูŽุงุจูŒ

    Dan mereka heran karena mereka kedatangan seorang pemberi peringatan (rasul) dari kalangan mereka; dan orang-orang kafir berkata: “Ini adalah seorang ahli sihir yang banyak berdusta”.
    [QS 38 Shaad Ayat 4]

    ูƒูŽุฐูŽูฐู„ููƒูŽ ู…ูŽุง ุฃูŽุชูŽู‰ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ู…ูู† ู‚ูŽุจู’ู„ูู‡ูู… ู…ู‘ูู† ุฑู‘ูŽุณููˆู„ู ุฅูู„ู‘ูŽุง ู‚ูŽุงู„ููˆุง ุณูŽุงุญูุฑูŒ ุฃูŽูˆู’ ู…ูŽุฌู’ู†ููˆู†ูŒ

    Demikianlah tidak seorang rasulpun yang datang kepada orang-orang yang sebelum mereka, melainkan mereka mengatakan: “Dia adalah seorang tukang sihir atau seorang gila”.
    [QS 51 Adz Dzaariyaat Ayat 52]

    ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽู„ูŽุฃู ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ูƒูŽููŽุฑููˆุง ู…ูู† ู‚ูŽูˆู’ู…ูู‡ู ู…ูŽุง ู†ูŽุฑูŽุงูƒูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุจูŽุดูŽุฑู‹ุง ู…ู‘ูุซู’ู„ูŽู†ูŽุง ูˆูŽู…ูŽุง ู†ูŽุฑูŽุงูƒูŽ ุงุชู‘ูŽุจูŽุนูŽูƒูŽ ุฅูู„ู‘ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ู‡ูู…ู’ ุฃูŽุฑูŽุงุฐูู„ูู†ูŽุง ุจูŽุงุฏููŠูŽ ุงู„ุฑู‘ูŽุฃู’ูŠู ูˆูŽู…ูŽุง ู†ูŽุฑูŽู‰ูฐ ู„ูŽูƒูู…ู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู†ูŽุง ู…ูู† ููŽุถู’ู„ู ุจูŽู„ู’ ู†ูŽุธูู†ู‘ููƒูู…ู’ ูƒูŽุงุฐูุจููŠู†ูŽ

    Maka berkatalah pemimpin-pemimpin yang kafir dari kaumnya: “Kami tidak melihat kamu [Nuh], melainkan (sebagai) seorang manusia (biasa) seperti kami, dan kami tidak melihat orang-orang yang mengikuti kamu, melainkan orang-orang yang hina dina di antara kami yang lekas percaya saja, dan kami tidak melihat kamu memiliki sesuatu kelebihan apapun atas kami, bahkan kami yakin bahwa kamu adalah orang-orang yang dusta”.
    [Surat 11 Huud Ayat 27]

    ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ู‚ููŠู„ูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ู„ูŽุง ุชููู’ุณูุฏููˆุง ูููŠ ุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุถู ู‚ูŽุงู„ููˆุง ุฅูู†ู‘ูŽู…ูŽุง ู†ูŽุญู’ู†ู ู…ูุตู’ู„ูุญููˆู†ูŽ

    Dan bila dikatakan kepada mereka: “Janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi”. Mereka menjawab: “Sesungguhnya kami orang-orang yang mengadakan perbaikan”.

    ุฃูŽู„ูŽุง ุฅูู†ู‘ูŽู‡ูู…ู’ ู‡ูู…ู ุงู„ู’ู…ููู’ุณูุฏููˆู†ูŽ ูˆูŽู„ูŽูฐูƒูู† ู„ู‘ูŽุง ูŠูŽุดู’ุนูุฑููˆู†ูŽ

    Ingatlah, sesungguhnya mereka itulah orang-orang yang membuat kerusakan, tetapi mereka tidak sadar.

    ูˆูŽุฅูุฐูŽุง ู‚ููŠู„ูŽ ู„ูŽู‡ูู…ู’ ุขู…ูู†ููˆุง ูƒูŽู…ูŽุง ุขู…ูŽู†ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ู‚ูŽุงู„ููˆุง ุฃูŽู†ูุคู’ู…ูู†ู ูƒูŽู…ูŽุง ุขู…ูŽู†ูŽ ุงู„ุณู‘ูููŽู‡ูŽุงุกู ุฃูŽู„ูŽุง ุฅูู†ู‘ูŽู‡ูู…ู’ ู‡ูู…ู ุงู„ุณู‘ูููŽู‡ูŽุงุกู ูˆูŽู„ูŽูฐูƒูู† ู„ู‘ูŽุง ูŠูŽุนู’ู„ูŽู…ููˆู†ูŽ

    Apabila dikatakan kepada mereka: “Berimanlah kamu sebagaimana orang-orang lain telah beriman”. Mereka menjawab: “Akan berimankah kami sebagaimana orang-orang yang bodoh itu telah beriman?” Ingatlah, sesungguhnya merekalah orang-orang yang bodoh; tetapi mereka tidak tahu.
    [Surat 2 Al Baqoroh Ayat 11-13]

    ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุฃูŽุฌู’ุฑูŽู…ููˆุง ูƒูŽุงู†ููˆุง ู…ูู†ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ูŠูŽุถู’ุญูŽูƒููˆู†ูŽ

    Sesungguhnya orang-orang yang berdosa, adalah mereka yang menertawakan orang-orang yang beriman.
    [Surat 83 Al Muthaffifiin Ayat 29-36]

    ูˆูŽูŠูŽุตู’ู†ูŽุนู ุงู„ู’ููู„ู’ูƒูŽ ูˆูŽูƒูู„ู‘ูŽู…ูŽุง ู…ูŽุฑู‘ูŽ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ู…ูŽู„ูŽุฃูŒ ู…ู‘ูู† ู‚ูŽูˆู’ู…ูู‡ู ุณูŽุฎูุฑููˆุง ู…ูู†ู’ู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฅูู† ุชูŽุณู’ุฎูŽุฑููˆุง ู…ูู†ู‘ูŽุง ููŽุฅูู†ู‘ูŽุง ู†ูŽุณู’ุฎูŽุฑู ู…ูู†ูƒูู…ู’ ูƒูŽู…ูŽุง ุชูŽุณู’ุฎูŽุฑููˆู†ูŽ

    Dan mulailah Nuh membuat bahtera. Dan setiap kali pemimpin kaumnya berjalan meliwati Nuh, mereka mengejeknya. Berkatalah Nuh: “Jika kamu mengejek kami, maka sesungguhnya kami (pun) mengejekmu sebagaimana kamu sekalian mengejek (kami).
    [Surat 11 Huud Ayat 38]

    http://www.facebook.com/hatibening

  4. Di antara mukjizat terbesar yang Allah turunkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah Al-Quranul Karim. Kandungannya sempurna sekaligus terjaga dari segala perubahan. Sayangnya sebagian muslimin melupakannya dan berpindah menyimak alunan musik. Padahal jika mengetahui betapa dahsyatnya keutamaan berinteraksi dengan Al-Quran dan betapa buruknya musik, niscaya tidak akan berpaling dari Kitabullah dan akan membuang jauh-jauh al-ma’zif (musik). Renungilah penjelasan berikut ini:

    http://www.dakwahsunnah.com/2011/12/antara-indahnya-al-quran-dan-buruknya.html

  5. Rasulullah shallallahu โ€˜alaihi wa sallam bersabda: โ€œSiapa yang menyelesaikan kesulitan seorang muโ€™min dari berbagai kesulitan-kesulitan dunia, niscaya Allah akan memudahkan kesulitan-kesulitannya di hari kiamat. Dan siapa yang memudahkan orang yang sedang kesulitann niscaya akan Allah mudahkan baginya di dunia dan akhirat dan siapa yang menutupi (aib) seorang muslim Allah akan tutupi aibnya di dunia dan akhirat. Allah selalu menolong hamba-Nya selama hamba-Nya menolong saudaranya. Siapa yang menempuh jalan untuk mendapatkan ilmu, akan Allah mudahkan baginya jalan ke syurga. Suatu kaum yang berkumpul di salah satu rumah Allah membaca kitab- kitab Allah dan mempelajarinya di antara mereka, niscaya akan diturunkan kepada mereka ketenangan dan dilimpahkan kepada mereka rahmat, dan mereka dikelilingi malaikat serta Allah sebut-sebut mereka kepada makhluk disisi-Nya. Dan siapa yang lambat amalnya, hal itu tidak akan dipercepat oleh nasabnyaโ€.
    (Muttafaq โ€˜alaih).

    http://www.facebook.com/pages/KATA-KATA-HIKMAH/291202364354

  6. Al Qur’an sebagai Obat Hati

    Al Qurโ€™an adalah obat mujarab untuk hati. Al Qurโ€™an menjadi obat bagi hati yang terkena syubhat (racun pemikiran) dan syahwat (nafsu jelek untuk maksiat). Dalam Al Qurโ€™an terdapat penjelas, di mana kebatilan dienyahkan oleh kebenaran. Penyakit syubhat yang merusak bisa enyah (pergi) karena adanya ilmu dan keinginan (yang baik), di mana hakikat sesuatu begitu jelas karenanya. Dalam Al Qurโ€™an terdapat berbagai hikmah yang bisa dipetik, terdapat berbagai nasehat yang baik untuk memotivasi dalam beramal dan menakut-nakuti dari berbuat kejelekan. Dalam Al Qurโ€™an juga terdapat kisah-kisah yang bisa diambil โ€˜ibroh (pelajaran) sehingga hati pun menjadi baik. Al Qurโ€™an begitu memberi semangat hati pada hal-hal yang bermanfaat dan memperingatkan pula dari hal-hal yang membahayakan. Akhirnya, hati semakin cinta pada kebenaran dan benci pada kebatilan. Padahal sebelumnya bisa jadi hati sangat ingin berbuat kebatilan dan benci pada kebenaran.

    Al Qurโ€™an sungguh bisa menghilangkan penyakit yang dapat mengantarkan pada keinginan-keinginan jelek (rusak) hingga baiklah hati. Keinginannya menjadi baik dan ia pun kembali pada fithrahnya yang telah ditabiatkan untuknya sebagaimana badan kembali pada tabiโ€™atnya.

    Hati akan semakin hidup dengan adanya iman dan Al Qurโ€™an. Sebagaimana badan semakin hidup dengan sesuatu yang dapat menumbuhkan dan menguatkannya. Suburnya hati itulah semisal dengan tumbuhnya badan.

    http://rumaysho.com/belajar-islam/tafsir-al-quran/3236-al-quran-sebagai-obat-hati.html

  7. Katakan dengan keyakinan (bagi para ikhwan) :
    Tak akan kubiarkan wanita yang kucintai bergelimang dalam dosa, bahkan tak akan kubiarkan sedikitpun mahkota kemuliaannya retak hanya karena secuil nafsuku. biarlah kesabaran terasa pahit, ketika akan buah itu masak aku akan segera memetiknya agar ia tidak terjatuh dan menjadi busukเฎœยธ.โ€ขโ€™ยด ยฏ)
    (Annisa Mutiara Hati)

    Lelaki yang gentleman bukanlah yang membukakan pintu mobil untukmu ketika kalian hendak masuk
    Lelaki yang Romantis bukanlah yang menyanyikan untukmu lagu cinta yang membuatkanmu hanyut, luluh bersama maruah dan kehormatanmu..
    Tapi, lelaki yg Gentleman & Romantik, adalah lelaki yang tidak akan menyentuhmu, jiwa dan raga, dengan perbuatan maupun kata-kata, sebelum dia mampu bersumpah di depan Allah Azza wa Jalla dan manusia di pelaminan, untuk menjagamu dan keturunanmu sampai ke syurga
    Subhanallah iia..? :”)
    (Annisa Mutiara Hati)

    http://www.facebook.com/MuslimTeenagers

  8. Persahabatan sejati adalah persahabatan yang tulus karena Allah, tanpa
    syarat, dan tanpa kepentingan. Kita mencintai dan menyayangi sahabat
    kita hanya karena Allah, Bertemu dan berpisah karena Allah,
    ketiadaannya sungguh membuat hati rindu. Perjumpaan dengannya sungguh
    menentramkan hati dan penuh dengan manfaat, kita merasakan aman saat
    bersamanya ataupun saat berpisah, karena kita sangat tahu ia akan selalu
    menjaga nama baik kita. Saat menatap wajahnya selalu mengingatkan kita
    pada Allah, tutur katanya sungguh menyejukkan jiwa dan Akhlaknya
    sungguh mempesona.

    Tentu kita ingin memiliki sahabat ideal seperti itu. Apakah kita sudah
    merasakan persahabatan seindah itu???
    Apakah anda merasa sahabat
    anda sudah ideal seperti itu…??? Apakah Anda Ingin Sahabat Anda bisa
    berubah seperti itu..??? Tidak usah kita menuntut orang lain Saudaraku,
    Karena kita tidak akan pernah bisa merubah orang lain, Kenapa tidak
    kita mulai dari diri kita sendiri..??? Rubahlah diri kita, pasti orang
    lain akan berubah…. โ™ฅ โ™ฅ โ™ฅ

    Sahabat yang baik bukan yang selalu membenarkan kata-kata kita,tapi yg menegur dan menasihati kita ketika kita melakukan kesalahan

    Yusuf bin Husain berkata, Aku bertanya kepada Dzun Nun ketika ingin berpisah dengan beliau, โ€œDengan siapa aku mesti bermajlis/bergaul?โ€ , beliau menjawab, โ€œHendaknya kamu bermajlis dengan orang yang hanya dengan melihatnya saja sudah mengingatkanmu kepada Allah Azza wa Jalla, kewibawaannya membekas di dalam hatimu, ucapannya menambah motivasimu dalam beramal, amalnya membuatmu zuhud di dunia, dan kamu tidak bermaksiat kepada Allah selama kamu berada di dekatnya. Dia menasehatimu dengan perbuatan, tidak (hanya) dengan perkataan.โ€

    http://www.facebook.com/pages/Mengenal-Allah-Azza-Wa-Jalla/116906225006847

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s