Hukum Menonton SEPAK BOLA di Televisi?

Asy-Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-’Utsaimin rohimahulloh

Pertanyaan:

Apa hukum menonton sepak bola yang ditayangkan di televisi?

Jawaban :

Saya memandang bahwa menyaksikan permainan-permainan yang ditayangkan di televisi atau yang lainnya dari berbagai tayangan adalah menyia-nyiakan waktu.

Dan sesungguhnya seorang manusia yang berakal, dia tidak akan menyia-nyiakan waktunya dengan perkara-perkara seperti ini yang tidak mendatangkan faedah sama sekali. Ini jika dia selamat dari kerusakan lainnya. Dan jika terdapat bersamanya kerusakan yang lain,yang akan menumbuhkan dalam hati penontonnya yang bersenang-senang tersebut perasaan bangga kepada pemain yang kafir, maka ini tidak meragukan lagi adalah perbuatan haram,sebab kita tidak boleh sama sekali memuliakan orang kafir, apapun yang dia dapatkan dari kemajuan, sesungguhnya tidak boleh sama sekali kita memuliakan mereka. Ataukah pada pertandingan-pertandingan tersebut telah Nampak padanya paha-paha para pemuda yang dapat menimbulkan fitnah,bahkan menurut pendapat yang mengatakan bahwa paha bukan termasuk aurat, maka saya tidak mengatakan bahwa para pemuda boleh menampakkan pahanya sama sekali, Adapun kalau kita menyatakan bahwa Paha termasuk aurat, sebagaimana yang masyhur dari madzhab Imam Ahmad,maka perkaranya lebih jelas lagi bahwa hal tersebut tidak boleh.

Yang jelas,yang aku nasehatkan kepada saudara-saudaraku agar mereka semangat untuk menjaga waktu-waktunya,karena sesungguhnya waktu itu lebih mahal dari harta.apakah kalian tidak membaca firman Allah Ta’ala:

(حَتَّى إِذَا جَاء أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ارْجِعُونِ لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ )

sehingga apabila telah datang kematian ke salah seorang dari mereka,maka ia berkata: kembalikanlah aku.Semoga aku bisa kembali beramal shalih terhadap apa yang telah aku tinggalkan”.

Dia tidak mengatakan: kembalikan aku agar aku dapat bersenang-senang dengan dunia,namun dia mengatakan “semoga aku dapat beramal saleh terhadap apa yang aku tinggalkan,untuk menggantikan waktu yang telah ia lewati sebelum mati.

(transkrip dari kaset yang berisi fatwa beliau tersebut)

حكم مشاهدة كرة القدم

السؤال: ما حكم رؤية مباراة كرة القدم التي تعرض في التلفاز؟

الجواب: الذي أرى أن مشاهدة الألعاب التي تعرض في التلفاز أو في غيره من المشاهدات أنها مضيعة للوقت وأن الإنسان العاقل الحاذق لا يضيع وقته بمثل هذه الأمور التي لا تعود إليه بفائدة إطلاقا,هذا إن سلمت من شر آخر ,فإن اقترن بها شر آخر بحيث يقوم في قلب متفرج تعظيم اللاعب الكافر مثلا فإن هذا حرام بلا شك,لأنه لا يجوز لنا أن نعظم الكفار أبدا مهما حصل له من التقدم فإنه لا يجوز لنا أن نعظمهم ,أو كانت هذه المبارات قد ظهرت فيها أفخاذ شباب يحصل بها الفتنة.فإن الراجح عندي أنه لا يجوز لشباب حين لعب الكرة أن يخرجوا أفخاذه لما في ذلك من الفتنة حتى على القول بأن الفخذ ليس بعورة فلا أرى أن الشباب يخرج فخذه أبدا .أما إذا قلنا بأن الفخذ عورة كما هو المشهور من مذهب الإمام أحمد فالأمر فيها واضح أنه لا يجوز على كل حال.فالذي أنصح به إخواننا أن يحرصوا على أوقاتهم فإن الأوقات أغلى من الأموال,ألم تقرؤوا قول الله تعالى:

(حَتَّى إِذَا جَاء أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ارْجِعُونِ لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ )

لم يقل: ارجعون لأتمتع بالدنيا ولكن يقول: لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ بدلا من الوقت الضائع الذي أمضاه قبل أن يموت,

(قتوى ابن عثيمين)

Sumber: Darussalaf.or.id dinukil dari http://ibnulqoyyim.com Judul Diterjemahkan oleh Al Ustadz Abu Karimah Askari bin Jamal Penulis: Asy-Syaikh Muhammad bin Sholeh Al-’Utsaimin rohimahulloh, Judul Hukum Menonton Sepak Bola di Televisi?

Baca Risalah terkait ini:
1.Kehidupan Dunia Hanyalah Kesenangan yang Menipu
2.Macet Berjam-jam Hingga Keluar Waktu Shalat, Bolehkah Menjamaknya?
3.Dan Akhirnya Aku Tersadar Dari Kelalaianku
4.Wahai Anakku, Dirikanlah Shalat..!
5.Orang Yang Tidak Menjalankan Sholat Terus-menerus
6.Fatwa-fatwa Ulama Ahlus Sunnah Seputar Hukum Video dan Gambar

17 thoughts on “Hukum Menonton SEPAK BOLA di Televisi?

  1. Wahai para suami…istrimu adalah mahkotamu…titipan dari Allah khusus untukmu yang harus kamu jaga….jangan sampai lelaki lain memakai mahkotamu…atau ikut menikmati indahnya mahkotamu…
    Sungguh pilu hati ini tatkala melihat seorang suami membiarkan istrinya menjadi santapan pandangan mata-mata nakal para lelaki…., ikut menikmati keindahan tubuhnya….ikut tergiur memandang paras cantiknya…dimanakah kecemburuanmu ?? Ataukah engkau bangga jika kecantikan mahkotamu diketahui banyak lelaki…?, bangga jika mahkotamu ikut menggairahkan para lelaki??
    Ingatlah…Allah akan meminta pertanggung jawabanmu kelak..!!! (Ustadz Firanda Andirja , copas status istri) http://www.firanda.com

    http://www.facebook.com/pages/Rumah-Rohis-Konsultasi-Remaja/189636341071382

  2. Wahai para wanita, jika cintamu kepada seorang pria tak membuatmu menjadi pribadi yg lebih baik, kamu mungkin mencintai orang yg salah.

    Jemarinya blm berhak untuk kau genggam.. Suara lemah lembutnya blm berhak engkau nikmati.. Wajahnya blm berhak terlalu lama engkau pandangi… Lalu kapankah tiba saatnya dia yg engkau cinta menjadi hakmu sepenuhnya? Saat itu ialah ketika engkau telah berjanji atas nama Allah menjadi sepasang suami istri, disaksikan kerabat serta malaikat. Saat itulah saat dimana yg sbelumnya diharamkan menjadi terhalalkan.

    Menikah bukan semata-mata hanya untuk membina rumah tangga yg bahagia, tetapi juga membangun cinta kepada Allah, saling mengingatkan dlm kebenaran dan kesabaran, serta melahirkan generasi islam yang tangguh. Berjuang bersama mengayuh perahu kehidupan dalam ketaqwaan. Hingga Allah ridha menyatukan cinta kita sampai ke Surga.
    Subhanallah…

    *“” Ameera Afya “”*

    http://www.facebook.com/pages/Izinkan-Aku-Menikah-Tanpa-Pacaran/124803064261837

    http://www.facebook.com/pages/Rumah-Rohis-Konsultasi-Remaja/189636341071382

  3. Barangsiapa yang membereskan hubungan antara dirinya dengan Allah, niscaya Allah akan membereskan hubungan antara dia dan manusia semuanya. Barangsiapa yang membereskan urusan akheratnya, niscaya Allah akan membereskan baginya urusan dunianya. Barangsiapa yang selalu menjadi penasehat yang baik untuk dirinya sendiri, niscaya Allah akan menjaganya dari segala bencana. (Hasan al Basri)

    “Ketika hati diperbaiki maka dosa-dosa besar terampuni… dan jika seorang hamba bertekad meninggalkan dosa, maka ia akan diliputi hati yang selalu terjaga.

    Jangan lupa wahai saudara-saudaraku, bahwa kemewahan dunia akan menyibukkan hati dari memikirkan akhirat… setiap nikmat yang tidak menjadikanmu dekat dengan Allah maka sebenarnya itu adalah bencana.”

    tidaklah mentari bersinar di pagi hari melainkan pada hari itu nafsu dan ilmu akan menghampiri penuntut ilmu, lalu keduanya saling bertarung dalam dadanya dengan dahsyatnya… jika ilmunya mengalahkan nafsunya maka hari itu adalah hari keberuntungannya… tetapi jika nafsunya yang mengalahkan ilmunya maka hari itu adalah hari kerugiannya. (Abu Hazim Salamah bin Dinar)

    http://www.facebook.com/pages/Rumah-Rohis-Konsultasi-Remaja/189636341071382

  4. Rokok adalah barang sial yang banyak menjangkiti kebanyakan kaum muslimin, apalagi orang-orang kafir. Barang ini betul-betul mencekoki otak para pecandunya. Ketika dinasihati bahwa rokok itu haram! Mereka akan menyatakan, “Siapa bilang rokok haram!!”

    Menjawab pernyataan ini, kami tegaskan bahwa rokok telah diharamkan oleh para ulama besar kita berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah. Keharaman ini umum mencakup laki-laki, maupun wanita, orang besar atau anak kecil!!! Haramnya rokok telah diketahui secara aksiomatik oleh semua orang sampai semua dokter, perusahaan rokok, pemerintah, bahkan semua orang yang berakal sehat ikut mengharamkannya. Adapun para pecandu rokok yang ditunggangi dan dibutakan oleh hawa nafsunya, maka mereka ini tak perlu ditoleh ucapannya dalam menghalalkan rokok. Tapi tolehlah fatwa-fatwa dan pernyataan ulama dan orang-orang yang berakal sehat.

    silahkan baca dalil2 haramnya rokok di:
    http://qaulan-sadida.blogspot.com/2010/12/rokok-haram.html
    https://amininoorm.wordpress.com/2012/01/15/merokok-itu-haram/

  5. Hendaknya kita dalam bermajelis kepada manusia, tidak memaksakan diri kita untuk selalu tampil dan berbicara, sehingga sampai memotong pembicaraan orang lain, mendebat orang lain tanpa ‘ilmu, dan janganlah berusaha menonjolkan kepandaian berbicara di hadapan manusia, ketahuilah, mereka tidak akan mengagumimu…mereka justru akan membencimu dengan akhlakmu itu…

    Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bukanlah orang yang suka memaksakan pembicaraan, bukan juga suka bicara “nyerecel” (ngomong terus tanpa memperdulikan orang lain), beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam berbicara dengan perlahan, jelas ucapannya, bermakna dan bisa dihafal siapapun yang mendengarnya, setiap kata yang keluar dari lisan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah kebaikan, dan inilah yang ditiru oleh para shohabat rodhiyalloohu ‘anhum.

    Namun dimasa kini kita melihat banyak sekali manusia yang saling ingin “adu bicara”, saling berusaha menonjolkan diri dan menyombongkan diri, menganggap pendapatnya paling benar, tanpa ada hujjah dan dalil yang syar’iy. Jika ada manusia menyukai pembicaraannya maka semakin terlambung hati mereka, semakin sombong hatinya. Dan jika manusia mencela pembicaraannya, maka dia lebih sengit lagi dalam mencela… Duhai…bukan begini sifat seorang mukmin…

    http://www.facebook.com/MuslimTeenagers

  6. Hidup damai diatas manhaj Ahlussunnah wal Jama’ah. Hidup dalam naungan agama bukanlah hnya sholat 5 waktu tp mengedepankan hawa nafsu.. Bukan pula bertahan pd rejeki yg halal tp bid’ah ditegakkan.. Bukan setengah haq dan setengah batil.. Bukan apa yg cocok dipake dan yg tdk cocok dibuang.. Namun mengembalikan smua urusan kpd syari’at.. Kpd sunnah.. Kpd kaedah2 yg telah ditetapkan.. Dan berpegang teguh atasnya.. Tdk mudah,krn jalan ke surga memang penuh ujian.. Namun ALLAH telah berjanji,akan menolong hamba yg menolong (menegakkan) satu2nya agama yg diridhoi_NYA.. Yakinlah,,, smua kepayahan,kesusahan,dan airmata ini hnylah sebentar saja.. Dgn kesbran, pd akhirnya qtalah yg tersenyum.. InsyaALLAH…

    http://aini79.blogspot.com/

  7. Wahai para wanita…tahukah anda bahwa: (1) Semakin banyak pandangan lelaki yang tergiur denganmu semakin bertumpuk pula dosa-dosamu (2) Semakin sang lelaki menghayalkanmu…semakin berhasrat denganmu maka semakin bertumpuk pula dosa-dosamu (3) Janganlah anda menyangka senyumanmu yang kau tebarkan secara sembarangan tidak akan ada pertanggungjawabannya kelak..!!!. Bisa jadi senyumanmu sekejap menjadi bahan lamunan seorang lelaki yang tidak halal bagimu selama berhari-hari.., apalagi keelokan tubuhmu…. (4) Bayangkanlah… betapa bertumpuk dosa-dosa para artis dan penyanyi yang aurotnya diumbar di hadapan ribuan…bahkan jutaan para lelaki?? (5) Jika anda menjaga kecantikanmu dan kemolekan tubuhmu hanya untuk suamimu…maka anda kelak akan semakin cantik dan semakin molek di surga Allah…, (6) Akan tetapi jika anda umbar kecantikanmu dan kemolekanmu maka ingatlah itu semua akan sirna dan akan lebur di dalam liang lahad menjadi santapan cacing dan ulat…dan di akhirat kelak…bisa jadi berubah menjadi bahan bakar neraka jahannam!!! (copas status istri) – Status Ustadz Firanda Andirja-

    http://www.firanda.com

    http://www.facebook.com/pages/Rumah-Rohis-Konsultasi-Remaja/189636341071382

  8. Ciri-ciri tidak ikhlas dalam beramal: bila dipuji.. tambah semangat. Bila tidak dipuji.. kurang semangat. Jika dicela.. patah semangat.

    Ibnul Qoyyim memberi perumpamaan seperti ini, “Amal tanpa keikhlasan seperti musafir yang mengisi kantong dengan kerikil pasir. Memberatkannya tapi tidak bermanfaat.”

    Dalam kesempatan lain beliau berkata, “Jika ilmu bermanfaat tanpa amal, maka tidak mungkin Allah mencela para pendeta ahli Kitab. Jika ilmu bermanfaat tanpa keikhlasan, maka tidak mungkin Allah mencela orang-orang munafik.”

    “Sesungguhnya jika amal dilakukan dengan ikhlas tetapi tidak benar, maka tidak diterima. Dan jika amal itu benar tetapi tidak ikhlas, juga tidak diterima. Sehingga, amal itu harus ikhlas dan benar. Ikhlas jika dilakukan karena Allah Azza wa Jalla dan benar jika dilakukan sesuai sunnah.” Pendapat Fudhail ini disandarkan pada firman Allah swt. di surat Al-Kahfi ayat 110.

    Karena itu, bagi seorang dai makna ikhlas adalah ketika ia mengarahkan seluruh perkataan, perbuatan, dan jihadnya hanya untuk Allah, mengharap ridha-Nya, dan kebaikan pahala-Nya tanpa melihat pada kekayaan dunia, tampilan, kedudukan, sebutan, kemajuan atau kemunduran. Dengan demikian si dai menjadi tentara fikrah dan akidah, bukan tentara dunia dan kepentingan. Katakanlah: “Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagiNya; dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku.” Dai yang berkarakter seperti itulah yang punya semboyan ‘Allahu Ghayaatunaa‘, Allah tujuan kami, dalam segala aktivitas mengisi hidupnya.

    silahkan download mp3 rekaman ceramah2 ustadz abdullah Hadrami tentang ilmu ikhlas di: http://us.kajian.net/kajian-audio/Ceramah/Abdullah%20Shaleh%20Hadrami/Ilmu%20Ikhlas

    http://www.facebook.com/pages/Rumah-Rohis-Konsultasi-Remaja/189636341071382

  9. Perjalanan hidup terkadang membawamu jatuh dlm berbagai kesulitan yg terasa begitu berat bagimu. Dadamu menjadi sesak. Bumi yg begitu luas terhampar menjadi sempit bagimu.
    Jangan sampai keadaan ini membuat dirimu berputus asa..
    Bersabarlah..
    Ketahuilah, sesungguhnya kemenangan itu beriringan dgn kesabaran. Jalan keluar beriringan dgn kesukaran. Dan sesudah kesulitan itu akan datang kemudahan

    Hadapilah takdir Allah dengan ikhlas, bukan dengan bersedih dan gelisah, apalagi marah. Karena takdir Allah pasti terjadi. Berprasangka baik kepada Allah terutama dalam takdirnya, Kita harus pandai menyikapi hikmah dibalik semua keputusan Allah.
    Sabar, usaha, doa, tawakkal dan nantikan jalan keluarnya

    Orang yg cerdas hatinya, yg jernih pikirannya, yg yakin akan pertolongan Allah, yg sadar rahmat Allah itu luas, yg mengerti segalanya ada waktunya, maka ia tidak akan pernah merasa putus asa bila ditimpa kegagalan,keterpurukan, kesulitan hidup, kecemasan dan kegalauan yg melanda jiwa..
    Justru ia akan berbaik sangka kpd Allah dengan terus berikhtiar lahir dan batin dan yakin Allah bersamanya utk menolongnya..

    Yang mendatangkan kenikmatan dan kesedihan hanyalah Allah, Jadi, mengadulah segala keresahan dalam hidup kpd Allah, mengadulah segala kesusahan dan kesedihan yg menimpa kpd Allah karena hanya Dialah tempat untuk mengadu, hanya kpd Dialah tempat mengadu segala persoalan hidup yg dihadapi. Dialah yg mendatangkan dan kepada Dialah tempat utk kembali. Allah Maha Besar lagi Maha Mengetahui.

    ‘Dan mintalah pertolongan (kepada ALLAH) dengan sabar dan (mengerjakan) sholat. Dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk, (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya..’ #QS. Al-Baqarah: 45

    http://www.facebook.com/pages/Rumah-Rohis-Konsultasi-Remaja/189636341071382

  10. “Banyak orang membuang-buang waktunya untuk menonton TV, membaca koran, berbincang dengan keluarga dan teman-teman, akan tetapi jika disuruh menghafal Al Qur’an, shalat malam, atau menuntut ilmu, terasa malas dan berat. Mereka berkata, “Harta dan keluarga telah menyibukkan kami, maka mohonkanlah ampunan untuk kami”. Beralasan dengan kesibukan mengejar harta, keluarga, sakit, dan lain sebagainya padahal Allah menyeru, “Wahai orang-orang yang beriman! Mengapa ketika diserukan kepadamu, ‘Bergeraklah di jalan Allah!’, engkau justru bermalas-malasan. Apakah engkau lebih ridha dengan kehidupan dunia daripada di akhirat?” Maka bersungguh-sungguhlah!”

    — @slah1971 Dr. Shalah Budair, imam dan khatib Masjid Nabawi Asy Syarif dan Hakim di mahkamah agung Madinah Nabawiyah

    ===========

    “Hati itu senantiasa haus, tak ada yang bisa memuaskan dahaganya melainkan rasa cinta kepada Allah, dan berdzikir mengingat-Nya.”

    — @Dr_almosleh (Dr. Khalid Al Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al Qashim, Saudi Arabia)

    ===============

    “Jika pintu antara dirimu dan apa yang kamu inginkan telah tertutup, mintalah bantuan dengan berdo’a. Karena do’a yang terucap dengan penuh kejujuran, akan membuka pintu-pintu yang tertutup”

    — @Dr_almosleh (Dr. Khalid Al Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al Qashim, Saudi Arabia)

    ================

    “Jangan lihat dosa orang lain sembari menganggap kita adalah pendeta suci. Tapi lihatlah dosa kita sembari menyadari bahwa kita adalah hamba sahaya yang kecil.”

    — @Dr_almosleh (Dr. Khalid Al Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al Qashim, Saudi Arabia)

    ===================

    “Celakalah orang berilmu yang enggan mengajarkan ilmunya kepada orang yang tidak tahu. Dan celakalah orang yang tidak tahu, namun tidak mau menerima ilmu”
    — Ibnu Taimiyyah dalam Mustadrak ‘ala Majmu’ Al Fatawa 2/281 via —

    ====================

    “Perjalanan menuju Allah, mau tidak mau harus dilalui seorang hamba dengan berbagai dosa dan kesalahan, yang dampak negatifnya dapat dihapus dengan taubat dan istighfar. Maka jagalah lisanmu agar selalu basah dengan kalimat, “Astaghfirullah.. Astaghfirullah.. Astaghfirullah”
    — @Dr_almosleh (Dr. Khalid Al Mushlih, dosen fiqh pada Universitas Al Qashim, Saudi Arabia)

    http://twitulama.tumblr.com/

  11. Karakter baik tidak terbentuk semalam, Manusia yang bersungguh-sungguh dan berlatih untuk memiliki sifat yang baik, insya Allah akan dimudahkan untuk mendapatkan apa yang diinginkannya.

    Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa berusaha melatih dirinya melakukan kebaikan, maka dia akan mendapatkannya, dan barangsiapa berusaha menghindari keburukan, maka dia dihindarkan dari keburukan tersebut.”(HR. Bukhari dalam Adabul Mufrad dan dihasankan Al-Albani dalam As-Shahihah No. 342)

    (Faedah dari rubrik 10 KARAKTER PENTING PENGUSAHA dalam Majalah Pengusaha Muslim edisi 23)

    copas dari status : http://www.facebook.com/pengusahamuslim

    http://www.facebook.com/pages/Rumah-Rohis-Konsultasi-Remaja/189636341071382

  12. Fudhail bin ‘Iyadh berkata: “seorg mukmin ialah orang yang menutupi aib orang lain dan menasehatinya, sedangkan orang fasik/jahat ialah orang yang merusak orang lain dan mencelanya.”

    Abdullah bin Abbas mengatakan, “Amal shalih itu menyebabkan wajah bercahaya, hati bersinar, kelapangan rezki, badan yang semakin kuat dan disukai oleh banyak orang. Sebaliknya, maksiat itu menyebabkan wajah nampak hitam, hati suram, gelap di alam kubur, badan menjadi lemah, rezki berkurang dan tidak disukai oleh banyak orang

    Syaikhul Islam Ibnu Tamiyah pernah berkata, “Tidaklah seseorang berharap dan bersandar kepada sesuatu makhluk pun, melainkan makhluk itu akan mengecewakan dan memupuskan harapannya. Namun barangsiapa menyerahkan segenap urusannya kepada Allah niscaya ia akan mendapat apa yang ia cita-citakan.”

    Ibnul Qayyim berkata, “Empat hal yang menghambat datangnya rizki adalah [1] tidur di waktu pagi, [2] sedikit sholat, [3] malas-malasan dan [4] berkhianat.”

    Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda, “Maukah kalian kuberitahukan dosa besar yang terbesar?” Para Sahabat menjawab, “Tentu mau, wahai Rasulullah ” Beliau bersabda, “Berbuat syirik kepada Allah, dan durhaka terhadap orang tua.” ….. (Al-Bukhari dan Muslim)

    Rasulullah -shallallahu alaihi wasallam- bersabda“Sesungguhnya para malaikat, serta semua penduduk langit-langit dan bumi, sampai semut-semut di sarangnya, mereka semua bershalawat atas orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia.” (HR. At-Tirmizi)

    Allah berfirman “Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar”. (QS. Al Baqarah:153)

    Allah berfirman“…Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. (QS. Ath Thalaaq: 2-3)

    http://www.facebook.com/pages/Rumah-Rohis-Konsultasi-Remaja/189636341071382

  13. Islam tidak menyukai wanita dilelahkan syarafnya dengan bekerja memeras tenaga. Wanita yang bekerja pulang ke rumah sudah dalam keadaan lelah seperti halnya si pria sendiri. Syarafnya tegang dan otot kaku. Lalu timbullah pergeseran-pergesaran tegang antara dia dengan suaminya. Kedua-duanya tidak mau mengalah. Anak-anaknya pun lalu merasa tidak punya ibu. Yang terasa oleh mereka adalah mereka punya dua ayah, yang sama-sama pria.

    Muhammad Quthb

    http://www.eramuslim.com/

    http://www.facebook.com/pages/Rumah-Rohis-Konsultasi-Remaja/189636341071382

  14. Merokok pernah dilarang oleh Khalifah Dinasti Turki Utsmani pada abad ke-12 Hijriyah dan orang yang merokok dikenakan sanksi, serta rokok yang beredar disita pemerintah, lalu dimusnahkan. Para ulama mengharamkan merokok berdasarkan kesepakatan para dokter di masa itu yang menyatakan bahwa rokok sangat berbahaya terhadap kesehatan tubuh. Ia dapat merusak jantung, penyebab batuk kronis, mempersempit aliran darah yang menyebabkan tidak lancarnya darah dan berakhir dengan kematian mendadak.

    Siapa yang meniliti dengan baik ucapan para ulama, pasti akan menemukan bahwa hukum rokok itu haram, demikian menurut pendapat para ulama madzhab. Hanya pendapat sebagian kyai saja (-maaf- yang barangkali doyan rokok) yang tidak berani mengharamkan sehingga ujung-ujungnya mengatakan makruh atau ada yang mengatakan mubah. Padahal jika kita meneliti lebih jauh, ulama madzhab tidak pernah mengatakan demikian, termasuk ulama madzhab panutan di negeri kita yaitu ulama Syafi’iyah.

    Ulama Syafi’iyah seperti Ibnu ‘Alaan dalam kitab Syarh Riyadhis Sholihin dan Al Adzkar serta buku beliau lainnya menjelaskan akan haramnya rokok. Begitu pula ulama Syafi’iyah yang mengharamkan adalah Asy Syaikh ‘Abdur Rahim Al Ghozi, Ibrahim bin Jam’an serta ulama Syafi’iyah lainnya mengharamkan rokok.

    Qalyubi (Ulama mazhab Syafi’I wafat: 1069 H) ia berkata dalam kitab Hasyiyah Qalyubi ala Syarh Al Mahalli, jilid I, hal. 69, “Ganja dan segala obat bius yang menghilangkan akal, zatnya suci sekalipun haram untuk dikonsumsi. Oleh karena itu para Syaikh kami berpendapat bahwa rokok hukumnya juga haram, karena rokok dapat membuka jalan agar tubuh terjangkit berbagai penyakit berbahaya”.

    Ulama madzhab lainnya dari Malikiyah, Hanafiyah dan Hambali pun mengharamkannya. Artinya para ulama madzhab menyatakan rokok itu haram. Silakan lihat bahasan dalam kitab ‘Hukmu Ad Diin fil Lihyah wa Tadkhin’ (Hukum Islam dalam masalah jenggot dan rokok) yang disusun oleh Syaikh ‘Ali Hasan ‘Ali ‘Abdul Hamid Al Halabi hafizhohullah terbitan Al Maktabah Al Islamiyah hal. 42-44.

    silahkan baca artikel selengkapnya di:
    http://rumaysho.com/hukum-islam/muamalah/3549-jika-rokok-haram-siapa-yang-akan-hidupi-petani.html

    http://www.facebook.com/pages/Rumah-Rohis-Konsultasi-Remaja/189636341071382

  15. Umar bin Abdul Aziz mewanti-wanti penasihatnya agar tidak berdua-duaan dengan wanita yg bukan muhrimnya meskipun dengan alasan mengajarkan Alquran, “Aku memberi wasiat kepadamu dengan wasiat yang harus kau jaga. Janganlah engkau berdua-duaan dengan wanita yang bukan muhrim kamu, walau batinmu berkata bahwa kau akan mengajarinya Alquran.” (Lihat kitab Hilyatul Auliya’ wa Thabaqatul Ashfiya’, V:272)

    Hendaknya, kita pun memegang erat-erat wasiat Umar bin Abdul Aziz tersebut. Jangan merasa diri kita aman dari fitnah (godaan).

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka janganlah ia berkhalwat (berduaan ditempat sepi) dengan seorang wanita tanpa ada mahrom wanita tersebut, karena syaitan menjadi orang ketiga diantara mereka berdua.” (HR. Ahmad)

    “Barangsiapa yang lebih mengenal Allah maka ia akan lebih takut kepada Allah.” (Al-Bidayah wan Nihayah 10/318, Bugyatut Tolab fi Tarikh Al-Halab 2/750).

    http://qaulan-sadida.blogspot.com/

    http://muslim.or.id/akhlaq-dan-nasehat/mewaspadai-bahaya-khalwat.html

    http://www.facebook.com/pages/Rumah-Rohis-Konsultasi-Remaja/189636341071382

  16. Jangan kau percayai propaganda sesat yang menggembar-gemborkan kebebasan kaum wanita yang mengharuskan menjalin cinta terlebih dahulu sebelum menikah. Janganlah terkecoh, sebab cinta sejati tak akan ada kecuali setelah menikah. Sedang selain itu, maka pada umumnya adalah cinta semu, hanya mengikuti angan-angan dan fatamorgana, sekedar menuruti kesenangan, hawa nafsu, dan pelampiasan emosi belaka.

    Ingatlah bahwa kehidupan dunia ini sangatlah singkat dan sementara, mungkin sebentar lagi engkau akan meninggalkannya. Maka jika ternyata engkau telah terkhilaf dengan dosa-dosa segeralah saja bertaubat memohon ampunan sebelum ada dinding penghalang antara taubat dengan dirimu. Demi Allah nasihat ini kusampaikan dengan tulus untukmu dan itu semua semata-mata karena rasa sayang dan cintaku kepadamu.

    Jauhilah teman yang buruk perangai, yang suatu saat bisa saja ia menjerumuskanmu lalu menyeretmu ke dalam pergaulan yang rendah dan terlarang. Ia hiasi itu semua sehingga seakan-akan menarik dan merupakan hal biasa yang tidak akan berakibat apa-apa, tak akan ada aib dan lain sebagainya.

    Jangan percaya omongannya, sekali lagi jangan gampang percaya! Itu semua tak lain adalah tipu daya yang dilancarkan oleh syetan dan teman-temannya.

    Berhati-hatilah jangan sampai engkau terpedaya dengan bujuk rayu para laki-laki pendosa itu yang kesukaannya hanya mempermainkan kehormatan orang lain. Mereka adalah pembohong, pendusta dan pengkhianat, walau salah satu dari mulut mereka terkadang menyampaikan kejujuran dan keikhlasan. Apa yang diinginkan mereka adalah sama, dan semua orang yang berakal mengetahui itu, seakan tiada yang tersembunyi. Berapa kali kita mendengarkan, demikian juga selain kita tentang perilaku keji mereka terhadap para gadis remaja. (www.alsofwah.or.id)

    http://www.facebook.com/pages/Rumah-Rohis-Konsultasi-Remaja/189636341071382

  17. SEORANG SALAFI TIDAK SOMBONG WALAUPUN KEPADA ANJING (BINATANG)

    Salah satu sifat rendah hati seorang imam yang pantas dicontoh adalah apa yang dilakukan oleh tokoh pembesar madzhab syafi’i Abu Ishaq asy-Syirazi -rahimahullah-. Pada suatu hari beliau berjalan di suatu jalan umum bersama para sahabatnya. Ketika sedang berjalan, tiba-tiba beliau berpapasan dengan seekor anjing. Lalu pemiliknya mengusir anjing itu (sebagai bentuk penghormatan untuk beliau). Melihat perlakuan orang itu, beliau melarangnya dan mengatakan: ”Biarkanlah anjing itu, tidakkah engkau mengerti bahwa jalan ini adalah milik bersama, untukku dan untuk anjing itu ?!” (Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab, jilid 1, hlm. 6).

    (Pada zaman dahulu kala) Ketika tengah berjalan, seorang laki-laki mengalami kehausan yang sangat. Dia turun ke suatu sumur dan meminum darinya. Tatkala ia keluar tiba-tiba ia melihat seeokor anjing yang sedang kehausan sehingga menjulurkan lidahnya menjilat-jilat tanah yang basah. Orang itu berkata: “Sungguh anjing ini telah tertimpa (dahaga) seperti yang telah menimpaku.” Ia (turun lagi ke sumur) untuk memenuhi sepatu kulitnya (dengan air) kemudian memegang sepatu itu dengan mulutnya lalu naik dan memberi minum anjing tersebut. Maka Allah berterima kasih terhadap perbuatannya dan memberikan ampunan kepadanya.” Para sahabat bertanya: “Wahai Rasullulah, apakah kita mendapat pahala (bila berbuat baik) pada binatang?” Beliau bersabda: “Pada setiap (perbuatan baik kepada) yang memiliki hati yang basah maka ada pahala.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

    Dalam hadits lain Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda: “Dahulu ada seekor anjing yang berputar-putar (ingin minum) mengelilingi sumur, anjing tersebut hampir-hampir mati karena kehausan, kemudian hal tersebut dilihat oleh salah seorang pelacur dari bani israil, ia pun mengisi sepatunya dengan air dari sumur dan memberikan minum kepada anjing tersebut, maka Allah pun mengampuni dosanya.” (HR Bukhari Muslim).

    https://gizanherbal.wordpress.com/2011/06/17/seorang-salafi-tidak-sombong-walaupun-kepada-anjing-binatang/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s