Kumpulan Kata Bijak Dr. Aidh Al Qorni, dalam bukunya “La Tahzan” (Jangan Bersedih)

Kumpulan Kata Bijak Dr. Aidh Al Qorni, dalam bukunya “La Tahzan”

kata mutiara status facebook – kumpulan kata mutiara nasehat islami dari para ulama di status facebook – kalimat motivasi islami dari ulama di status facebook

——————————–

“Ketahuilah, bahwa anda bukan satu-satunya orang yang mendapat ujian. Tidak seorangpun yang lepas dari kesedihan. Dan tidak seorangpun yang luput dari kesulitan.” (Dr. Aidh Al Qorni, dalam bukunya “La Tahzan”)

“Salah satu pintu kebahagiaan terbesar adalah doa kedua orangtua. Berusahalah mendapatkan doa itu dengan berbakti kepada mereka berdua agar doa mereka menjadi benteng yang kuat yang menjagamu dari semua hal yang tidak Anda sukai.” (Dr. Aidh Al Qorni, dalam bukunya “La Tahzan”)

Berbuatbaiklah kepada sesama, dan baktikan kebaikan kepada semua orang agar Anda akan mendapatkan kebahagiaan dari menjenguk orang sakit, dan memberi sesuatu kepada orang yang membutuhkannya, dan dari mengasihi anak yatim.” (Dr. Aidh Al Qorni, dalam bukunya “La Tahzan”)

“Tersenyumlah kepada siapa saja, niscaya Anda akan mendapatkan cinta kasih mereka, Haluskan turur kata Anda niscaya mereka akan mencintaimu. Dan rendahkan hati kepada mereka niscaya mereka akan menghormati Anda.” (Dr. Aidh Al Qorni, dalam bukunya “La Tahzan”)

“Ujian itu akan mendekatkan jarak antara diri Anda dengan Rabb. Akan mengajarkan kepada diri Anda, bagaimana berdoa, dan akan menghilangkan kesombongan, ujub, dan rasa bangga diri pada diri Anda.” (Dr. Aidh Al Qorni, dalam bukunya “La Tahzan”)

“Optimislah, jangan pernah berputus asa dan menyerah tanpa usaha. Berbaik sangkalah kepada Rabb. Dan, tunggulah segala kebaikan dan keindahan dari-Nya.” (Dr. Aidh Al Qorni, dalam bukunya “La Tahzan”)

“Terimalah pilihan Allah dengan gembira. Sebab, Anda tidak tau kemashlahatan. Bisa jadi kesulitan itu baik daripada kemudahan.” (Dr. Aidh Al Qorni, dalam bukunya “La Tahzan”)

“Bertawakallah kepada Allah, dan serahkan semua perkara kepada-Nya. Terimalah semua ketentuann-Nya dengan sepenuh hati, berlindunglah kepada-Nya, dan bergantunglah kepada-Nya, karena sesungguhnya Dia cukup sebagai pelindungmu.” (Dr. Aidh Al Qorni, dalam bukunya “La Tahzan”)

“Maafkanlah orang yang pernah melakukan kezaliman kepada anda. Sambunglah tali silaturahmi orang yang memutskannya dari anda. Berilah orang yang tidak pernah memberi kepada anda. Bersabarlah terhadap orang yang berbuat jahat kepada anda, niscaya Anda akan memperoleh rasa bahagia, dan aman dalam diri Anda.” (Dr. Aidh Al Qorni, dalam bukunya “La Tahzan”)

“Hiduplah bersama Al Qur’an, baik dengan cara menghapal, membaca, mendengarkan, atau merenungkan. Sebab, ini merupakan obat paling mujarab untuk mengusir kesedihan dan kedukaan.” (Dr. Aidh Al Qorni, dalam bukunya “La Tahzan”)

“Ketika waktu pagi tiba, janganlah menunggu sampai sore. Hiduplah dalam batasan hari ini. Kerahkan seluruh semangat yang ada untuk menjadi lebih baik di hari ini.” ~Dr. Aidh al Qarni~

“Ketahuilah, bahwa dengan mengingat Allah, hati akan menjadi tentram, dosa akan diabaikan, Allah akan menjadi ridho, dan tekanan hidup akan terasa ringan. (Dr. Aidh Al Qorni)

“Terimalah qadha’ yang telah pasti dan rezeki yang telah dibagi itu dengan hati terbuka. Segala sesuatu itu ada ukurannya. Karenanya, enyahkan kegelisahan” (Dr. Aidh Al Qorni)

“Keimanan menghapuskan keresahan, dan melenyapkan kegundahan. Keimanan adalah kesenangan yang diburu oleh orang-orang yang bertauhid dan hiburan bagi orang-orang yang ahli ibadah.” (Dr. Aidh Al Qarni)

 

kata mutiara status facebook – kumpulan kata mutiara nasehat islami dari para ulama di status facebook – kalimat motivasi islami dari ulama di status facebook

http://www.facebook.com/Alqarni.Id

6 thoughts on “Kumpulan Kata Bijak Dr. Aidh Al Qorni, dalam bukunya “La Tahzan” (Jangan Bersedih)

  1. Kumpulan Kata Bijak , kata mutiara , kata motivasi , tausiyah dan nasehat islami , kalimat indah , Dr. Aidh Al Qorni, dalam bukunya “La Tahzan” (Jangan Bersedih)

    tidak mau, suka tidak suka, Anda sebagai teladan, harus memulai kebaikan yang Anda harapkan dari orang lain.

    Sungguh menyedihkan, generasi Islam justru lebih berlomba memperbaharui film, lagu, tren terbaru ala barat. Namun sangat terbelakang mengkokohkan kitab sucinya yang telah ada berabad-abad lamanya.

    Amal ma’ruf nahi mungkar merupakan salah satu kewajiban umat muslim. Prioritaskanlah mengamalkannya pada diri sendiri, keluarga, kerabat, lalu orang lain, dengan cara yang hikmah.

    Jika belum mumpuni dalam suatu disiplin ilmu, teruslah belajar, tanpa ceroboh memberi komentar. Sabarlah sedikit, ada waktunya Anda berbicara dengan kredibilitas ilmu yang Anda raih.

    Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. (QS. Al-A’raaf : 96)

    Perbaikilah hubungan sesama, damaikan jiwa, dan jadilah penyebab saling berdekatannya jiwa-jiwa itu, maka kamu akan mendapat kebaikan yang berlimpah dari Tuhan semesta alam.

    Seseorang tidak akan dituntun kepada sebuah kebahagian, bahkan tidak akan menemukan dan menikamatinya, terkecuali dia mengikuti jalan yang lurus dengan menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman hidupnya dan Surga menjadi tujuan akhirnya.

    Umar bin Salamah ra. -ketika masih anak-anak- makan bersama Rasulullah SAW, ketika itu ia makan dan mengambil makanan dengan tangan kiri dan kanan. Rasulullah SAW berkata padanya :
    “Wahai anak muda, bacalah basmalah, makan dengan tangan kananmu, dan makan yang ada di hadapanmu”.
    Dalam kalimat tersebut, Rasulullah SAW mengajarkan kita tiga etika ketika makan.

    Abu Laits berkata: Tiga macam orang yang tidak akan diterima doanya yaitu :
    • Orang yang makan haram,
    • Orang yang suka ghibah (membicarakan kejelekkan orang),
    • Orang yang di dalam hatinya ada hasud/dengki terhadap kaum muslimin.

    Kebanyakan orang mengagumi hasil buatan manusia dan apapun yang dibangunnya, tapi tidak mengagumi ciptaan Allah SWT di alam semesta ini.
    Allah Musta’aan…

    Allah SWT berfirman : “Wahai orang-orang yang beriman, ingatlah kepada Allah, dengan mengingat (nama-Nya) sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang”. (Al-Ahzaab : 41-42)

    Bukalah Al-Qur’an, telaah dan renungkan satu halaman setiap harinya. Dengan berlalunya hari, Anda akan melihat betapa banyak pahala yang Anda raih.

    Jika anda sibuk dengan aib anda sendiri, maka aib-aib orang lain akan teralihkan dengan sendirinya, terlebih di saat saling mengasihi, berdamai, dan meninggalkan kesombongan.

    Mungkinkah waktu di dunia ini cukup untuk memeriksa urusan orang dan membongkar aib-aibnya? Sungguh bodoh orang yang selalu sibuk dengan kesalahan-kesalahan orang lain, sementara dirinya tenggelam dalam lautan dosa.

    Masalah kebanyakan dari kita adalah sibuk mengurusi dosa dan kesalahan orang lain tapi melupakan dosanya sendiri, seakan-akan mereka Malaikat yg suci atau Nabi yg ma’shum, lalu mereka bersikap sombong kepada hamba-hamba Allah.

    Kalau ingin mengetahui tingkat kesuksesan kita, lihatlah dari berapa banyak kita telah membantu menyukseskan orang lain, bukan dari banyaknya pujian yang datang kepada kita.

    Hapuslah air mata anak yatim
    agar anda meraih ridha Allah
    Yang Maha Pemurah dan menempati surga-Nya.

    Sungguh, kemuliaanmu sangat nampak jelas pada aurat yang tertutup.

    Memaafkan memang tidak mudah, tapi sangat mungkin.
    Jika karena kesalahan yang kita pun sering melakukannya,
    hati enggan memaafkan orang lain,
    ingatlah sabda Nabi SAW bahwa orang yang memutus silaturahmi tidak akan masuk Surga.
    Na’uudzu billaah…

    Hidup itu akan terasa mati jika kosong dari kepedulian.
    Dan akan terus berjalan jika masih ada yg peduli.
    Pastikan Anda lah salah satu orang yang peduli pada kehidupan ini.
    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    Makin luas Pergaulan, makin bijak memahami perbedaan.
    Karena salah satu sebab kesalahpahaman adalah, ketidaktahuan adat masing-masing suku, daerah, maupun negara.
    Dan cara mengetahuinya, adalah dengan bergaul, interaksi, sosialisasi ke semua lapisan tersebut.
    Setelah memahami perbedaan, Anda akan tahu keindahannya.
    Maka, saling mengenal lah… Jalin silaturahmi dan ukhuwah…
    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    Sedih, murka, bosan, merenungi diri yang tak kunjung berubah.
    Gemar maksiat, lalai dan marah.
    Ketika dekat dengan seorang alim, hati tergugah.
    Ketika berpisah, hati kembali goyah.
    Bagaimana solusinya wahai jiwa yang merindukan kebaikan…??

    Manusia yang tidak merugi:
    1. Beriman kepada Allah
    2. Beramal sholih
    3. Saling memberi wasiat dalam kebenaran
    4. Saling memberi wasiat dalam kesabaran.
    (QS. Al-Ashr)

    Tidak ada kerugian jika harus meninggalkan calon pendamping yang sering menyakiti hatimu, menginjak harga dirimu, mengacuhkanmu dan angkuh.
    Jangan beratkan hati karena wajah rupawan, kekayaan, keturunan, karena hal utama yang harus dijadikan tolak ukur adalah Agama.
    Bagi kalian yang sedang mencari calon pendamping, pilihlah yang benar-benar baik agamanya.
    Tinggalkan yang kamu ragukan, pilih yang kamu yakini…!
    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    Kekecewaan sering dialami karena berharap pada makhluk,
    tanpa menyandarkan harapan pada Allah.
    Laa haulaa wa laa quwwata illaa billah….
    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    Sejak lahir sampai saat ini, Ibu yang mengayomi anak.
    Selama itu pula seharusnya cinta sang anak tercurahkan pada sang Ibu.

    Mulailah mengejar yang Anda targetkan…!
    Karena keadaan tidak akan pernah berubah jika Anda diam.
    Dr. Aidh Al-Qarni

    Anda panik melihat orang lain bersungguh-sungguh mencapai cita.
    Tapi tidak juga melawan kemalasan, bagaimana mau berhasil??
    Saat seperti itu, Anda harus berpikir realistis,
    hanya yang mampu membuang kemalasan lah yang akan menang !

    Jika ada peraturan saja sering melanggar,
    bagaimana tidak ada???
    Ya Allah, jadikanlah kami orang yang bertakwa, amin.

    Beribu teori yang dihafal,
    jika tanpa praktek, maka NOL nilainya.
    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    Untuk adik-adikku yang dirahmati Allah.
    Semestinya, tiap pribadi mengenal kemampuan diri.
    Sehingga, segalanya bisa dipersiapkan sebaik mungkin,
    sampai benar-benar menjadi ahli.
    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ————-

    Acap kali,
    kebiasaan buruk bukan berasal dari keinginan pribadi,
    namun dari lingkungan dan media yang ada.

    Dalam kondisi seperti ini,
    Islam menganjurkan Hijrah,
    dari keburukan menuju kebaikan.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    —————

    Pribadi yang enggan menggerakkan tubuhnya untuk menggali ilmu,
    berleha-leha padahal tugas menunggu,
    akan tersiksa oleh kemalasannya di akhir waktu.

    Berusahalah meningkatkan kualitas selagi muda,
    agar di hari tua nanti, hidup terasa nikmat dengan sejuta karya.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    —————

    Rasulullah pernah melarang ziarah kubur,
    kemudian beliau memerintahkan untuk itu,
    dengan alasan konkrit, yaitu mengingat KEMATIAN.

    Lantas, apakah yang telah kita persiapkan untuk pulang ke kampung akhirat?

    —————

    Mari senantiasa beristighfar,
    karena Allah selalu membuka pintu ampunan-Nya siang dan malam.
    Semoga kita tergolong hamba-hamba-Nya yang diampuni. Amin…

    Uhibbukum fillaah…

    —————

    Bagi yang sedang diberi ujian hidup,
    ingatlah,
    ujian adalah cara Allah menunjukkan cinta-Nya pada hamba.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    —————

    Tidak perlu risau dengan kebencian orang kepada kita,
    sekalipun selalu berbuat baik, pasti akan ada yang membenci.
    Tapi tanamkanlah niat agar senantiasa beramal sholeh untuk meraih ridho Allah,
    dengan itulah hati kita tenang tanpa menghiraukan hujat ataupun pujian.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    —————

    Ungkapan “saya tidak tahu” lebih mulia,
    daripada memberi jawaban tanpa ilmu.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    —————

    Ciri-ciri kebaikan seorang Muslim adalah,
    meninggalkan yang tidak bermanfaat baginya.

    —————

    Bersyukurlah bagi Anda yang memiliki jiwa peka dan tanggap.
    Tanpa disadari, fitrah yang Anda miliki adalah bentuk kecerdasan.
    Mampu menyimpan memori dengan cepat, cekatan dalam bertindak, dsb.

    Namun banyak orang, yang asalnya memiliki fitrah itu,
    tapi justru membiasakan diri bersikap acuh dan cuek,
    jadilah ia orang yang lambat berpikir, pelupa, telat dalam segala tindakan.

    Allahu Musta’aan…

    —————

    Ketahuilah wahai saudaraku,
    maksiat adalah pembodoh tercepat.

    Imam Syafi’i dinasihati oleh gurunya,
    jika ingin mudah memahami pelajaran, hendaklah ia menjauhi maksiat.
    Karena ilmu adalah cahaya, dan cahaya Allah tidak dapat diraih oleh ahli maksiat.

    —————

    Klarifikasi :
    Bahwasannya Dr. ‘Aidh Al-Qarni hanya membuat satu halaman Facebook yang resmi dalam bahasa Indonesia, tepatnya di sini :

    http://www.facebook.com/Alqarni.Id?sk=wall

    Yang mempunyai pengunjung 618, dan halaman ini baru saja diresmikan awal Ramadhan tahun ini. Adapun selain halaman ini, bukan halaman Facebook resmi Dr. ‘Aidh Al-Qarni.

    Terima kasih atas perhatiannya.

    —————

    Kebiasaan menunda adalah titik awal keterpurukan masa depan.
    Berawal dari 1 jam, 1 hari, 1 minggu dan seterusnya.
    Tanpa disadari, menunda telah menggerogoti ketegasan kita terhadap waktu.

    Yang dapat dilakukan saat ini, lakukanlah…!
    Buang kata “tunda” dari kehidupan kita.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni, uhibbukum fillaah…

    —————

    Kalau tepat waktu saja belum tentu maksimal, mengapa membiasakan terlambat?

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    —————

    Bantulah saudaramu, maka Allah akan membantumu..!

    Disiplin itu pahit, tapi tidak disiplin lebih pahit…!

    —————

    Ucapan “Alhamdulillah” adalah bentuk syukur kepada Allah yang paling minimal.
    Begitupun kepada manusia, setidaknya ada ucapan “terimakasih” sebagai tanda syukur.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    —————

    Harapan yang hanya terdetik dalam hati,
    terkadang langsung terkabul, padahal tidak terlalu diinginkan secepat itu.
    Namun harapan yang sangat dinanti-nanti justru digagalkan oleh-Nya.

    Oh Tuhan Yang Maha Bijaksana, kami beriman pada segala keputusan-Mu,
    kami yakin segala rahasia-Mu memiliki hikmah yang membijakkan kami.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    —————

    Terkadang kewajiban terasa sangat membebani,
    lalu bagaimanakah agar kewajiban itu tidak membebani?

    Mari berbagi ilmu wahai saudaraku…

    —————

    Jika tidak ada jalan lain untuk mendekat kepada Allah kecuali dengan ketakwaan,
    maka jangan harap bisa dekat dengan cara maksiat.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    —————

    Seorang yang mencuri, merampas, menzholimi orang dengan cara yang amat licik,
    mungkin bebas dalam persidangan dunia,
    tapi tidak akan bebas dari persidangan akhirat.

    Lebih baik bertobat, meminta maaf kepada korban, dan dosa diampuni.
    Daripada mempertahankan harga diri, tapi disiksa di akhirat.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    —————

    Dalam kerjasama, terdapat banyak faidah.
    Terjalin rasa sayang antar sesama, empati, kepedulian, terasa ringan, dsb.
    Semestinya, keindahan ukhuwah menjadi pemandangan sehari-hari dalam kehidupan sosial.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    —————

    Orang baik, akan mengeluarkan kata-kata baik, perilaku baik, dan segala tindakan yang memuliakan kepribadiannya.
    Sebaliknya, orang yang selalu dengki, menggunjing, tinggi hati, merendahkan orang lain, begitulah nilai yang ada dalam dirinya.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    —————

    Ketika terdetik KESOMBONGAN di hati, Allah pasti berikan teguran.

    Ketika merasa paling pintar, Allah akan memperlihatkan orang lain yang jauh lebih pintar, Allah jadikan hafalannya lemah, Allah turunkan prestasinya, dsb.

    Ketika merasa paling kaya, Allah uji dengan kehilangan, Allah beri musibah yang menyita harta, kebutuhan yang tak sanggup dicapai, dsb.

    Semestinya, segala bentuk nikmat, patutlah disyukuri, bukan justru menjadikan kita SOMBONG. Na’uudzu billaah…

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    —————

    Sadarkah kita,
    bahwa perkataan kasar,
    adalah pemburukan citra bagi diri sendiri?

    Wahai Tuhan Yang Maha Lembut,
    haluskanlah perkataan kami, bimbinglah kami agar dapat menjaga lisan.
    Amin…

    —————

    Menahan diri ketika takut salah berkomentar, merupakan tindakan tepat untuk meminimalisir dosa.
    Karena salah ucap, bisa membuat orang sakit hati, jengkel, dengki, dsb.
    Termasuk yang Anda tulis di dunia maya, media cetak, dsb.

    Mulai detik ini, belajarlah menahan sesuatu yang sekiranya kurang baik,
    jangan sampai orang lain merasa terusik oleh tindakan kita.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni
    Uhibbukum fillah…

    Kumpulan Kata Bijak Dr. Aidh Al Qorni, dalam bukunya “La Tahzan” (Jangan Bersedih)

  2. Kumpulan Kata Bijak , kata mutiara , kata motivasi , tausiyah dan nasehat islami , kalimat indah , Dr. Aidh Al Qorni, dalam bukunya “La Tahzan” (Jangan Bersedih)

    Lebih baik menghindar dari pembicaraan yang menuju dosa,
    karena sekali meladeni, syetan akan terus membuatmu merasa nyaman.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Saat berniat hijrah dari keburukan menuju kebaikan,
    saat itu juga badai godaan syetan menghadang.
    Jangan lengah, siapkan tameng iman, jadikan sebagai penopang…!

    Allah ma’anaa….

    ——————–

    Kebutuhan itu menjadi siksaan, jika tidak sesuai dengan kemampuan.
    Ada 2 cara agar kebutuhan tidak menyiksa:
    1. Ridho lah dengan semua yang Allah berikan
    2. Jadikan kebutuhan sebagai cambuk semangat untuk mencapainya

    Uhibbukum fillaah…

    ——————–

    Kebaikan itu butuh pembiasaan.
    Jika awal mulanya terasa berat, itu karena belum terbiasa.
    Cobalah sedikit melawan diri, agar tetap konsisten melakukan kebaikan.
    Sedikit demi sedikit, kebaikan itu akan membiasa.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Bukankah jika kita mendo’akan saudara semuslim, malaikat juga akan mendo’akan kita?!
    Lantas, apa yang membuat enggan untuk berdo’a??

    Ya Latiif,,, lembutkanlah hati kami, agar senantiasa tertunduk mohon kepada-Mu,
    ampuni kami yang masih sombong, sehingga enggan berdo’a kepada-Mu…

    ——————–

    Jika tahu kematian bisa datang kapan pun,
    mengapa tidak menyegerakan amal sholih?
    Mengapa enggan beribadah dan bersedekah?

    Ya Allah, jadikanlah hidup kami lebih berarti…

    ——————–

    Niat adalah, selaras antara yang diniatkan dan yang dilakukan untuk mencapainya.

    Ikhlaskan niatmu untuk mendapat ridho Allah, dalam segala aktifitas.

    Semoga keberkahan-Nya menyertai langkahmu, wahai Mukmin…

    ——————–

    Ketahuilah,
    Al-Qur’an dan Sunnah Rasul, hanya bisa dipahami, diresapi, dan dicerna jika hati bersih dari kemaksiatan.

    Ya Allah, bersihkanlah hati kami, agar dapat memahami ayat-ayat-Mu, dan sunnah Rasul-Mu… amiin…

    ——————–

    Dakwah = Mengajak
    Tidak perlu marah jika ditolak,
    karena hidayah bukan milikmu, tapi mutlak milik ALLAH SWT.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Waspadalah dengan kemudahan hidup, sementara kita dalam keadaan maksiat.
    Karena Allah pasti menyiapkan siksaan yang amat pedih.
    Mari perbanyak introspeksi, bertobat dan saling mengingatkan.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni, uhibbukum fillaah…

    ——————–

    Seberapa seringkah kamu merasakan kesulitan, terdesak, sangat membutuhkan, akan tetapi semua justru semakin menjadikanmu terpuruk?

    Selalu sadarkan lah dirimu, bahwa itu adalah cara Allah meneguhkan kesabaranmu, menangguhkanmu dalam berikhtiar, dan menjauhkanmu dari putus asa…!

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Yang membuatmu sulit menggengam keberhasilan adalah,
    selalu menunda, berleha-leha, dan tidak tegas terhadap waktu.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Jika teman baik, Anda akan terbawa baik. Begitupun sebaliknya.
    Selektif dalam memilih teman adalah satu cara untuk berubah jadi lebih baik.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Mencari teman yang tak memiliki aib itu mustahil.
    Mari belajar saling melengkapi satu sama lain!

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Sebenarnya,
    jawaban terbaik bagi orang yang mengejek kita, adalah DIAM.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Kemaksiatan memang tak boleh diberi celah sedikitpun,
    sedikit saja kita lengah terhadap ketakwaan, maka ia akan masuk.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Keberhasilan adalah bentuk nyata dari kehendak.
    Sedangkan rasa takut adalah musuh nyata bagi kehendak.
    Rasa takut akan membakar semua tekad,
    kecuali kehendakmu melebihinya.
    Karena kekuatan kehendak satu-satunya pemadam api ketakutan.

    Jadi, kokohkanlah kehendakmu..!

    ——————–

    Peluang pertama meraih harapan,
    adalah dengan bertindak untuk mencapainya.
    Karena harapan tanpa tindakan, adalah omong kosong.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Hawa nafsu adalah musuh utama bagi fitrah.
    Penangkalnya adalah Istighfar.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Tindakan Anda untuk segala impian yang selama ini Anda cita-citakan,
    adalah pendukung terkabulnya do’a yang terucap.
    Karena sebanyak apapun do’a, harapan dan cita-cita,
    jika tidak ditunjang dengan usaha konkrit, adalah fatamorgana.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Andai dosa itu memiliki aroma, pasti semua orang enggan mendekati kita.

    Renungan malam…

    ——————–

    Biasanya, kata ‘manusiawi’ dijadikan alasan untuk berbuat salah.
    Padahal, yang mampu berlaku benar dan hati-hati dalam bertidak,
    pun disebut ‘manusiawi’.
    Jadi, gunakan kata tersebut sebagai alasan untuk melakukan hal yang luar biasa.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Ya Allah…
    Ampunilah dosa kami,
    lapangkanlah dada kami,
    perbaikilah pencaharian kami,
    puaskanlah kami dengan apa yang Kau rezkikan,
    buatlah hati kami senantiasa dekat dengan-Mu. Amin.

    ——————–

    Setiap generasi pasti ada yang paling semangat, agresif, peduli.
    Karenanya generasi itu tetap bersinar.
    Semoga kalian lah yang menjadi salah satu dari mereka. Amin.

    ——————–

    Jangan coba menyentuh sesuatu yang tidak Anda sukai,
    jika belum bisa mengendalikan diri.
    Lebih baik menahan, daripada terjebak pada emosi.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Ingatkah kisah perempuan pezina, yang masuk surga hanya karna memberi minum anjing yang kehausan?

    Jangan remehkan amalan kecil, karena bisa jadi itulah yang membawa kita ke surga kelak.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Jika diatur saja masih sering terlambat,
    bagaimana jika tidak ada jadwal?!
    Tegaslah terhadap waktu…

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    silahkan add facebooknya:
    http://www.facebook.com/Alqarni.Id

    Kumpulan Kata Bijak , kata mutiara , kata motivasi , tausiyah dan nasehat islami , kalimat indah , Dr. Aidh Al Qorni, dalam bukunya “La Tahzan” (Jangan Bersedih)

  3. Kumpulan Kata Bijak , kata mutiara , kata motivasi , tausiyah dan nasehat islami , kalimat indah , Dr. Aidh Al Qorni, dalam bukunya “La Tahzan” (Jangan Bersedih)

    Wahai saudaraku,
    sudikah kalian berbagi kepada saudara muslim lainnya,
    tentang bagaimana cara kita mendekat pada Allah SWT…?

    Sambut pagi yang ceria ini dengan berbagi… 🙂

    ——————–

    Ingatlah Allah saat senang, maka Allah akan mengingatmu saat susah.

    ——————–

    Usahamu hanya sebagai wasilah mendapat rizki,
    bukan pemasti datangnya.
    Jadi, jangan sampai proses usahamu terlepas dari nilai-nilai syar’i.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Menunda atau melakukan, Anda butuh waktu.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Allah berfirman :
    “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu.”
    (QS. Al-Baqarah: 152)

    ——————–

    Keitka jauh dari Allah…
    Hidup terasa gersang, meski dibanjiri kemewahan.
    Kerja terasa rumit, meski jabatan tinggi.
    Yang paling menyedihkan, makhluk-Nya pun menjauh.

    Dekatkanlah diri ini dengan Allah SWT…

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Teguhkan kesabaran, tetapkan niat, hadapi cobaan yang ada.
    Insya Allah impianmu akan tercapai.

    ——————–

    Yang nantinya akan menjadi pemimpin umat adalah PEMUDA.
    Semangat selalu meraih cita wahai Pemuda bangsa..!!

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Mintalah maaf kepada yang kamu ghibahi (gunjing),
    karena ghibah menghapus segala kebaikan amalmu.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Kekuasaan yang seseorang emban adalah amanah dari Sang Maha Kuasa.
    Tapi banyak manusia yang seakan merasa dirinya penguasa hakiki.
    Memerintah sewenang-wenang, marah jika tidak dituruti, tidak menghargai kerja keras orang, dsb.
    Tidakkah merasa ada Sang Pengawas yang selalu mengamati kinerjanya?

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Yang tak akan pernah membahagiakan adalah,
    impian tanpa tindakan.

    Semangat meraih ridho Allah SWT..!

    ——————–

    Ingin panjang umur?
    Ingin bertambah rizki?
    Ingin terkenang selalu?

    Silaturahim lah…!

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Ingin tepat waktu?
    Belajarlah dari waktu sholat…!

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Orang-orang yang berhijrah adalah,
    mereka berpindah dari apa-apa yang dilarang Allah.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Hidup itu akan terasa mati jika kosong dari kepedulian.
    Dan akan terus berjalan jika masih ada yg peduli.
    Pastikan Anda lah salah satu orang yang peduli pada kehidupan ini.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Syetan itu hanya ingin manusia merugi.
    Jika rayuan untuk merampok bank dapat ditolak oleh manusia,
    dia bilang: “rampok saja toko itu!”.
    Jika rayuan merampok toko ditolak oleh manusia,
    dia bilang: “curi saja warung itu!”.
    Jika rayuan mencuri warung ditolak,
    dia bilang: “Ya sudah, lebihkan saja catatan belanja itu!”.
    Manusia menjawab: “Yang ini boleh saja….”
    Jika berkelanjutan, jadilah KORUPSI.

    Na’uudzubillah…

    ——————–

    Ketahuilah,
    selama Anda terjun dalam dakwah seperti Rasulullah,
    maka pahitnya dakwah pun akan Anda rasakan.
    Bersabarlah….

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Orang yang sering menitikberatkan perbedaan,
    berarti mendukung pecahnya umat Islam.
    Terlalu banyak hal yang dapat mempersatukan kita,
    lantas mengapa terus membahas yang memecahkan?

    Mari kita indahkan ukhuwah Islam..!

    ——————–

    Sebagian manusia lebih gemar meneliti permasalahan yang tak bermutu,
    rajin mencari kesalahan orang, berputar-putar dalam masalah yang sudah jelas,
    sampai alih bahasa demi mempertahankan argumen.
    Sementara, untuk membahas ilmu, agama, dan yang bermanfaat lainnya,
    cenderung cepat bosan, bahkan malas.

    Kami berlindung kepada-Mu dari hal tersebut Ya Allah…

    ——————–

    Terkadang kecerdasan tidak cukup,
    butuh ketangkasan, ketegasan, cepat, sigap, dan cermat.
    Itulah yang bisa diandalkan…!

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Celaan biasa datang dari Ketidaktahuan seseorang.
    Dan sebaik-baiknya sikap, adalah belajar dulu, setelah itu berkomentar.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Kalau tidak mengetahui secara mendalam, lebih baik diam.
    Karena ucapan atau tindakan yang tidak didasari ilmu bisa jadi Fitnah.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Mengapa pemuda-i Islam gemar memajang foto-foto khas Barat,
    seakan kita umat yang tidak punya kebanggaan dan tak ada yang dikagumi.

    ——————–

    Kalau pada diri sendiri saja tidak peduli,
    bagaimana ingin membina orang lain?!
    Mulailah segala sesuatunya dari diri sendiri.
    Jika Anda baik, orang lain pun akan meniru kebaikan Anda.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Salah satu kunci keberhasilan dakwah Rasulullah adalah,
    selaras antara perkataan dan perbuatan.
    Kita butuh figur yang mengamalkan bukan hanya menyampaikan.

    Dr. ‘Aidh Al-Qarni

    ——————–

    Rasulullah SAW bersabda:
    “Apa yang aku perintahkan maka ambillah, dan apa yang aku larang maka tinggalkanlah.” (HR. Ibnu Majah)

    ——————–

    Jika merasa tidak diperlakukan dengan sopan,
    berarti kita lah yang harus memperbaiki diri.
    Sikap orang terhadap kita, adalah cerminan sikap kita padanya.

    Renungan menjelang malam…

    ——————–

    Mengapa harus mengulur tindakan sampai pada waktu yang tidak pasti?
    Kalau sanggup sekarang, lakukanlah…!

    Selamat beraktifitas, semoga keberkahan Allah bersama kita…

    ——————–

    Allah SWT berfirman:
    “Mereka menukarkan ayat-ayat Allah dengan harga yang sedikit, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang mereka kerjakan itu.” (QS. At-Taubah : 9)

    silahkan add facebooknya:
    http://www.facebook.com/Alqarni.Id

    Kumpulan Kata Bijak , kata mutiara , kata motivasi , tausiyah dan nasehat islami , kalimat indah , Dr. Aidh Al Qorni, dalam bukunya “La Tahzan” (Jangan Bersedih)

  4. alhmdulilah aq bisa trhubung dgn situs ini aq bersyukur sekali….dalam keadaan di sekitar lngkungan byk yg non muslim aq bisa dpt penerangan hati ….lewat situs ini….

  5. Pingback: Kumpulan Kata B… « muhammadfauzialdiansyah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s